|
![]() |
|---|



Terbitnya buku alih aksara dan terjemahan baron Sakendher yang disusun oleh Nobuyoshi Okai, membuktikan keseriusan dalam mempelajari bahasa dan sastra klasik jawa. baron Sakendher, cerita rakyat Spanyol versi jawa, ceritanya dikaitkan dengan sejarah Jawa (mataram) dan kedatangan bangsa Belanda di batavia. Alih aksara dan terjemahan buku baron sakendher dikerjakan secara ilmiah, dengan menyertakan catatan kaki dan menyebutkan sumber rujukan yang digunakan dalam pekerjaannya, padahal ia bukan ilmuwan. Diharapkan apa yang dilakukan Nobuyoshi Okai ini dapat menyadarkan generasi muda Indonesia, khususnya kaum muda suku Jawa untuk mau belajar dan mengenali kembali karya sastra klasik Jawa, karena di dalamnya tercermin etika, adat istiadat dan budaya jawa yang luhur dan indah. Jika orang asing saja dapat melihat dan menghargai karya sastra ciptaan nenek moyang orang Jawa, apakah generasi muda suku Jawa lebih suka melupakan dan mengagumi karya dan budaya asing?


Sifat-sifat manusia Indonesia yang dimaksud ialah munafik, tidak mau bertanggungjawab, berperilaku feodal, percaya pada takhyul, berbakat seni, dan lemah karakternya. Stereotipe ini tentu saja tidak semuanya benar, namun tidak juga seluruhnya salah. Ketika reformasi sedang berkembang, sosok manusia Indonesia seperti dilukiskan di atas lebih kuat lagi aktualitas dan relevansinya. beberapa penyebabnya ialah pendidikan, sistem, dan struktur politik yang ikut mengentalkan sifat-sifat negatif tersebut. dari kedua sudut pandang tersebut, buku Manusia Indonesia menyajikan bahan dan permulaan kerangka yang berguna untuk membangun kembali manusia Indonesia yang sedang porak-poranda.









Dalam tulisan ini, kajian mengangkat isu lebih spesifik tentang pembangunan pendidikan dan kesehatan; dengan secara lebih khusus lagi melihat pada aspek regulasi dan kebijakan, tata kelola anggaran dan pembangunan infrastrukturnya. Kajian ini diharapkan dapat mengisi gap penelitian mengenai pembangunan di Papua sekaligus memberikan masukan dan rekomendasi spesifik bagi para pembuat kebijakan.
Kajian yang didasarkan pada penelitian di Provinsi Papua Barat, khususnya Kabupaten Tambrauw dan Sorong, ini menemukan bahwa meski kebijakan dan anggaran sudah banyak yang dibuat dan
L dialokasikan untuk Papua, namun hasil pembangunan kesehatan dan pendidikan belum optimal. Problem pembangunan ini termasuk di dalamnya berasal dari aspek regulasi, anggaran, dan infrastruktur. Ada empat aspek regulasi yang menjadi sumber persoalan, termasuk: tidak adanya grand design pembangunan Papua, lemahnya koordinasi aturan dan program teknis antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah, serta inkonsistensi kebijakan dan tumpang tindih hukum.
Masalah regulasi ini diperburuk dengan problem tata kelola anggaran yang buruk, termasuk: perencanaan dan penganggaran yang tidak berpihak pada Orang Asli Papua, buruknya tata kelola dan hambatan birokrasi/sistem pengelolaan keuangan dalam penggunaan anggaran pembangun, serta penyalahgunaan anggaran
oleh pemerintah daerah.

• Jumlah Halaman : 1 sisi
• Jenis Bahan : Ivory 300gr / Art Carton 310gr
• Hasil Print : Full Color
• Laminating : Glossy / Doff Info lebih lengkap bisa menghubungi CS kami di nomor. 0897 6091 408












Terbitnya buku alih aksara dan terjemahan baron Sakendher yang disusun oleh Nobuyoshi Okai, membuktikan keseriusan dalam mempelajari bahasa dan sastra klasik jawa. baron Sakendher, cerita rakyat Spanyol versi jawa, ceritanya dikaitkan dengan sejarah Jawa (mataram) dan kedatangan bangsa Belanda di batavia. Alih aksara dan terjemahan buku baron sakendher dikerjakan secara ilmiah, dengan menyertakan catatan kaki dan menyebutkan sumber rujukan yang digunakan dalam pekerjaannya, padahal ia bukan ilmuwan. Diharapkan apa yang dilakukan Nobuyoshi Okai ini dapat menyadarkan generasi muda Indonesia, khususnya kaum muda suku Jawa untuk mau belajar dan mengenali kembali karya sastra klasik Jawa, karena di dalamnya tercermin etika, adat istiadat dan budaya jawa yang luhur dan indah. Jika orang asing saja dapat melihat dan menghargai karya sastra ciptaan nenek moyang orang Jawa, apakah generasi muda suku Jawa lebih suka melupakan dan mengagumi karya dan budaya asing?


Sifat-sifat manusia Indonesia yang dimaksud ialah munafik, tidak mau bertanggungjawab, berperilaku feodal, percaya pada takhyul, berbakat seni, dan lemah karakternya. Stereotipe ini tentu saja tidak semuanya benar, namun tidak juga seluruhnya salah. Ketika reformasi sedang berkembang, sosok manusia Indonesia seperti dilukiskan di atas lebih kuat lagi aktualitas dan relevansinya. beberapa penyebabnya ialah pendidikan, sistem, dan struktur politik yang ikut mengentalkan sifat-sifat negatif tersebut. dari kedua sudut pandang tersebut, buku Manusia Indonesia menyajikan bahan dan permulaan kerangka yang berguna untuk membangun kembali manusia Indonesia yang sedang porak-poranda.









Dalam tulisan ini, kajian mengangkat isu lebih spesifik tentang pembangunan pendidikan dan kesehatan; dengan secara lebih khusus lagi melihat pada aspek regulasi dan kebijakan, tata kelola anggaran dan pembangunan infrastrukturnya. Kajian ini diharapkan dapat mengisi gap penelitian mengenai pembangunan di Papua sekaligus memberikan masukan dan rekomendasi spesifik bagi para pembuat kebijakan.
Kajian yang didasarkan pada penelitian di Provinsi Papua Barat, khususnya Kabupaten Tambrauw dan Sorong, ini menemukan bahwa meski kebijakan dan anggaran sudah banyak yang dibuat dan
L dialokasikan untuk Papua, namun hasil pembangunan kesehatan dan pendidikan belum optimal. Problem pembangunan ini termasuk di dalamnya berasal dari aspek regulasi, anggaran, dan infrastruktur. Ada empat aspek regulasi yang menjadi sumber persoalan, termasuk: tidak adanya grand design pembangunan Papua, lemahnya koordinasi aturan dan program teknis antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah, serta inkonsistensi kebijakan dan tumpang tindih hukum.
Masalah regulasi ini diperburuk dengan problem tata kelola anggaran yang buruk, termasuk: perencanaan dan penganggaran yang tidak berpihak pada Orang Asli Papua, buruknya tata kelola dan hambatan birokrasi/sistem pengelolaan keuangan dalam penggunaan anggaran pembangun, serta penyalahgunaan anggaran
oleh pemerintah daerah.

• Jumlah Halaman : 1 sisi
• Jenis Bahan : Ivory 300gr / Art Carton 310gr
• Hasil Print : Full Color
• Laminating : Glossy / Doff Info lebih lengkap bisa menghubungi CS kami di nomor. 0897 6091 408




































































































































































































































































































































































































































































IPB Press didirikan pada 6 April 2009 merupakan perusahaan penerbitan dan percetakan dengan badan hukum perseroan terbatas. Dengan paradigma penerbit berbasis universitas, IPB Press senantiasa berupaya dalam mengembangkan literasi, membangunan masyarakat berbasis ilmu pengetahuan, memperluas wawasan masyarakat, mengantisipasi ledakan ilmu pengetahuan, dan mengibarkan bendera perguruan tinggi.
Pada tahun 2018 IPB Press mendapatkan penghargaan dari Perpustakaan Nasional Indonesia berupa Anugerah Wajib Serah Tertib Undang-Undang Deposit Tahun 2018 untuk Jenis Karya Cetak Monograf. Dengan semangat nilai korporasi ACTION; advanced, competent, trusted, integrity, optimist, dan never give up, IPB Press menjadi solusi bagi kebutuhan Anda.