ipbprinting - Memajukan UKM Indonesia

Buku Pilihan lihat semua
Ilmu Logam...
Teknologi
Rp. 64.000
Teknologi Hasil Ternak...
Teknologi
Rp. 105.000
Kamus Kehutanan...
Kehutanan
Rp. 150.000
Sifat Mekanis Kayu...
Kehutanan
Rp. 95.000
Produksi Bersih...
Kehutanan
Rp. 59.000
Sagu di Lahan Gambut...
Kehutanan
Rp. 55.000
Interpretasi Alam...
Kehutanan
Rp. 30.000
Jamur Berkhasiat Obat...
Kesehatan
Rp. 35.000
Out of Shadow...
Kesehatan
Rp. 59.000
Sosiologi Kesehatan...
Kesehatan
Rp. 55.000
Atlas of Normal Radiography...
Kedokteran Hewan
Rp. 270.000
Go Global Reputation...
Keluarga
Rp. 100.000
Commuter Marriage...
Keluarga
Rp. 55.000
Syariah Islamiyah...
Agama Islam
Rp. 70.000
Islam Apa Adanya...
Agama Islam
Rp. 39.000
Baranangsiang...
Biografi
Rp. 140.000
Pengantar Peluang...
Statistika
Rp. 69.000
Aplikasi Metode SEM-PLS...
Matematika
Rp. 95.000
Pengantar Peluang...
Matematika
Rp. 69.000
Matematika untuk fisika...
Matematika
Rp. 69.000
Pengantar Teori Peluang...
Matematika
Rp. 40.000
Haji Ramah Lingkungan...
Lingkungan
Rp. 55.000
Ekotoksikologi Akuatik...
Lingkungan
Rp. 77.000
Fisika Komputasi...
Fisika
Rp. 60.000
EKOLOGI PAPUA...
Biologi
Rp. 135.000
Biokimia Fisik...
Biologi
Rp. 120.000
Monitoring dan Evaluasi...
Komunikasi
Rp. 55.000
DEMOKRASI DALAM CERMIN...
Sosial & Politik
Rp. 80.000
ASEAN Di Persimpangan Sejarah...
Sosial & Politik
Rp. 55.000
Asas Moral Politik...
Sosial & Politik
Rp. 70.000
Krisis Kebebasan...
Filsafat
Rp. 65.000
Diplomasi Parlemen...
Sosial
Rp. 120.000
Orang Serampas...
Sosial
Rp. 90.000
Data Desa Presisi...
Sosial
Rp. 65.000
Jejak Mimpi anak Negeri...
Pendidikan
Rp. 60.000
Jejak Inspirasi...
Pendidikan
Rp. 47.000
Daun-Daun Berserakan...
Pendidikan
Rp. 135.000
Kratos Minus Demos...
Politik
Rp. 80.000
Malam...
Sastra
Rp. 25.000
Jiwa-Jiwa Mati...
Sastra
Rp. 85.000
Empat Kepak Sayap...
Sastra
Rp. 90.000
Candide...
Sastra
Rp. 65.000
Calon Arang...
Sastra
Rp. 95.000
Bujang Tan Domang...
Sastra
Rp. 85.000
Budaya Minum di Indonesia...
Antropologi
Rp. 195.000
Kain Cinta Tanpa Batas...
Antropologi
Rp. 70.000
Lion Bird...
Anak-Anak
Rp. 35.000
Bird Tree...
Anak-Anak
Rp. 55.000
Kisah Sosiologi...
Sosiologi
Rp. 87.000
Merchandise lihat semua
Jasa Penerbitan lihat semua

IPB Press didirikan pada 6 April 2009 merupakan perusahaan penerbitan dan percetakan dengan badan hukum perseroan terbatas. Dengan paradigma penerbit berbasis universitas, IPB Press senantiasa berupaya dalam mengembangkan literasi, membangunan masyarakat berbasis ilmu pengetahuan, memperluas wawasan masyarakat, mengantisipasi ledakan ilmu pengetahuan, dan mengibarkan bendera perguruan tinggi. Pada tahun 2018 IPB Press mendapatkan penghargaan dari Perpustakaan Nasional Indonesia berupa Anugerah Wajib Serah Tertib Undang-Undang Deposit Tahun 2018 untuk Jenis Karya Cetak Monograf. Dengan semangat nilai korporasi ACTION; advanced, competent, trusted, integrity, optimist, dan never give up, IPB Press menjadi solusi bagi kebutuhan Anda.

Archeologi
Karawang dalam Lintasan Peradaban. Seri pertama monografi workshop-penelitian 2015
Karawang sudah dihuni manusia sejak ribuan tahun yang lalu. Diawali ketika para leluhur pendukung budaya Neolitik mendatangi danmenghuninya, untuk kemudian berkembang dalam perjalanan waktu ke masa sekarang.  Kondisi geografi menjadi faktor penting pendukung hunian berkelanjutan. Pantai yang landai di pesisir utara ibarat pintu lebar yang memudahkan para pendatang memasuki Karawang. Dataran yang luas di utara dan barisan pegunungan di selatan merupakan perpaduan lingkungan yang menyediakan sumber daya biotic dan abiotik bagi kehidupan. Pegunungan pun senantiasa mengalirkan air ke dataran hingga menjadikan lahan subur bagi pertanian. Monografi seri pertama ini memaparkan sejarah kehidupan dan perkembangan peradaban di Karawang dalam latar belakang geografi itu. Bukti-bukti arkeologi memperlihatkan tonggak-tonggak peradaban yang mengisi sejarah hunian di wilayah ini. Diawali dengan kedatangan leluhur pertama yang agaknya bertutur Bahasa Austroasiatik dari Asia Tenggara Daratan untuk kemudian didatangi Penutur Austronesia dari Taiwan. Budaya pendatang lambat-laun mendominasi hingga semakin komplek, sseiring masuknya pengaruh budaya logam di sekitar awal Masehi. Seiring dengan itu masuk pula pengaruh Hindu-Buddha, dan kemudian pengaruh Islam dan kolonial. Rangkaian pengaruh luar yang berpadu dengan evolusi lokal akhirnya menghantarkan Karawang pada peradaban modern sekarang dengan tradisi-tradisi asli yang masih bertahan di Desa Medalsari dan beberapa desa lainnya, walaupun semakin tergerus oleh gempuran modernisasi-globalisasi. 
Rp 140.000 
Detail
Sastra
Islamisasi Bugis: Kajian Sastra Atas La Galigo Versi Bottinna I La Déwata Sibawa I Wé Attaweq
Kedatangan Islam di kalangan orang Bugis pada masa lampau membawa dampak terhadap kehidupan bersastra. Dampak yang pertama terlihat dalam komposisi baris-baris La Galigo versi Bottinna I La Déwata Sibawa Wé Attaweq (BDA) dalam bentuk formula-formula doa dalam bahasa Arab, ayat Alquran, dan  nama-nama Allah (asmaul husna). Unsur-unsur baru ini menyebabkan perubahan aturan perpuisian metrum lima atau empat suku kata setiap segmen yang sebelumnya berlaku ketat dalam La Galigo. Dampak kedua terlihat dengan munculnya sejumlah nama tokoh dalam La Galigo versi BDA yang sebelumnya tidak dikenal dalam epos La Galigo seperti Jalilullah, Nabi Adam, Nabi Sulaiman, Nabi Muhammad, Nabi Khaidir, dan Datu Hindi. Sejumlah tokoh Islam ini dihadirkan dalam suatu hubungan genealogi dengan tokoh dalam mitos La Galigo. Perubahan komposisi, baik dalam bentuk penambahan dan pengurangan maupun pemutarbalikan dalam teks La Galigo versi Bottinna I La Déwata Sibawa Wé Attaweq (BDA) merupakan wujud kebebasan penyair atau penulis. Namun, kebebasan penyair tersebut tetap dalam bingkai. Bingkainya adalah (1) tema perkawinan di kalangan keturunan Batara Guru atau kerabatnya, (2) tokoh-tokohnya adalah dari kalangan dewa atau keturunannya yang berkuasa di bumi (dinasti Batara Guru), dan (3) penggunaan nama tempat yang meliputi Dunia Atas, Dunia Tengah, dan Dunia Bawah. Dengan demikian, cerita-cerita baru atau yang telah mendapatkan unsur-unsur baru tetap menjadi bagian dari warisan sastra Galigo. Kehadiran unsur Islam dalam Galigo versi BDA tidak menggeser keberadaan kepercayaan lama, melainkan disajikan secara berdampingan. Hal seperti ini menunjukkan kreativitas penyair yang memanfaatkan sastra yang telah mapan dalam komunitas Bugis untuk misi pengislaman. Islamisasi yang menggunakan sastra sebagai medianya tersebut menggunakan pendekatan kompromis. Para penganjur Islam saat itu menyadari bahwa sangat tidak mudah untuk mengganti suatu bentuk kepercayaan yang telah lama bersenyawa dalam jiwa suatu masyarakat dan menggantinya dengan yang baru. Langkah awal islamisasi Bugis ini adalah menggeser konsep kepercayaan kepada Déwata Séuwaé (Tuhan Yang Maha Esa) dengan konsep Allah Subhanahu Wa Taala melalui ajaran-ajaran tauhid.
Rp 170.000 
Detail
Sastra
La Galigo Menurut Naskah NBG 188 jilid 2
Ketika Batara Lattuq telah menjadi dewasa, tiba saatnya untuk mencari permaisuri. Sayangnya tak satu pun orang di negeri Luwuq yang memiliki darah yang sederajat dengannya. Alangkah gusar hati Batara Guru bersama Wé Nyiliq Timoq memikirkan tentang putranya. Akhirnya Wé Nyiliq Timoq turun ke Pérétiwi untuk meminta pertimbangan orang tuanya di kerajaan bawah laut. Sayangnya apa yang diharapkannya tidak diperoleh, sehingga Batara Guru memutuskan naik ke Boting Langiq untuk meminta Patotoqé mewujudkan keinginan Batara Lattuq. Patotoqé pun menyarankan  agar Batara Lattuq berlayar ke Tompoq Tikkaq untuk menemukan jodoh yang sederajat. Kisah ini diawali dengan keberangkatan Batara Lattuq melalui pelayaran dan petualangan yang penuh tantangan. Ketika tiba di Tompoq Tikkaq, didapatinya dua anak yatim piatu, Wé Adi Luwuq dan Wé Datu Sengngeng bersama inang pengasuhnya, hidup dalam penderitaan di istana yang telah dirampas seluruh isinya. Batara Lattuq mengajukan lamaran ke Wé Datu Sengngeng sesuai pesan  Patotoqé, tapi pinangan itu ditolak inang pengasuh karena merasa anak asuhnya tidaklah pantas diperistri oleh sang raja akibat kemiskinan dan penderitaannya. Batara Lattuq, tidak peduli dengan keadaan sang putri, ia memperbaiki istana Wé Datu Sengngeng yang telah rusak dan kosong. Sementara bibi jahat dihukum dan seluruh harta yang telah dirampasnya dikembalikan kepada kedua anak yatim piatu itu. Pesta perkawinannya pun berlangsung berhari-hari, dan tak henti-hentinya harta benda diusung naik ke istana dari perahu-perahu Batara Lattuq yang jumlahnya tak terhitung. Sesudah pesta Batara Lattuq berlangsung, saudara Wé Datu Sengngeng,  Wé Adiluwuq menikah pula dengan I La Jiriu, sepupu Batara Lattuq yang turun bersamanya dari Boting Langiq. Tak berapa lama sesudah pesta berlangsung, sang putri pun diboyong kembali ke Tanah Luwuq tempat orang tuanya bertahta dan berkuasa. Sepuluh bulan setelah pasangan ini bermukim di Luwuq, pada suatu malam Wé Datu Sengngeng bermimpi mengarungi laut dan menyaksikan sebuah keranjang emas yang tergantung pada bianglala, berisi sebuah telur, langsung turun di hadapannya. Wé Datu Sengngeng lalu duduk di atas keranjang tersebut, telur tersebut pecah, keluarlah dua ekor anak ayam, jantan dan betina. Yang betina naik ke Dunia Atas di istana Boting Langiq, sedang yang jantan terbang ke berbagai negeri jauh. Keesokan paginya ketika terbangun, Wé Datu Sengngeng kaget dan  bingung,  dan menurut mertuanya, Wé Nyiliq Timoq, mimpi tersebut merupakan isyarat bahwa ia akan melahirkan dinru laweng, anak kembar emas, yaitu seorang anak laki-laki dan seorang anak perempuan. Putranya akan mengunjungi negeri-negeri jauh, sedangkan putrinya akan naik ke Boting Langiq. Sementara Wé Adiluwuq (saudara Wé Datu Sengngeng) dan I La Jiriu juga  dikaruniai anak kembar emas, yaitu Pallawa Gauq dan Wé Tenrirawé.
Rp 160.000 
Detail
Agama Islam
Raih Kekayaan Langgeng dengan The Power of Tawakkal
Keberadaan buku “The Power of Tawakkal” ini akan memberikan pencerahan luar biasa bagi semua manusia yang sedang ditimpa musibah untuk lebih memiliki prasangka positif, tetap bekerja keras, dan menerima semua ketentuan yang sudah digariskan oleh Allah SWT. Dalam konteks itu, saya merekomendasikan pada semua kalangan untuk membaca buku ini, agar mendapatkan sebuah pencerahan dari kekuatan tawakal.
Rp 48.000 
Detail
Sejarah
Kebangkitan Etnis Menuju Politik Identitas
Marjinalisasi dan diskriminasi yang dialami sebuah etnis dalam kurun waktu yang sangat lama membuat ikatan emosional etnis semakin erat dan kuat, karena adanya common cause, common goal, and common interest dan akhirnya memunculkan politik identitas, yang merupakan aliran politik dengan melibatkan seseorang atau kelompok masyarakat yang memiliki kesamaan karakteristik, seperti agama, etnis dan budaya.Konsep tersebut sejalan dengan simpulan dan temuan penelitian ini, yaitu: (1) marjinalisasi dan diskriminasi etnis Dayak di Kalimantan Barat telah menyebabkan ikatan emosional etnis Dayak semakin erat dan kuat, sehingga memunculkan politik identitas etnis Dayak dan membuat lebih mudah dikonsolidasi untuk memilih tokoh dari etnis Dayak sebagai Gubernur; (2) demokrasi dan desentralisasi pada era reformasi merupakan peluang bagi etnis Dayak untuk berkompetisi dengan mencalonkan tokoh dari etnis Dayak sebagai Gubernur; (3) kemenangan tokoh dari etnis Dayak sebagai Gubernur Pada Pilkada Gubernur Kalimantan Barat pada Tahun 2007 telah menggugurkan mindset yang dibentuk oleh kolonial Belanda bahwa Dayak Ulun atau kuli dan oleh Orde Baru bahwa Dayak pemalas serta tidak produktif, sekaligus kemenangan ini telah menyelamatkan dan mengangkat harkat dan martabat etnis Dayak yang selama ini kurang diperhatikan; (4) kenyataan bahwa lembaga politik resmi atau partai politik tidak selamanya mampu menjadi arena perpolitikan yang handal untuk dapat memenangkan kandidat dalam sebuah kompetisi seperti Pilkada; (5) Teori Were (1996) yang mengatakan bahwa partai politik yang representative merupakan wadah dan alat untuk proses konsolidasi, komunikasi, dan kompetisi dalam pemilihan umum, dapat digugurkan oleh munculnya politik identitas yang memenangkan tokoh etnis Dayak pada Pilkada Gubernur Kalimantan Barat tahun 2007. Buku dengan analisis komprehensif ini membawa kita pada kenyataan bahwa partai politik tidak selamanya dan bukan satu-satunya yang dapat diandalkan sebagai wadah atau alat pemenangan Pemilihan Umum. Munculnya politik identitas telah berhasil mengkonsolidasikan etnis Dayak secara emosional untuk memenangkan tokoh Dayak dalam kontestasi politik. Buku Kebangkitan Etnis menuju Pilitik Identitas ini menawarkan referensi bagi kepala Negara (cq. Kementrian dalam negeri) sebagai penentu kebijakan daerah di seluruh Indonesia terutama dalam pembangunan infrastruktur di wilayah pedalaman yang sudah lama terabaikan, pengkaji ilmu politik, peminat studi politik, dan para pemangku kepentingan di bidang politik.
Rp 70.000 
Detail
Pangan
Evidence-Based Policy: dari Riset ke Kebijakan Volume III
Benang merah wacana yang hendak dikemukakan buku ini, yakni pemecahan persoalan hajat hidup orang banyak melalui langkah-langkah yang sistematis: pemetaan masalah secara eksplisit, pembangunan kerangka pemikiran secara logis, pengujian data empiris secara analitis, dan perumusan kebijakan yang sahih dan efektif untuk pemecahan persoalan tersebut.
Rp 140.000 
Detail
Sosial
HESDD School of Community Self Help New World Indonesia
Buku ini membahas mengenai sekolah ekologi manusia, yang disebut HESDD sekolah masyarakat mandiri dunia baru. Beberapa topik dibahas dalam buku ini, baik dasar sekolah ekologi manusia, pembelajaran dan keluarannya
Rp 95.000 
Detail
Pangan
Kumpulan Istilah Pangan
Buku ini terinspirasi dari diskusi-diskusi yang Penulis lakukan dengan teman-teman yang mengambil Pascasarjana Program Studi Ilmu Pangan-IPB, tetapi memiliki latar belakang pendidikan sarjana nonpangan. Juga hasil diskusi dengan teman-teman pelaku usaha yang ingin terjun di industri pangan. Mereka belum banyak mengenal dunia pangan dan membutuhkan informasi awal tentang istilah-istilah di bidang pangan. Buku ini menyajikan informasi awal tersebut dan memberikan informasi tentang buku lain yang lebih lengkap tentang istilah yang dimaksud.  
Rp 70.000 
Detail
Sosial & Politik
Dari Indonesia Memandang Dunia: Sebuah Perspektif Multidisplin
Buku ini merupakan kolaborasi enam pusat riset di Universitas Indonesia dengan menggunakan pendekatan multidisiplin untuk melihat berbagai issu global dan strategis. Pusat Kajian APEC Universitas Indonesia memaparkan berbagai jalan yang bisa ditempuh Indonesia dan Ekonomi APEC lainnya dalam mewujudkan The Bogor Goals tahun 2020. Pusat Kajian Wilayah Amerika Universitas Indonesia menelisik NAFTA dalam kaitannnya dengan legalisasi internasional yang menemukan sebuah titik tarik yang berkenaan dengan pengaruh ekonomi global tidak hanya kepada Indonesia secara spesifik tetapi juga terhadap Asia secara umum. Pusat Kajian Timur Tengah dan Islam menyoroti  Arab Spring dan mengajukan hipotesis bahwa hal tersebut terjadi bukan hanya karena tuntutan keadilan melainkan juga konstruksi yang dimainkan oleh geopolitik global terhadap kawasan Timur Tengah. Pusat Kajian Eropa Universitas Indonesia menganalisis bagaimana Rusia melakukan reformasi dalam menghindari disintegrasi dengan menerapkan prinsip sejenis Bhinneka Tunggal Ika. Pusat Studi Jepang Universitas Indonesia mencoba mengambil pelajaran dari interpretasi novel Jepang yang menceritakan sejarah kelam dengan jujur yang dapat dijadikan pelajaran bagi narator sejarah di Indonesia. Pusat Kajian Wanita dan Gender Universitas Indonesia menekankan pentingnya partisipasi perempuan dalam perumusan kebijakan terutama dalam menekan angka-kematian ibu yang cukup tinggi. Buku ini sangat berguna bagi mahasiswa, dosen, peneliti, pengambil kebijakan, serta pemerhati persoalan global dan strategis. Hasil kajian ini merupakan suatu sumbangan penting buat Indonesia dalam memahami tantangan masa kini dan masa depan dengan jernih dan cerdas.
Rp 72.000 
Detail
Pangan
Landasan Teknik Pangan
Buku ini berisikan pembahasan yang dimulai dengan sistem satuan dan dimensi neraca massa, prinsip termodinamika, neraca energi, fenomena transfer, meliputi transfer momentum (reologi dan aliran flida), transfer panas, dan transfer massa. Contoh-contoh khusus untuk proses pengolahan dan pengawetan pangan juga dibahas dalam buku ini meliputi prinsip dehidrasi, evaporasi, refrigerasi, pembekuan dan proses termal. Buku ini ditulis untuk membantu mahasiswa memahami, menjelaskan dan menerapkan prinsip-prinsip keteknikan (Engineering) dalam proses pengolahan dan pengawetan pangan di industri pangan.
Rp 135.000 
Detail
Kedokteran Hewan
Atlas of Normal Radiography
Atlas ini menampilkan berbagai gambar skematis rangka anjing dan kucing yang dikelompokkan sesuai dengan bagian tubuh. Seluruh gambar radiografi dalam atlas ini diperoleh penulis dengan menggunakan komputer radiografi dan digital sehingga diharapkan dapat membantu dokter hewan, baik di klinik maupun rumah sakit hewan untuk mendiagnosis penyakit anjing dan kucing.
Rp 270.000 
Detail
Politik
Globalisasi Jalan Menuju Kesejahteraan
Iyang menghambat telaah rasional. Dalam buku ini, salah seorang komentator ekonomi terkenal dunia menjelaskan bagaimana globalisasi berperan membawa kesejahteraan dan mengapa ia adalah jalan yang masuk akal untuk terus dijalani. Martin Wolf memapas pelbagai serangan terhadap globalisasi, melantaskan kritik mendasar ke masing-masing serangan itu, dan membabarkan suatu masa depan yang lebih berpengharapan. ​
Rp 90.000 
Detail
Bisnis
Teori BIPA dan Dinamika Penerapannya di IPB
Buku ini disusun berdasarkan empat aktivitas. Pertama, adanya aktivitas dalam menyusun materi-materi ajar BIPA di IPB. Kedua, adanya aktivitas penelitian terkait pembelajaran BIPA, terutama di IPB. Ketiga, adanya aktivitas pembelajaran BIPA di IPB, yakni penulis terlibat sebagai pengajar. Keempat, adanya aktivitas menggali informasi dari pemelajar dan sejawat yang juga terlibat dalam mengajar dan mengoordinasikan BIPA.
Rp 160.000 
Detail
Filsafat
Hidup Matinya Sang Pengarang (edisi revisi)
Esai-esai ini dihadirkan karena perlu dan penting, bahwa wacana klasik sudah sepantasnya di-masyarakat-kan, agar polemik tentang kepengarangan tidak hanya menjadi wacara akademik yang esoterik. Yang dibedah dalam buku ini adalah wilayah antara dua ekstrem dengan berbagai nuansanya, yaitu antara pengarang sebagai jenius dan sosok agung di satu pihak, dan pengarang yang harus mundur dari pentas, digantikan oleh kritikus, bahkan pembaca. Siapkah kita terima pergantian peran ini? Bila pengarang kita gusur demi kemandirian teks atau “otonomi semantik”, seballiknya diharapkan pengarang perempuan yang membisu di dalam sejarah (“history”) tampil dengan “herstory”. Di sini kita telusuri pertarungan pendapat yang belum tuntas. Pilihan karangan-karangan klasik dalam buku ini pantas dibaca oleh para seniman, khususnya penyair, dramawan dan esais; peminat, penikmat, pengamat dan kritikus; mereka yang bergumul dengan dunia sastra, filsafat dan kebudayaan. Peluru-peluru tajam tersedia untuk menembus ke jantung pemahaman kreativitas dalam alur sejarah dan waktu.
Rp 120.000 
Detail
Budaya
KEKERASAN EKSTREM BELANDA DI INDONESIA Perang Kemerdekaan Indonesia 1945-1949
Aksi kekerasan yang insidental atau tindak kekerasan ekstrem nonstructural? Sejak 1969, Pemerintah Belanda berpendirian bahwa angkatan bersenjata di bawah Komandan Tentara Spoor secara keseluruhan telah bertindak secara tepat selama perang kemerdekaan Indonesia (1945 – 1949). Ekses-ekses insidental terjadi hanya sewaktu-waktu di beberapa unit khusus yang kecil, seperti dinas-dinas intelijen dan satuan-komando komando Kapten Westerling. Menurut belanda, praktik kekerasan ini juga harus dipahami dalam konteks muslihat perang yang lepas kendali dari pihak Indonesia. Dengan alibi itu, maka perbuatan-perbuatan kekerasan berlebihan seperti pembantaian, penyiksaan, pembakaran, dan penjarahan hanya dipandang sebagai pengecualian semata. Hal ihwal ini tidaklah terjadi secara sistematis. Melalui siasat untuk menutupi fakta ini dan masyarakat Belanda yang turut diam, konflik itu dalam jangka lama dinilai sebagai perang yang relatif “bersih”.
Rp 75.000 
Detail
Gizi
Kebutuhan Gizi Ibu Hamil
Ibu hamil membutuhkan asupan gizi yang seimbang. Kesimbangan itu diperlukan agar tidak ada zat gizi yang berlebihan, bahkan kurang. Informasi mengenainya pun telah terserak di berbagai media, tak terkecuali buku di hadapan pembaca ini. Selain menjelaskan zat gizi makro-mikro serta suplementasi berdasarkan penelitian, pertambahan berat badan selama hamil dengan segala konsekuensinya juga dipaparkan.
Rp 45.000 
Detail
Politik
Jurnalisme dan Politik di Indonesia
Biografi Kritis Mochtar Lubis (1922-2004) sebagai pemimpin redaksi dan pengarang.
Rp 75.000 
Detail
Agama Islam
Islam Apa Adanya
Buku ini merupakan salah satu usaha untuk kembali menghadirkan keindahan Islam. Keindahan Islam yang didasarkan kepada kalam Allah yang mulia dan sabda Rasulullah yang tiada tara.
Rp 39.000 
Detail
Politik
Kratos Minus Demos
“Demokrasi tak bisa berumah di angin. Triliunan uang terkuras, berbilang institusi tiruan dicongkokkan, dan pelbagai prosedur baru digulirkan tak membuat rakyat kian berdaya secara politik ekonomi. Perangkat keras demokrasi memang bisa dipoles, tapi perangkat lunak masih berjiwa tirani. Seperti contradiction in terminis, demokrasi berjalan dengan meninggalkan sang “demos” (rakyat jelata), bak Malin Kundang yang melupakan ibunya. Namun, itulah kenyataan demokrasi Indonesia yang berkembang saat ini. dan sosok demokrasi seperti itu pula yang dikuatirkan oleh para pendiri bangsa.” -Yudi Latif   “Mirip seperti fundamentalisme agama (yang) berambisi menjadikan doktrin agama tertentu sebagai satu-satunya prinsip pengatur seluruh bidang hidup pribadi dan bermasyarakat, begitu pula fundamentalisme pasar berambisi menjadikan mekanisme pasar bukan hanya sebagai prinsip pengaturan kinerja bidang ekonomi, tetapi sebagai satu-satunya prinsip pengaturan seluruh bidang kehidupan dalam semesta tatanan bermasyarakat.”  -B. Herry Priyono   “Reformasi parpol harus dilakukan dengan sebuah pendekatan yang lebih radikal yakni, mendekonstruksi Parpol. Terminology dekonstruksi Parpol yang dimaksud merujuk pada upaya merubah secara fundamental bangunan struktur dan kultur Parpol…. Hegemoni dan arogansi Parpol yang sudah sedemikian lama berlangsung harus segera dihentikan. Bagaimanapun Parpol bukanlah ‘negara di dalam negara’ yang tak bisa disentuh dan bebas dari intervensi politik negara dan rakyat. Parpol bukanlah superstruktur yang mengangkangi rakyat sebagai pemegang kedaulatan.” -Benget Silitonga   “… ‘keadilan sosial’ bukanlah ‘keadilan formal’ sebagaimana yang disiratkan dalam bunyi pasal-pasal undang-undang hasil kesepakatan badan legislative atau dalam perspektif apapun hasil derivat-derivatnya. ‘Keadilan sosial’ adalah keadilan yang dirasakan dan dinyatakan berdasarkan asas-asas moral yang diyakini secara kolektif oleh warga masyarakat setempat. Manakalah ‘keadilan formal menurut apa yang diisyaratkan undang-undang ‘, terekspresikan sebagai moral rakyat, kalaupun tidak akan bervariasi dari waktu ke waktu akan bervariasi dari tempat ke tempat. -Soetandyo Wignjosoebroto   “… kita perlu menempatkan gerakan HAM dalam konteks politik yang kongrit. Pekerjaan politik di tingkat atas seperti advokasi dan pemantauan kebijakan tentu penting, tapi harus diimbangi dengan kerja di bawah yang sistematis selama ini banyak dari kita yang sudah begitu memberi sumbangsih bagi penyadaran hak asasi manusia dengan ‘kampanye, sosialisasi atau diseminasi’. Ke depan, kita harus benar-benar membangun upaya sistematis untuk menggarap kesadaran publik tentang HAM.” -Usman Hamid
Rp 80.000 
Detail
Merchandise
Pulpen
Pulpen metal , model putar , bahan cover besi , isi tinta hitam , bisa simpan logo atau gambar costum
Rp 10.000 
Detail
Kehutanan
Analisis Lanskap Agroforestri
Analisis Lanskap Agroforestri berisikan 7 modul yang memberi gambaran latar belakang pentingnya analisis lanskap agroforestri; konsep-konsep dan prinsip untuk pemahaman agroforestri lanskap; pendekatan untuk mengidentifikasi, menilai dan memahami elemen-elemen penting, karakteristik, pola, dan dinamika lanskap agroforestri; pengidentifikasian dan pemahaman pada kekuatan dan proses pendorong perubahan dalam konfigurasi dan dinamika lanskap agroforestri; inventarisasi dan penjelasan pendekatan serta metode dan tools yang berpotensi dan bermanfaat bagi pendefinisian dan pengkarakterisasian lanskap agroforestri; peran-peran potensial dari pengelolaan, perencanaan dan pemantauan sebagai bagian upaya berkelanjutan; dan modul yang menyajikan berbagai kasus analisis lanskap agroforestri di Asia Tenggara.
Rp 50.000 
Detail
Pendidikan
Teknik Pengelolaan Satwa Liar dalam Rangka Mempertahankan Keanekaragaman Hayati Indonesia
Indonesia memiliki keanekaragaman jenis satwaliar yang tinggi, dan tersebar di beberapa tipe habitat. Bermacam-macam jenis satwaliar ini merupakan sumberdaya alam yang dapat dimanfaatkan untuk banyak kepentingan manusia yang meliputi berbagai aspek kehidupan baik untuk kepentingan ekologis, ekonomis, sosial maupun kebudayaan.
Rp 90.000 
Detail
Teknologi
Energi dan Teknologi untuk Pertanian Industrial Berkelajutan
Buku ini ditujukan kepada mahasiswa, dosen, dokter residen atau penggiat dalam kedokteran nuklir, serta warga yang sedang berkecimpung dalam bidang radiologi, patologi, dan penyakit yang ingin memperoleh pengetahuan kedokteran nuklir. Mereka yang ingin maju dalam mempelajari dan menguasai ilmu dan teknologi kedokteran nuklir dalam bidang akan menemukan buku ini sebagai sesuatu yang berguna.  
Rp 93.000 
Detail
Kesehatan
Hidup Sehat dengan Makanan Kaya Serat
Dengan bahasa yang ringan penulis “menguraikan” serat makanan, sehingga meskipun buku ini ilmiah siapapun pembacanya dapat nikmat menyantap isinya. Isi buku ini yang mencakup pengertian serat, sumber serat, “aktivitas” serat dalam sistem pencernaan kita, kaitan serat dengan pencegahan beberapa penyakit berbahaya, serta contoh-contoh produk pangan kaya serat—hasil kearifan budaya Indonesia, membuka kesadaran sekaligus menambah wawasan kita, betapa salahnya kita selama ini telah menganggap remeh serat makanan.
Rp 39.000 
Detail
Archeologi
Karawang dalam Lintasan Peradaban. Seri pertama monografi workshop-penelitian 2015
Karawang sudah dihuni manusia sejak ribuan tahun yang lalu. Diawali ketika para leluhur pendukung budaya Neolitik mendatangi danmenghuninya, untuk kemudian berkembang dalam perjalanan waktu ke masa sekarang.  Kondisi geografi menjadi faktor penting pendukung hunian berkelanjutan. Pantai yang landai di pesisir utara ibarat pintu lebar yang memudahkan para pendatang memasuki Karawang. Dataran yang luas di utara dan barisan pegunungan di selatan merupakan perpaduan lingkungan yang menyediakan sumber daya biotic dan abiotik bagi kehidupan. Pegunungan pun senantiasa mengalirkan air ke dataran hingga menjadikan lahan subur bagi pertanian. Monografi seri pertama ini memaparkan sejarah kehidupan dan perkembangan peradaban di Karawang dalam latar belakang geografi itu. Bukti-bukti arkeologi memperlihatkan tonggak-tonggak peradaban yang mengisi sejarah hunian di wilayah ini. Diawali dengan kedatangan leluhur pertama yang agaknya bertutur Bahasa Austroasiatik dari Asia Tenggara Daratan untuk kemudian didatangi Penutur Austronesia dari Taiwan. Budaya pendatang lambat-laun mendominasi hingga semakin komplek, sseiring masuknya pengaruh budaya logam di sekitar awal Masehi. Seiring dengan itu masuk pula pengaruh Hindu-Buddha, dan kemudian pengaruh Islam dan kolonial. Rangkaian pengaruh luar yang berpadu dengan evolusi lokal akhirnya menghantarkan Karawang pada peradaban modern sekarang dengan tradisi-tradisi asli yang masih bertahan di Desa Medalsari dan beberapa desa lainnya, walaupun semakin tergerus oleh gempuran modernisasi-globalisasi. 
Rp 140.000 
Detail
Sastra
Islamisasi Bugis: Kajian Sastra Atas La Galigo Versi Bottinna I La Déwata Sibawa I Wé Attaweq
Kedatangan Islam di kalangan orang Bugis pada masa lampau membawa dampak terhadap kehidupan bersastra. Dampak yang pertama terlihat dalam komposisi baris-baris La Galigo versi Bottinna I La Déwata Sibawa Wé Attaweq (BDA) dalam bentuk formula-formula doa dalam bahasa Arab, ayat Alquran, dan  nama-nama Allah (asmaul husna). Unsur-unsur baru ini menyebabkan perubahan aturan perpuisian metrum lima atau empat suku kata setiap segmen yang sebelumnya berlaku ketat dalam La Galigo. Dampak kedua terlihat dengan munculnya sejumlah nama tokoh dalam La Galigo versi BDA yang sebelumnya tidak dikenal dalam epos La Galigo seperti Jalilullah, Nabi Adam, Nabi Sulaiman, Nabi Muhammad, Nabi Khaidir, dan Datu Hindi. Sejumlah tokoh Islam ini dihadirkan dalam suatu hubungan genealogi dengan tokoh dalam mitos La Galigo. Perubahan komposisi, baik dalam bentuk penambahan dan pengurangan maupun pemutarbalikan dalam teks La Galigo versi Bottinna I La Déwata Sibawa Wé Attaweq (BDA) merupakan wujud kebebasan penyair atau penulis. Namun, kebebasan penyair tersebut tetap dalam bingkai. Bingkainya adalah (1) tema perkawinan di kalangan keturunan Batara Guru atau kerabatnya, (2) tokoh-tokohnya adalah dari kalangan dewa atau keturunannya yang berkuasa di bumi (dinasti Batara Guru), dan (3) penggunaan nama tempat yang meliputi Dunia Atas, Dunia Tengah, dan Dunia Bawah. Dengan demikian, cerita-cerita baru atau yang telah mendapatkan unsur-unsur baru tetap menjadi bagian dari warisan sastra Galigo. Kehadiran unsur Islam dalam Galigo versi BDA tidak menggeser keberadaan kepercayaan lama, melainkan disajikan secara berdampingan. Hal seperti ini menunjukkan kreativitas penyair yang memanfaatkan sastra yang telah mapan dalam komunitas Bugis untuk misi pengislaman. Islamisasi yang menggunakan sastra sebagai medianya tersebut menggunakan pendekatan kompromis. Para penganjur Islam saat itu menyadari bahwa sangat tidak mudah untuk mengganti suatu bentuk kepercayaan yang telah lama bersenyawa dalam jiwa suatu masyarakat dan menggantinya dengan yang baru. Langkah awal islamisasi Bugis ini adalah menggeser konsep kepercayaan kepada Déwata Séuwaé (Tuhan Yang Maha Esa) dengan konsep Allah Subhanahu Wa Taala melalui ajaran-ajaran tauhid.
Rp 170.000 
Detail
Sastra
La Galigo Menurut Naskah NBG 188 jilid 2
Ketika Batara Lattuq telah menjadi dewasa, tiba saatnya untuk mencari permaisuri. Sayangnya tak satu pun orang di negeri Luwuq yang memiliki darah yang sederajat dengannya. Alangkah gusar hati Batara Guru bersama Wé Nyiliq Timoq memikirkan tentang putranya. Akhirnya Wé Nyiliq Timoq turun ke Pérétiwi untuk meminta pertimbangan orang tuanya di kerajaan bawah laut. Sayangnya apa yang diharapkannya tidak diperoleh, sehingga Batara Guru memutuskan naik ke Boting Langiq untuk meminta Patotoqé mewujudkan keinginan Batara Lattuq. Patotoqé pun menyarankan  agar Batara Lattuq berlayar ke Tompoq Tikkaq untuk menemukan jodoh yang sederajat. Kisah ini diawali dengan keberangkatan Batara Lattuq melalui pelayaran dan petualangan yang penuh tantangan. Ketika tiba di Tompoq Tikkaq, didapatinya dua anak yatim piatu, Wé Adi Luwuq dan Wé Datu Sengngeng bersama inang pengasuhnya, hidup dalam penderitaan di istana yang telah dirampas seluruh isinya. Batara Lattuq mengajukan lamaran ke Wé Datu Sengngeng sesuai pesan  Patotoqé, tapi pinangan itu ditolak inang pengasuh karena merasa anak asuhnya tidaklah pantas diperistri oleh sang raja akibat kemiskinan dan penderitaannya. Batara Lattuq, tidak peduli dengan keadaan sang putri, ia memperbaiki istana Wé Datu Sengngeng yang telah rusak dan kosong. Sementara bibi jahat dihukum dan seluruh harta yang telah dirampasnya dikembalikan kepada kedua anak yatim piatu itu. Pesta perkawinannya pun berlangsung berhari-hari, dan tak henti-hentinya harta benda diusung naik ke istana dari perahu-perahu Batara Lattuq yang jumlahnya tak terhitung. Sesudah pesta Batara Lattuq berlangsung, saudara Wé Datu Sengngeng,  Wé Adiluwuq menikah pula dengan I La Jiriu, sepupu Batara Lattuq yang turun bersamanya dari Boting Langiq. Tak berapa lama sesudah pesta berlangsung, sang putri pun diboyong kembali ke Tanah Luwuq tempat orang tuanya bertahta dan berkuasa. Sepuluh bulan setelah pasangan ini bermukim di Luwuq, pada suatu malam Wé Datu Sengngeng bermimpi mengarungi laut dan menyaksikan sebuah keranjang emas yang tergantung pada bianglala, berisi sebuah telur, langsung turun di hadapannya. Wé Datu Sengngeng lalu duduk di atas keranjang tersebut, telur tersebut pecah, keluarlah dua ekor anak ayam, jantan dan betina. Yang betina naik ke Dunia Atas di istana Boting Langiq, sedang yang jantan terbang ke berbagai negeri jauh. Keesokan paginya ketika terbangun, Wé Datu Sengngeng kaget dan  bingung,  dan menurut mertuanya, Wé Nyiliq Timoq, mimpi tersebut merupakan isyarat bahwa ia akan melahirkan dinru laweng, anak kembar emas, yaitu seorang anak laki-laki dan seorang anak perempuan. Putranya akan mengunjungi negeri-negeri jauh, sedangkan putrinya akan naik ke Boting Langiq. Sementara Wé Adiluwuq (saudara Wé Datu Sengngeng) dan I La Jiriu juga  dikaruniai anak kembar emas, yaitu Pallawa Gauq dan Wé Tenrirawé.
Rp 160.000 
Detail
Agama Islam
Raih Kekayaan Langgeng dengan The Power of Tawakkal
Keberadaan buku “The Power of Tawakkal” ini akan memberikan pencerahan luar biasa bagi semua manusia yang sedang ditimpa musibah untuk lebih memiliki prasangka positif, tetap bekerja keras, dan menerima semua ketentuan yang sudah digariskan oleh Allah SWT. Dalam konteks itu, saya merekomendasikan pada semua kalangan untuk membaca buku ini, agar mendapatkan sebuah pencerahan dari kekuatan tawakal.
Rp 48.000 
Detail
Sejarah
Kebangkitan Etnis Menuju Politik Identitas
Marjinalisasi dan diskriminasi yang dialami sebuah etnis dalam kurun waktu yang sangat lama membuat ikatan emosional etnis semakin erat dan kuat, karena adanya common cause, common goal, and common interest dan akhirnya memunculkan politik identitas, yang merupakan aliran politik dengan melibatkan seseorang atau kelompok masyarakat yang memiliki kesamaan karakteristik, seperti agama, etnis dan budaya.Konsep tersebut sejalan dengan simpulan dan temuan penelitian ini, yaitu: (1) marjinalisasi dan diskriminasi etnis Dayak di Kalimantan Barat telah menyebabkan ikatan emosional etnis Dayak semakin erat dan kuat, sehingga memunculkan politik identitas etnis Dayak dan membuat lebih mudah dikonsolidasi untuk memilih tokoh dari etnis Dayak sebagai Gubernur; (2) demokrasi dan desentralisasi pada era reformasi merupakan peluang bagi etnis Dayak untuk berkompetisi dengan mencalonkan tokoh dari etnis Dayak sebagai Gubernur; (3) kemenangan tokoh dari etnis Dayak sebagai Gubernur Pada Pilkada Gubernur Kalimantan Barat pada Tahun 2007 telah menggugurkan mindset yang dibentuk oleh kolonial Belanda bahwa Dayak Ulun atau kuli dan oleh Orde Baru bahwa Dayak pemalas serta tidak produktif, sekaligus kemenangan ini telah menyelamatkan dan mengangkat harkat dan martabat etnis Dayak yang selama ini kurang diperhatikan; (4) kenyataan bahwa lembaga politik resmi atau partai politik tidak selamanya mampu menjadi arena perpolitikan yang handal untuk dapat memenangkan kandidat dalam sebuah kompetisi seperti Pilkada; (5) Teori Were (1996) yang mengatakan bahwa partai politik yang representative merupakan wadah dan alat untuk proses konsolidasi, komunikasi, dan kompetisi dalam pemilihan umum, dapat digugurkan oleh munculnya politik identitas yang memenangkan tokoh etnis Dayak pada Pilkada Gubernur Kalimantan Barat tahun 2007. Buku dengan analisis komprehensif ini membawa kita pada kenyataan bahwa partai politik tidak selamanya dan bukan satu-satunya yang dapat diandalkan sebagai wadah atau alat pemenangan Pemilihan Umum. Munculnya politik identitas telah berhasil mengkonsolidasikan etnis Dayak secara emosional untuk memenangkan tokoh Dayak dalam kontestasi politik. Buku Kebangkitan Etnis menuju Pilitik Identitas ini menawarkan referensi bagi kepala Negara (cq. Kementrian dalam negeri) sebagai penentu kebijakan daerah di seluruh Indonesia terutama dalam pembangunan infrastruktur di wilayah pedalaman yang sudah lama terabaikan, pengkaji ilmu politik, peminat studi politik, dan para pemangku kepentingan di bidang politik.
Rp 70.000 
Detail
Pangan
Evidence-Based Policy: dari Riset ke Kebijakan Volume III
Benang merah wacana yang hendak dikemukakan buku ini, yakni pemecahan persoalan hajat hidup orang banyak melalui langkah-langkah yang sistematis: pemetaan masalah secara eksplisit, pembangunan kerangka pemikiran secara logis, pengujian data empiris secara analitis, dan perumusan kebijakan yang sahih dan efektif untuk pemecahan persoalan tersebut.
Rp 140.000 
Detail
Sosial
HESDD School of Community Self Help New World Indonesia
Buku ini membahas mengenai sekolah ekologi manusia, yang disebut HESDD sekolah masyarakat mandiri dunia baru. Beberapa topik dibahas dalam buku ini, baik dasar sekolah ekologi manusia, pembelajaran dan keluarannya
Rp 95.000 
Detail
Pangan
Kumpulan Istilah Pangan
Buku ini terinspirasi dari diskusi-diskusi yang Penulis lakukan dengan teman-teman yang mengambil Pascasarjana Program Studi Ilmu Pangan-IPB, tetapi memiliki latar belakang pendidikan sarjana nonpangan. Juga hasil diskusi dengan teman-teman pelaku usaha yang ingin terjun di industri pangan. Mereka belum banyak mengenal dunia pangan dan membutuhkan informasi awal tentang istilah-istilah di bidang pangan. Buku ini menyajikan informasi awal tersebut dan memberikan informasi tentang buku lain yang lebih lengkap tentang istilah yang dimaksud.  
Rp 70.000 
Detail
Sosial & Politik
Dari Indonesia Memandang Dunia: Sebuah Perspektif Multidisplin
Buku ini merupakan kolaborasi enam pusat riset di Universitas Indonesia dengan menggunakan pendekatan multidisiplin untuk melihat berbagai issu global dan strategis. Pusat Kajian APEC Universitas Indonesia memaparkan berbagai jalan yang bisa ditempuh Indonesia dan Ekonomi APEC lainnya dalam mewujudkan The Bogor Goals tahun 2020. Pusat Kajian Wilayah Amerika Universitas Indonesia menelisik NAFTA dalam kaitannnya dengan legalisasi internasional yang menemukan sebuah titik tarik yang berkenaan dengan pengaruh ekonomi global tidak hanya kepada Indonesia secara spesifik tetapi juga terhadap Asia secara umum. Pusat Kajian Timur Tengah dan Islam menyoroti  Arab Spring dan mengajukan hipotesis bahwa hal tersebut terjadi bukan hanya karena tuntutan keadilan melainkan juga konstruksi yang dimainkan oleh geopolitik global terhadap kawasan Timur Tengah. Pusat Kajian Eropa Universitas Indonesia menganalisis bagaimana Rusia melakukan reformasi dalam menghindari disintegrasi dengan menerapkan prinsip sejenis Bhinneka Tunggal Ika. Pusat Studi Jepang Universitas Indonesia mencoba mengambil pelajaran dari interpretasi novel Jepang yang menceritakan sejarah kelam dengan jujur yang dapat dijadikan pelajaran bagi narator sejarah di Indonesia. Pusat Kajian Wanita dan Gender Universitas Indonesia menekankan pentingnya partisipasi perempuan dalam perumusan kebijakan terutama dalam menekan angka-kematian ibu yang cukup tinggi. Buku ini sangat berguna bagi mahasiswa, dosen, peneliti, pengambil kebijakan, serta pemerhati persoalan global dan strategis. Hasil kajian ini merupakan suatu sumbangan penting buat Indonesia dalam memahami tantangan masa kini dan masa depan dengan jernih dan cerdas.
Rp 72.000 
Detail
Pangan
Landasan Teknik Pangan
Buku ini berisikan pembahasan yang dimulai dengan sistem satuan dan dimensi neraca massa, prinsip termodinamika, neraca energi, fenomena transfer, meliputi transfer momentum (reologi dan aliran flida), transfer panas, dan transfer massa. Contoh-contoh khusus untuk proses pengolahan dan pengawetan pangan juga dibahas dalam buku ini meliputi prinsip dehidrasi, evaporasi, refrigerasi, pembekuan dan proses termal. Buku ini ditulis untuk membantu mahasiswa memahami, menjelaskan dan menerapkan prinsip-prinsip keteknikan (Engineering) dalam proses pengolahan dan pengawetan pangan di industri pangan.
Rp 135.000 
Detail
Kedokteran Hewan
Atlas of Normal Radiography
Atlas ini menampilkan berbagai gambar skematis rangka anjing dan kucing yang dikelompokkan sesuai dengan bagian tubuh. Seluruh gambar radiografi dalam atlas ini diperoleh penulis dengan menggunakan komputer radiografi dan digital sehingga diharapkan dapat membantu dokter hewan, baik di klinik maupun rumah sakit hewan untuk mendiagnosis penyakit anjing dan kucing.
Rp 270.000 
Detail
Politik
Globalisasi Jalan Menuju Kesejahteraan
Iyang menghambat telaah rasional. Dalam buku ini, salah seorang komentator ekonomi terkenal dunia menjelaskan bagaimana globalisasi berperan membawa kesejahteraan dan mengapa ia adalah jalan yang masuk akal untuk terus dijalani. Martin Wolf memapas pelbagai serangan terhadap globalisasi, melantaskan kritik mendasar ke masing-masing serangan itu, dan membabarkan suatu masa depan yang lebih berpengharapan. ​
Rp 90.000 
Detail
Bisnis
Teori BIPA dan Dinamika Penerapannya di IPB
Buku ini disusun berdasarkan empat aktivitas. Pertama, adanya aktivitas dalam menyusun materi-materi ajar BIPA di IPB. Kedua, adanya aktivitas penelitian terkait pembelajaran BIPA, terutama di IPB. Ketiga, adanya aktivitas pembelajaran BIPA di IPB, yakni penulis terlibat sebagai pengajar. Keempat, adanya aktivitas menggali informasi dari pemelajar dan sejawat yang juga terlibat dalam mengajar dan mengoordinasikan BIPA.
Rp 160.000 
Detail
Filsafat
Hidup Matinya Sang Pengarang (edisi revisi)
Esai-esai ini dihadirkan karena perlu dan penting, bahwa wacana klasik sudah sepantasnya di-masyarakat-kan, agar polemik tentang kepengarangan tidak hanya menjadi wacara akademik yang esoterik. Yang dibedah dalam buku ini adalah wilayah antara dua ekstrem dengan berbagai nuansanya, yaitu antara pengarang sebagai jenius dan sosok agung di satu pihak, dan pengarang yang harus mundur dari pentas, digantikan oleh kritikus, bahkan pembaca. Siapkah kita terima pergantian peran ini? Bila pengarang kita gusur demi kemandirian teks atau “otonomi semantik”, seballiknya diharapkan pengarang perempuan yang membisu di dalam sejarah (“history”) tampil dengan “herstory”. Di sini kita telusuri pertarungan pendapat yang belum tuntas. Pilihan karangan-karangan klasik dalam buku ini pantas dibaca oleh para seniman, khususnya penyair, dramawan dan esais; peminat, penikmat, pengamat dan kritikus; mereka yang bergumul dengan dunia sastra, filsafat dan kebudayaan. Peluru-peluru tajam tersedia untuk menembus ke jantung pemahaman kreativitas dalam alur sejarah dan waktu.
Rp 120.000 
Detail
Budaya
KEKERASAN EKSTREM BELANDA DI INDONESIA Perang Kemerdekaan Indonesia 1945-1949
Aksi kekerasan yang insidental atau tindak kekerasan ekstrem nonstructural? Sejak 1969, Pemerintah Belanda berpendirian bahwa angkatan bersenjata di bawah Komandan Tentara Spoor secara keseluruhan telah bertindak secara tepat selama perang kemerdekaan Indonesia (1945 – 1949). Ekses-ekses insidental terjadi hanya sewaktu-waktu di beberapa unit khusus yang kecil, seperti dinas-dinas intelijen dan satuan-komando komando Kapten Westerling. Menurut belanda, praktik kekerasan ini juga harus dipahami dalam konteks muslihat perang yang lepas kendali dari pihak Indonesia. Dengan alibi itu, maka perbuatan-perbuatan kekerasan berlebihan seperti pembantaian, penyiksaan, pembakaran, dan penjarahan hanya dipandang sebagai pengecualian semata. Hal ihwal ini tidaklah terjadi secara sistematis. Melalui siasat untuk menutupi fakta ini dan masyarakat Belanda yang turut diam, konflik itu dalam jangka lama dinilai sebagai perang yang relatif “bersih”.
Rp 75.000 
Detail
Gizi
Kebutuhan Gizi Ibu Hamil
Ibu hamil membutuhkan asupan gizi yang seimbang. Kesimbangan itu diperlukan agar tidak ada zat gizi yang berlebihan, bahkan kurang. Informasi mengenainya pun telah terserak di berbagai media, tak terkecuali buku di hadapan pembaca ini. Selain menjelaskan zat gizi makro-mikro serta suplementasi berdasarkan penelitian, pertambahan berat badan selama hamil dengan segala konsekuensinya juga dipaparkan.
Rp 45.000 
Detail
Politik
Jurnalisme dan Politik di Indonesia
Biografi Kritis Mochtar Lubis (1922-2004) sebagai pemimpin redaksi dan pengarang.
Rp 75.000 
Detail
Agama Islam
Islam Apa Adanya
Buku ini merupakan salah satu usaha untuk kembali menghadirkan keindahan Islam. Keindahan Islam yang didasarkan kepada kalam Allah yang mulia dan sabda Rasulullah yang tiada tara.
Rp 39.000 
Detail
Politik
Kratos Minus Demos
“Demokrasi tak bisa berumah di angin. Triliunan uang terkuras, berbilang institusi tiruan dicongkokkan, dan pelbagai prosedur baru digulirkan tak membuat rakyat kian berdaya secara politik ekonomi. Perangkat keras demokrasi memang bisa dipoles, tapi perangkat lunak masih berjiwa tirani. Seperti contradiction in terminis, demokrasi berjalan dengan meninggalkan sang “demos” (rakyat jelata), bak Malin Kundang yang melupakan ibunya. Namun, itulah kenyataan demokrasi Indonesia yang berkembang saat ini. dan sosok demokrasi seperti itu pula yang dikuatirkan oleh para pendiri bangsa.” -Yudi Latif   “Mirip seperti fundamentalisme agama (yang) berambisi menjadikan doktrin agama tertentu sebagai satu-satunya prinsip pengatur seluruh bidang hidup pribadi dan bermasyarakat, begitu pula fundamentalisme pasar berambisi menjadikan mekanisme pasar bukan hanya sebagai prinsip pengaturan kinerja bidang ekonomi, tetapi sebagai satu-satunya prinsip pengaturan seluruh bidang kehidupan dalam semesta tatanan bermasyarakat.”  -B. Herry Priyono   “Reformasi parpol harus dilakukan dengan sebuah pendekatan yang lebih radikal yakni, mendekonstruksi Parpol. Terminology dekonstruksi Parpol yang dimaksud merujuk pada upaya merubah secara fundamental bangunan struktur dan kultur Parpol…. Hegemoni dan arogansi Parpol yang sudah sedemikian lama berlangsung harus segera dihentikan. Bagaimanapun Parpol bukanlah ‘negara di dalam negara’ yang tak bisa disentuh dan bebas dari intervensi politik negara dan rakyat. Parpol bukanlah superstruktur yang mengangkangi rakyat sebagai pemegang kedaulatan.” -Benget Silitonga   “… ‘keadilan sosial’ bukanlah ‘keadilan formal’ sebagaimana yang disiratkan dalam bunyi pasal-pasal undang-undang hasil kesepakatan badan legislative atau dalam perspektif apapun hasil derivat-derivatnya. ‘Keadilan sosial’ adalah keadilan yang dirasakan dan dinyatakan berdasarkan asas-asas moral yang diyakini secara kolektif oleh warga masyarakat setempat. Manakalah ‘keadilan formal menurut apa yang diisyaratkan undang-undang ‘, terekspresikan sebagai moral rakyat, kalaupun tidak akan bervariasi dari waktu ke waktu akan bervariasi dari tempat ke tempat. -Soetandyo Wignjosoebroto   “… kita perlu menempatkan gerakan HAM dalam konteks politik yang kongrit. Pekerjaan politik di tingkat atas seperti advokasi dan pemantauan kebijakan tentu penting, tapi harus diimbangi dengan kerja di bawah yang sistematis selama ini banyak dari kita yang sudah begitu memberi sumbangsih bagi penyadaran hak asasi manusia dengan ‘kampanye, sosialisasi atau diseminasi’. Ke depan, kita harus benar-benar membangun upaya sistematis untuk menggarap kesadaran publik tentang HAM.” -Usman Hamid
Rp 80.000 
Detail
Merchandise
Pulpen
Pulpen metal , model putar , bahan cover besi , isi tinta hitam , bisa simpan logo atau gambar costum
Rp 10.000 
Detail
Kehutanan
Analisis Lanskap Agroforestri
Analisis Lanskap Agroforestri berisikan 7 modul yang memberi gambaran latar belakang pentingnya analisis lanskap agroforestri; konsep-konsep dan prinsip untuk pemahaman agroforestri lanskap; pendekatan untuk mengidentifikasi, menilai dan memahami elemen-elemen penting, karakteristik, pola, dan dinamika lanskap agroforestri; pengidentifikasian dan pemahaman pada kekuatan dan proses pendorong perubahan dalam konfigurasi dan dinamika lanskap agroforestri; inventarisasi dan penjelasan pendekatan serta metode dan tools yang berpotensi dan bermanfaat bagi pendefinisian dan pengkarakterisasian lanskap agroforestri; peran-peran potensial dari pengelolaan, perencanaan dan pemantauan sebagai bagian upaya berkelanjutan; dan modul yang menyajikan berbagai kasus analisis lanskap agroforestri di Asia Tenggara.
Rp 50.000 
Detail
Pendidikan
Teknik Pengelolaan Satwa Liar dalam Rangka Mempertahankan Keanekaragaman Hayati Indonesia
Indonesia memiliki keanekaragaman jenis satwaliar yang tinggi, dan tersebar di beberapa tipe habitat. Bermacam-macam jenis satwaliar ini merupakan sumberdaya alam yang dapat dimanfaatkan untuk banyak kepentingan manusia yang meliputi berbagai aspek kehidupan baik untuk kepentingan ekologis, ekonomis, sosial maupun kebudayaan.
Rp 90.000 
Detail
Teknologi
Energi dan Teknologi untuk Pertanian Industrial Berkelajutan
Buku ini ditujukan kepada mahasiswa, dosen, dokter residen atau penggiat dalam kedokteran nuklir, serta warga yang sedang berkecimpung dalam bidang radiologi, patologi, dan penyakit yang ingin memperoleh pengetahuan kedokteran nuklir. Mereka yang ingin maju dalam mempelajari dan menguasai ilmu dan teknologi kedokteran nuklir dalam bidang akan menemukan buku ini sebagai sesuatu yang berguna.  
Rp 93.000 
Detail
Kesehatan
Hidup Sehat dengan Makanan Kaya Serat
Dengan bahasa yang ringan penulis “menguraikan” serat makanan, sehingga meskipun buku ini ilmiah siapapun pembacanya dapat nikmat menyantap isinya. Isi buku ini yang mencakup pengertian serat, sumber serat, “aktivitas” serat dalam sistem pencernaan kita, kaitan serat dengan pencegahan beberapa penyakit berbahaya, serta contoh-contoh produk pangan kaya serat—hasil kearifan budaya Indonesia, membuka kesadaran sekaligus menambah wawasan kita, betapa salahnya kita selama ini telah menganggap remeh serat makanan.
Rp 39.000 
Detail
Baca Buku