|
![]() |
|---|








Peran Indonesia dalam percaturan dunia sudah semakin nyata. Untuk itu, pengajaran bahasa Indonesia semakin mendunia. Buku ini memberikan bekal kepada para pengajar dan pegiat Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) untuk melakukan penelitian, menyusun kurikulum, dan menyusun materi ajar. (Dr. Felicia N. Utorodewo, M.Hum., Dosen Bahasa Indonesia dan pakar BIPA dari Universitas Indonesia)














Tokoh “Aku” adalah seorang penulis dalam Lapar, yang menggambarkan bagaimana seseorang bertekad mempertahankan nilai hidup yang diyakininya, meskipun ditempa oleh pahit getirnya kehidupan yang dialaminya. Semangatnya yang tinggi untuk tetap menulis, mengingatkan kita pada “Aku” Chairil Anwar, yang menyepak, menerjang membawa luka, dan bisa berlari, serta mau hidup seribu tahun lagi.
Membaca karya Knut Hamsun, Lapar, akan terkesan dengan gairah semangat hidupnya yang luar biasa, dan pembaca akan menyadari mengapa Hamsun memenangkan Hadiah Nobel Kesusastraan.










Peran Indonesia dalam percaturan dunia sudah semakin nyata. Untuk itu, pengajaran bahasa Indonesia semakin mendunia. Buku ini memberikan bekal kepada para pengajar dan pegiat Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) untuk melakukan penelitian, menyusun kurikulum, dan menyusun materi ajar. (Dr. Felicia N. Utorodewo, M.Hum., Dosen Bahasa Indonesia dan pakar BIPA dari Universitas Indonesia)














Tokoh “Aku” adalah seorang penulis dalam Lapar, yang menggambarkan bagaimana seseorang bertekad mempertahankan nilai hidup yang diyakininya, meskipun ditempa oleh pahit getirnya kehidupan yang dialaminya. Semangatnya yang tinggi untuk tetap menulis, mengingatkan kita pada “Aku” Chairil Anwar, yang menyepak, menerjang membawa luka, dan bisa berlari, serta mau hidup seribu tahun lagi.
Membaca karya Knut Hamsun, Lapar, akan terkesan dengan gairah semangat hidupnya yang luar biasa, dan pembaca akan menyadari mengapa Hamsun memenangkan Hadiah Nobel Kesusastraan.




























































































































































































































































































































































































































































IPB Press didirikan pada 6 April 2009 merupakan perusahaan penerbitan dan percetakan dengan badan hukum perseroan terbatas. Dengan paradigma penerbit berbasis universitas, IPB Press senantiasa berupaya dalam mengembangkan literasi, membangunan masyarakat berbasis ilmu pengetahuan, memperluas wawasan masyarakat, mengantisipasi ledakan ilmu pengetahuan, dan mengibarkan bendera perguruan tinggi.
Pada tahun 2018 IPB Press mendapatkan penghargaan dari Perpustakaan Nasional Indonesia berupa Anugerah Wajib Serah Tertib Undang-Undang Deposit Tahun 2018 untuk Jenis Karya Cetak Monograf. Dengan semangat nilai korporasi ACTION; advanced, competent, trusted, integrity, optimist, dan never give up, IPB Press menjadi solusi bagi kebutuhan Anda.