ipbprinting - Memajukan UKM Indonesia

Buku Pilihan lihat semua
Ilmu Logam...
Teknologi
Rp. 64.000
Teknologi Hasil Ternak...
Teknologi
Rp. 105.000
Kamus Kehutanan...
Kehutanan
Rp. 150.000
Sifat Mekanis Kayu...
Kehutanan
Rp. 95.000
Produksi Bersih...
Kehutanan
Rp. 59.000
Sagu di Lahan Gambut...
Kehutanan
Rp. 55.000
Interpretasi Alam...
Kehutanan
Rp. 30.000
Jamur Berkhasiat Obat...
Kesehatan
Rp. 35.000
Out of Shadow...
Kesehatan
Rp. 59.000
Sosiologi Kesehatan...
Kesehatan
Rp. 55.000
Atlas of Normal Radiography...
Kedokteran Hewan
Rp. 270.000
Go Global Reputation...
Keluarga
Rp. 100.000
Commuter Marriage...
Keluarga
Rp. 55.000
Syariah Islamiyah...
Agama Islam
Rp. 70.000
Islam Apa Adanya...
Agama Islam
Rp. 39.000
Baranangsiang...
Biografi
Rp. 140.000
Pengantar Peluang...
Statistika
Rp. 69.000
Aplikasi Metode SEM-PLS...
Matematika
Rp. 95.000
Pengantar Peluang...
Matematika
Rp. 69.000
Matematika untuk fisika...
Matematika
Rp. 69.000
Pengantar Teori Peluang...
Matematika
Rp. 40.000
Haji Ramah Lingkungan...
Lingkungan
Rp. 55.000
Ekotoksikologi Akuatik...
Lingkungan
Rp. 77.000
Fisika Komputasi...
Fisika
Rp. 60.000
EKOLOGI PAPUA...
Biologi
Rp. 135.000
Biokimia Fisik...
Biologi
Rp. 120.000
Monitoring dan Evaluasi...
Komunikasi
Rp. 55.000
DEMOKRASI DALAM CERMIN...
Sosial & Politik
Rp. 80.000
ASEAN Di Persimpangan Sejarah...
Sosial & Politik
Rp. 55.000
Asas Moral Politik...
Sosial & Politik
Rp. 70.000
Krisis Kebebasan...
Filsafat
Rp. 65.000
Diplomasi Parlemen...
Sosial
Rp. 120.000
Orang Serampas...
Sosial
Rp. 90.000
Data Desa Presisi...
Sosial
Rp. 65.000
Jejak Mimpi anak Negeri...
Pendidikan
Rp. 60.000
Jejak Inspirasi...
Pendidikan
Rp. 47.000
Daun-Daun Berserakan...
Pendidikan
Rp. 135.000
Kratos Minus Demos...
Politik
Rp. 80.000
Malam...
Sastra
Rp. 25.000
Jiwa-Jiwa Mati...
Sastra
Rp. 85.000
Empat Kepak Sayap...
Sastra
Rp. 90.000
Candide...
Sastra
Rp. 65.000
Calon Arang...
Sastra
Rp. 95.000
Bujang Tan Domang...
Sastra
Rp. 85.000
Budaya Minum di Indonesia...
Antropologi
Rp. 195.000
Kain Cinta Tanpa Batas...
Antropologi
Rp. 70.000
Lion Bird...
Anak-Anak
Rp. 35.000
Bird Tree...
Anak-Anak
Rp. 55.000
Kisah Sosiologi...
Sosiologi
Rp. 87.000
Merchandise lihat semua
Jasa Penerbitan lihat semua

IPB Press didirikan pada 6 April 2009 merupakan perusahaan penerbitan dan percetakan dengan badan hukum perseroan terbatas. Dengan paradigma penerbit berbasis universitas, IPB Press senantiasa berupaya dalam mengembangkan literasi, membangunan masyarakat berbasis ilmu pengetahuan, memperluas wawasan masyarakat, mengantisipasi ledakan ilmu pengetahuan, dan mengibarkan bendera perguruan tinggi. Pada tahun 2018 IPB Press mendapatkan penghargaan dari Perpustakaan Nasional Indonesia berupa Anugerah Wajib Serah Tertib Undang-Undang Deposit Tahun 2018 untuk Jenis Karya Cetak Monograf. Dengan semangat nilai korporasi ACTION; advanced, competent, trusted, integrity, optimist, dan never give up, IPB Press menjadi solusi bagi kebutuhan Anda.

Sosial
Emas Hijau Di Sumatera Selatan
Buku Emas Hijau di Sumatera Selatan berisi uraian perkembangan kelapa sawit serta perannya terhadap penyediaan kesempatan kerja di Sumatera Selatan. Emas hijau dalam tulisan ini mencakup investasu dalam pengembangan kelapa sawit, modal manusia yang menjadi pelaku pengembangan kelapa sawit, dan pendapatan petani dan pengusaha kelapa sawit.   Tulisan ini dimulai dengan uraian tentang investasi dan kebijakan di perkebunan kelapa sawit di Sumatera, dilanjutkan dengan uraian mengenai modal manusia, yaitu perubahan penduduk dan tenaga kerja di Sumatera Selatan. Interaksi antara investasi dan modal manusia berimplikasi terhadap realitas perkembangan kelapa sawit dari tahun 1980 hingga saat ini, yang akan diuraikan pada bagian selanjutnya. Bagian akhir buku ini menguraikan implikasi terhadap perkembangan kelapa sawit terhadap penyerapan tenaga kerja dan pendapatan termasuk upaya yang diperlukan untuk meningkatkan nilai tambah dari kelapa sawit.
Rp 85.000 
Detail
Agama Islam
Membuka Tirai Kebahagiaan Hidup
Buku ini mengungkapkan tentang upaya menggapai kebahagiaan hidup melalui pendekatan ilmiah yang berlandaskan Al-Quran. Dalam buku ini, dipaparkan visi, misi, dan tujuan hidup hamba Allah; strategi dan program kegiatan hidup; serta upaya-upaya konkret untuk menggapai kebahagiaan hidup.
Rp 80.000 
Detail
Pemasaran
Strategi Pemasaran dalam Perspektif Perilaku Konsumen
-
Rp 145.000 
Detail
Antropologi
Etnis Cina Perantauan di Aceh
Hubungan antara Indonesia, khususnya Aceh dengan Dataran Cina dimulai semenjak lancarnya transportasi laut. Kontak budaya antara Cina dan Aceh secara diplomasi diawali pada abad 13 dan 15 M. Pada suatu lawatan utusan diplomat Cina pergi ke Aceh menyerahkan Lonceng Cakradonya kepada Raja Aceh pada tahun 1409 M, sebagai lambang persahabatan. Sebaliknya Raja Aceh mengirimkan utusan Aceh (Duta Besar) ke Cina yaitu Zainal Abidin Dan khususya pada Musim dingin tahun ke 1413 berlayarlah utusan Cina ke Samudra termasuk ke Aceh. Hubungan diplomasi dibarengi dengan hubungan bisnis yang saling menguntungkan sehingga kedua bangsa tersebut terjalin atas dasar saling menghargai. Selanjutnya setelah terjadi kekacauan politik dan ekonomi di Daratan Cina, sehingga mengakibatkan migrasi besar-besaran orang Tiongkok ke Nanyang (Asia Tenggara), sehingga masyarakat Cina terpaksa mengadu nasibnya di Nusantara dengan bekerja apa saja asal dapat mempertahankan hidupnya di perantauan. Bekerja tanpa kenal lelah membuat etnis Cina perantauan berhasil dalam bidang ekonomi, politik dan budaya. Fenomena tersebut terlihat etnis Cina dipandang oleh Belanda sebagai kelas menengah bersama Timur Asing lainnya. Di bidang politik etnis Cina dapat menyatukan dirinya dengan pemerintah setempat seraya mempertahankan edentitas kecinaan mereka. Sedangkan identitas Cina sebelum dan setelah kemerdekaan Indonesia mempnyai identitas ganda yaitu identitas Indonesia dan Cina. Pada masa revolusi kebudayaan di Cina pada tahun 1966 terjadi perubahan besar-besaran di Cina dan berpengaruh terhadap Cina di Indonesia. Karena waktu itu etnis Cina dianggap berhaluan komunis. Sedangkan komunis adalah sangat dibenci di Indonesia. Akhirnya pudarlah kebudayaan Cina termasuk di Aceh. Etnis Cina di Aceh pada peristiwa komunis mereka sebagian hijrah ke Medan Sumatra Utara dan pulang ke daratan Cina. Dan yang lainnya menetap di Aceh. Etnis Cina di Aceh mayoritas suku Khek, dan berbahasa Khek bersama etnis mereka. Sedangkan bahasa Indonesia digunakan sebagai bahasa kedua. Dan sebagian dari mereka dapat berbahasa Aceh bila bermitra bisnis dengan orang Aceh. Etnis Cina yang tinggal di tempat pecinaan sangat sedikit yang dapat berbahasa Aceh. ​
Rp 95.000 
Detail
Kehutanan
Flora dan Fauna Cagar Alam Leuweung Sancang
Leuweung Sancang adalah salah satu ekosistem hutan dataran rendah yang masih tersisa di Pulau Jawa. Kawasan ini memiliki tiga formasi hutan yaitu hutan mangrove, hutan pantai dan hutan dataran rendah. Kawasan hutan yang berstatus cagar alam ini memiliki keanekaragaman flora dan fauna yang tinggi serta merupakan habitat penting bagi banyak spesies endemik, langka dan dilindungi. Mendengar kata ‘Leuweung Sancang’ imajinasi akan tertuju pada kawasan hutan primer/hutan karuhun yang dianggap keramat (berkembang berbagai legenda dan mitos) dan dihargai keberadaannya terutama oleh masyarakat Pasundan. Leuweung Sancang terus mendapat tekanan dari banyak pihak yang mengancam kelestarian ekosistem dan keanekaragaman hayatinya.
Rp 160.000 
Detail
Memoar
JEJAK KUDETA (1997-2005)
Djadja Suparman membeberkan  pengalamannya selama 9 tahun bertugas pada jabatan strategis ABRI/TNI mulai 1997-2005 dalam situasi perubahan politik dan kekuasaan kepemimpinan lima Presiden RI.   Aksi mahasiswa sebagai pelopor pembaharuan yang menuntut perubahan total 1998 yang berujung penolakan terhadap Presiden akhirnya dikudeta oleh kelompok yang mempunyai tujuan yang sama  tetapi dengan visi dan misi berbeda, dengan memanfaatkan suara dan tekanan mahasiswa.   Agitasi dan provokasi untuk melakukan aksi massa di seluruh kota besar Indonesia kemudian muncul Peristiwa Trisakti, Kerusuhan Mei, Pendudukan Gedung DPR/MPR, aksi massa ke Istana yang dibatalkan Amien Rais,  sampai dengan mundurnya Presiden Soeharto. Hal yang sama juga terjadi pada waktu menjatuhkan Presiden Habibie dengan people power pada Sidang Istimewa MPR 1998, kemudian terjadi Peristiwa Semanggi I dan Semanggi II tahun 1999.   Apakah tuntutan perubahan yang bergulir pada masa itu murni dengan tujuan untuk kepentingan rakyat? Apakah aksi massa yang semula damai kemudian berubah anarkis dan radikal sebagai tindakan murni rakyat Indonesia?   Menurutnya, perubahan yang terjadi masa itu adalah konflik kepentingan politik dan kekuasaan untuk menjatuhkan Presiden Soeharto dan Presiden Habibie serta adanya kelompok yang berupaya menjadi penguasa dengan memanfaatkan kelemahan Presiden Abdurrahman Wahid dengan menghalalkan segala cara dan pada masa itu Djaja Suparman diajak dua kali kudeta.   Bagaimana menyikapi peristiwa  dan dinamika yang terjadi pada masa kepemimpinan kelima Presiden dan tentang posisi serta tugas ABRI pada waktu itu dengan segala dampaknya?   Adakah keterlibatan asing mewarnai  proses reformasi dan demokratisasi di Indonesia? Bagaimana dengan tanggung jawab dan risiko sebagai  seorang pemimpin dihadapkan kepada kepentingan bangsa dan negara?     Semua pertanyaan itu akan terjawab dalam uraian fakta dan data serta pengalaman Djadja Suparman  dalam buku ini.
Rp 120.000 
Detail
Sosial & Politik
Dinamika Konsolidasi Demokrasi; Dari Ide Pembaharuan Sistem Politik hingga ke Praktik Pemerintahan Demokratis
Buku inimendeskripsikan dinamika dan konsolidasi yang dialami bangsa Indonesia pada era reformasi dengan rentang isu cukup luas, mulai dari dinamika transisi demokrasi, perdebatan format baru pemilu di era transisi, isu seputar hukum, konstitusionalitas, dan demokrasi, problematik sistem kepartaian, pemilu dan sistem perwakilan, hingga isu problematika sistem demokrasi pada umumnya.
Rp 90.000 
Detail
Sastra
Laki-laki Bernama Klaus Klump
Seorang laki-laki bernama Klaus Klump ( Um homem: Klaus Klump) adalah sebuah karya penulis Portugis, Goncalo Manuel Tavares, yang berlatar belakang masa perang. Tidak disebutkan di mana, atau kapan terjadinya, penulis hanya memberikan detail tentang kematian, tank, dan peluru. Plotnya sederhana, tetapi kuat: seorang pria dan seorang wanita berada di kota yang terkepung, para prajurit memasuki rumah-rumah dan memperkosa wanita-wanita yang tinggal di sana, munculah perlawanan, dan yang mengakibatkan perang. Tavares menggambarkan pengalaman kemanusiaan yang dialami ribuan orang di masa itu. Klaus Klump, tokoh utamanya, berasal dari  keluarga kaya dan terpandang. Dengan pecahnya perang ia terpaksa mengubah hidupnya secara radikal. Dari seorang penerbit buku, ia menjadi tentara. Buku-buku yang ia terbitkan itu bagaikan bom kecil yang dia luncurkan melawan ekonomi, politik. Dia tahu bahwa untuk bertahan hidup dalam perang, yang terbaik adalah tetap netral, menjadi pengecut, namun ia memilih untuk melawan. Transformasi yang terjadi dalam kehidupannya erat hubungannya dengan dua orang wanita yang dekat dengannya, yaitu Yohana dan Herthe. Tapi suatu kekuatan besarlah yang membatalkan takdirnya. Kisah Klaus Klump adalah protret kehidupan di zaman perang yang bertutur tentang cara orang bertahan hidup, kemenangan atas kemunafikkan dan keinginan untuk melupakan seperti pedang bermata dua. Plot cerita mulai memanas ketika Klaus Klump ditangkap. Sementara itu, Herthe menikah dengan Ortho, seorang perwira tentara, tetapi saudara lelakinya Clako—yang tampil sebagai musisi dipernikahannya, mengancam untuk membunuh pengantin pria. Untuk memanaskannya, Gancalo M. Tavares mengunakan logika-logika yang cerdik dalam gagasannya dalam masa perang dan dalam masa damai, kekuatan dan kelemahan adalah istilah-istilah yang tidak mengenal mobilitas. Emosi kemarahan, fisik dan detail tokoh utama menyatu seperti  mosaik, seperti potongan-potongan laporan berita. Ada juga wawasan dan komentar tentang takdir, bahasa, masa damai dan masa perang yang berujung pada akhir yang ironis yang akan mendorong pembaca untuk mempertanyakan nilai-nilai dan transformasi karakter-karakternya.
Rp 75.000 
Detail
Pangan
Dasar Teknologi Hasil Ternak
Buku ini mengulas tentang bagaimana mengaplikasikan prinsip dasar teknologi pengolahan serta pengawetan pangan dan non pangan hasil ternak dengan berprinsip pada keamanan pangan. Selain itu, buku ini juga dilengkapi dengan latihan soal sehingga pembaca dapat mengaplikasikan materi pada setiap bab-nya. Buku ini digunakan untuk mata kuliah wajib bagi mahasiswa Program Studi (PS) THT dan PS Teknologi Produksi Ternak.  
Rp 65.000 
Detail
Antropologi
Eulogi: Belajar Manusia & Antropologi dari Iwan Tjitradjaja
Iwan Tjitradjaja dikenal sebagai sosok ilmuwan muda. Ia dikenang bukan karena kehebatan pemikirannya saja, tetapi dari kebaikan hati yang memancar dalam pengembangan dan pengamalan ilmu antropologi. Ia adalah salah satu dari ilmuwan muda yang memiliki karakter, dedikasi yang total terhadap ilmu pengetahuan, pengamalan ilmu kepada kemanusiaan dan integritas yang tinggi.
Rp 70.000 
Detail
Agama Islam
Raih Kekayaan Langgeng dengan The Power of Tawakkal
Keberadaan buku “The Power of Tawakkal” ini akan memberikan pencerahan luar biasa bagi semua manusia yang sedang ditimpa musibah untuk lebih memiliki prasangka positif, tetap bekerja keras, dan menerima semua ketentuan yang sudah digariskan oleh Allah SWT. Dalam konteks itu, saya merekomendasikan pada semua kalangan untuk membaca buku ini, agar mendapatkan sebuah pencerahan dari kekuatan tawakal.
Rp 48.000 
Detail
Pangan
Bahan Tambahan Pangan Pemanis
Buku ini dibuat dalam bentuk berseri dengan mengupas tiap kelompok BTP secara terpisah agar dapat menjadi buku ajar bagi mahasiswa, sekaligus sebagai buku saku yang praktis, baik bagi para lulusan sarjana teknologi pangan yang berkiprah di dunia pangan maupun para praktisi di bidang pangan lainnya. Penulisan tidak dibuat sebagai layaknya “text book” baku, hal ini karena muatan pembelajarannya lebih diharapkan untuk menjawab permasalahan dan pertanyaan yang timbul terkait dengan aplikasi BTP agar tidak bertumpang tindih dengan buku-buku ajar materi sejenis yang telah ada  
Rp 39.000 
Detail
Matematika
Matematika Statistika dan Ekonometrika dalam Analisis Model-model Ekonomi
Buku ini diperuntukan bagi mahasiswa tingkat akhir yang ingin melihat bagaimana memadukan matematika, statistika, dan ekonometrika dalam analisis ekonomi. Terlebih lagi, buku ini semakin meningkat pemakaiannya akibat kemajuan alat komputerisasi, khususnya yang ingin menyusundan mengkaji model ekonomi kuantitatif. Juga bagi mahasiswa pascasarjana yang ingin mengetahui bagaimana alat pembantu matematika, statistika, dan ekonometrika sebagai bahasa analisis.
Rp 69.000 
Detail
Sejarah
Dari Pemberontakan Ke Integrasi Sumatra Barat dan Politik Indonesia 1926-1998
Dari Pemberontakan Ke Integrasi Sumatra Barat dan Politik Indonesia 1926-1998
Rp 90.000 
Detail
Merchandise
Cetak buku booklet / steples tengah
Cetak buku dengan model atau bentuk booklet / steples tengah , cetakan berwarna , ukuran A5(14.8x21cm) , cover memakai kertas Artcarton 230+laminating , Isi memakai kertas HVS 80 
Rp 35.000 
Detail
Kamus
Kamus Blagar-Indonesia-Inggris; Blagar-Indonesian-English Dictionary
Kamus tribahasa ini memperkenalkan bahasa Blagar, salah satu bahasa “non-Austronesia” yang termasuk rumpun bahasa Timor-Alor-Pantar. Bahasa Blagar ini sebenarnya merupakan suatu kelompok “dialek” yang kini jumlah penuturnya tidak melebihi 10.000 penutur. Dasar kamus ini adalah varietas bahasa Blagar yang digunakan di Pulau Pura, di antara Pulau Alor dan Pantar, khususnya dialek Pura Barat-Daya. Penyusun kamus, Hendrik D.R. Gomang, adalah penutur dialek tersebut dan pemuka masyarakat Pura, sedangkan Hein Steinhauer adalah sedangkan Hein Steinhauer adalah peneliti ahli dari proyek ILDEP (Indonesian Linguistics Development Project) yang pernah lama ditempatkan di Pusat Bahasa (kini Badan Pembinaan dan Pengembangan Bahasa) di Jakarta dan pensiunan dosen pensiunan dosen serta guru besar bahasa (di) Indonesia pada Universitas Leiden dan Universitas Radboud Nijmegen di Belanda.
Rp 150.000 
Detail
Pendidikan
Filsafat Tauhid Ilmu Pengetahuan
Buku ini menjelaskan tentang ilmu pengetahuan yang disertai dengan penjabaran Alquran dan artinya. Buku ini membahas bagaimna kita sepatutnya bersikap (berperilaku) sebagai makhluk (yang diciptakan) ALLAH terhadap semua obyek bio atau nonbio ciptaan ALLAH SWT di alam semesta ini melalui observasi, pikir, dzikir, syukur, eskperimen dan riset untuk memahami dan menguak berbagai fenomena yang tampak maupun yang tersembunyi serta untuk memberi solusi ilmu pengetahuan dan teknologi untuk kepentingan kemaslahatan yang berkelanjutan serta untuk optimasi ibadah manusia kepada Penciptanya.
Rp 75.000 
Detail
Sosiologi
Land, Livelihood, the Economy and the Environment in Indonesia: Essays in Honour of Joan Hardjono
This volume of essays is intended to honour an exceptional, indeed a unique scholar. Joan Hardjono grew up in Sydney and graduated from Sydney University in the mid-1950s. She majored in English and Geography and like most girls in those years who had managed to complete a tertiary degree, she probably expected to embark on a career as a high school teacher in Australia. But no doubt prompted by the spirit of adventure which she has kept throughout her long career, she decided to go to Indonesia as a volunteer teacher. The scheme which brought young Australian graduates to Indonesia at that time was pioneering; it pre-dated the US Peace Corps and several of the participants went on to distinguished academic careers. On the boat from Australia to Indonesia, she met a young Indonesian called Hardjono, who after participating in the struggle against the Dutch in the late 1940s, gained an engineering degree at the Institute of Technology in Bandung, then as now Indonesia’s leading tertiary institute for the study of engineering and technology. Joan was posted to teach in Semarang, the capital of the province of Central Java, and family legend has it that Hardjono used a borrowed motor cycle to pay her frequent visits, bringing with him Javanese delicacies as gifts. Since the late 1980s, Joan has been busy as a consultant to a number of bilateral and multilateral aid agencies. She has retired as a university teacher, but served for several years as an active member of the advisory board of a Bandung-based research organization, AKATIGA. She has also served since its inception in early 2001 on both the Board of Trustees and the Advisory Board of the Jakarta-based research group, The SMERU Research Institute. The editors are pleased that four chapters in this volume have been contributed by staff of these two institutions. Joan continues to be an active member of the SMERU boards, and in her advisory role, she has always stressed that SMERU should focus on what it does best, namely conducting solid research on the problems of poverty, social protection and unemployment, rather than engaging in policy advocacy. She worked very hard editing the institute’s first international publication, Poverty and Social Protection in Indonesia, which was published by the Institute of Southeast Asian Studies in Singapore in 2011. Joan has often regretted the fact that so few Indonesian social scientists publish internationally, and has assisted a number of scholars over the years to turn their research findings into publishable papers in English-language outlets. Like many Indonesians in her age group, Joan has at times been disappointed that the country’s macroeconomic progress over the last four decades has not yet achieved the elusive goal of a just and prosperous society. To friends, she can be at times very critical of the performance of politicians and senior bureaucrats, both during the Suharto era and subsequently. But she would be the last to deny that some progress has been made. She continues to visit Australia on a regular basis, but Bandung remains her home, and she remains steadfast in her love for, and commitment to, the people of Indonesia.
Rp 90.000 
Detail
Keluarga
Go Global Reputation
The Center for Education and Culture Policy Research as one of the working units of the Research and Development Agency, Ministry of Education and Culture, not only must function as a thinker to make internal contributions, but also have global insight. The latter means that as research institutions dealing with education and cultural policy must have global orientation, introduce the qualifications and quality of academic human resources and improve the existence of institutions in the international reputation. One of the requirements to become a global reputable institution is its of researchers in shall publish their works in international journals. This book is a collection of writings of researchers in international journals, ranging from indexed Google Scholar, Copernicus, to Scopus. The collection is a first step to introduce researchers in the Ministry of Education and Culture, as well as an effort to make a globally oriented thinker. Through these published works in international journals, it is hoped that this will further spur researchers to improve their abilities and the quality of their work towards global reputation.
Rp 100.000 
Detail
Percetakan
Key Card, Tempat kunci berbentuk kartu
Tempat untuk kunci berbentuk kartu dengan ukuran 11cm x 16cm 
Rp 2.500 
Detail
Merchandise
Kartu nama
Kartu nama bisa custon dengan gambar atau logo , spesifikasi dengan bahan kertas Artcarton 230 grm+ laminating , ukran 9x5,5cm , cetakan 2 sisi berwarna , sudah dengan box
Rp 45.000 
Detail
Keluarga
Bunga Rampai Pendidikan Keluarga Berwawasan Gender
-
Rp 57.000 
Detail
Sosial & Politik
Asas Moral Politik
Buku ini ditulis untuk para peminat, khususnya peminat mula, filsafat politik. Pembaca akan menelusuri teori-teori yang berbeda mengenai legitimasi politik, dan menangkap tradisi-tradisi intelektual utama yang telah membentuk argumentasi politik di Barat selama beberapa abad terakhir. Berbagai pemikiran itu ditempatkan dalam konteks historis masing-masing, namun fokus utamanya adalah pada penerapannya pada masa kini. Secara tajam, penulis menyoroti bahwa penolakan terhadap proyek Pencerahan yang hendak menata kehidupan sosial secara ilmiah dan mempertahankan kebebasan manusia berdasarkan hak indivindu-tidak laik sama sekali.Tradisi-tradisi utilitarian, Marxis, dan kontrak sosial telah gagal sebagai doktrin politik yang komprehensif, sementara kaum anti -Pencerahan hanya mampu menelanjangi gagasan Pencerahan tahap dini. Bagi penulis, demokrasi adalah teori politik yang paling baik mewujudkan nilai-nilai Pencerahan tahap lanjut.
Rp 70.000 
Detail
Pangan
Tempe Sumber Zat Gizi dan Komponen Bioaktif untuk Kesehatan
Buku ini disusun sebagai salah satu bentuk kebanggaan kami sebagai anak bangsa untuk turut melestarikan tempe sebagai warisan budaya. Penulis berharap semoga buku ini bermanfaat bagi pembaca untuk kembali ke pola makan yang sehat. Buku ini juga akan dijadikan pedoman untuk pembinaan pengrajin tempe agar produk yang dihasilkannya dapat memenuhi standar mutu tempe nasional (SNI) dan standar mutu tempe internasional (Codex).  
Rp 150.000 
Detail
Sosial
Emas Hijau Di Sumatera Selatan
Buku Emas Hijau di Sumatera Selatan berisi uraian perkembangan kelapa sawit serta perannya terhadap penyediaan kesempatan kerja di Sumatera Selatan. Emas hijau dalam tulisan ini mencakup investasu dalam pengembangan kelapa sawit, modal manusia yang menjadi pelaku pengembangan kelapa sawit, dan pendapatan petani dan pengusaha kelapa sawit.   Tulisan ini dimulai dengan uraian tentang investasi dan kebijakan di perkebunan kelapa sawit di Sumatera, dilanjutkan dengan uraian mengenai modal manusia, yaitu perubahan penduduk dan tenaga kerja di Sumatera Selatan. Interaksi antara investasi dan modal manusia berimplikasi terhadap realitas perkembangan kelapa sawit dari tahun 1980 hingga saat ini, yang akan diuraikan pada bagian selanjutnya. Bagian akhir buku ini menguraikan implikasi terhadap perkembangan kelapa sawit terhadap penyerapan tenaga kerja dan pendapatan termasuk upaya yang diperlukan untuk meningkatkan nilai tambah dari kelapa sawit.
Rp 85.000 
Detail
Agama Islam
Membuka Tirai Kebahagiaan Hidup
Buku ini mengungkapkan tentang upaya menggapai kebahagiaan hidup melalui pendekatan ilmiah yang berlandaskan Al-Quran. Dalam buku ini, dipaparkan visi, misi, dan tujuan hidup hamba Allah; strategi dan program kegiatan hidup; serta upaya-upaya konkret untuk menggapai kebahagiaan hidup.
Rp 80.000 
Detail
Pemasaran
Strategi Pemasaran dalam Perspektif Perilaku Konsumen
-
Rp 145.000 
Detail
Antropologi
Etnis Cina Perantauan di Aceh
Hubungan antara Indonesia, khususnya Aceh dengan Dataran Cina dimulai semenjak lancarnya transportasi laut. Kontak budaya antara Cina dan Aceh secara diplomasi diawali pada abad 13 dan 15 M. Pada suatu lawatan utusan diplomat Cina pergi ke Aceh menyerahkan Lonceng Cakradonya kepada Raja Aceh pada tahun 1409 M, sebagai lambang persahabatan. Sebaliknya Raja Aceh mengirimkan utusan Aceh (Duta Besar) ke Cina yaitu Zainal Abidin Dan khususya pada Musim dingin tahun ke 1413 berlayarlah utusan Cina ke Samudra termasuk ke Aceh. Hubungan diplomasi dibarengi dengan hubungan bisnis yang saling menguntungkan sehingga kedua bangsa tersebut terjalin atas dasar saling menghargai. Selanjutnya setelah terjadi kekacauan politik dan ekonomi di Daratan Cina, sehingga mengakibatkan migrasi besar-besaran orang Tiongkok ke Nanyang (Asia Tenggara), sehingga masyarakat Cina terpaksa mengadu nasibnya di Nusantara dengan bekerja apa saja asal dapat mempertahankan hidupnya di perantauan. Bekerja tanpa kenal lelah membuat etnis Cina perantauan berhasil dalam bidang ekonomi, politik dan budaya. Fenomena tersebut terlihat etnis Cina dipandang oleh Belanda sebagai kelas menengah bersama Timur Asing lainnya. Di bidang politik etnis Cina dapat menyatukan dirinya dengan pemerintah setempat seraya mempertahankan edentitas kecinaan mereka. Sedangkan identitas Cina sebelum dan setelah kemerdekaan Indonesia mempnyai identitas ganda yaitu identitas Indonesia dan Cina. Pada masa revolusi kebudayaan di Cina pada tahun 1966 terjadi perubahan besar-besaran di Cina dan berpengaruh terhadap Cina di Indonesia. Karena waktu itu etnis Cina dianggap berhaluan komunis. Sedangkan komunis adalah sangat dibenci di Indonesia. Akhirnya pudarlah kebudayaan Cina termasuk di Aceh. Etnis Cina di Aceh pada peristiwa komunis mereka sebagian hijrah ke Medan Sumatra Utara dan pulang ke daratan Cina. Dan yang lainnya menetap di Aceh. Etnis Cina di Aceh mayoritas suku Khek, dan berbahasa Khek bersama etnis mereka. Sedangkan bahasa Indonesia digunakan sebagai bahasa kedua. Dan sebagian dari mereka dapat berbahasa Aceh bila bermitra bisnis dengan orang Aceh. Etnis Cina yang tinggal di tempat pecinaan sangat sedikit yang dapat berbahasa Aceh. ​
Rp 95.000 
Detail
Kehutanan
Flora dan Fauna Cagar Alam Leuweung Sancang
Leuweung Sancang adalah salah satu ekosistem hutan dataran rendah yang masih tersisa di Pulau Jawa. Kawasan ini memiliki tiga formasi hutan yaitu hutan mangrove, hutan pantai dan hutan dataran rendah. Kawasan hutan yang berstatus cagar alam ini memiliki keanekaragaman flora dan fauna yang tinggi serta merupakan habitat penting bagi banyak spesies endemik, langka dan dilindungi. Mendengar kata ‘Leuweung Sancang’ imajinasi akan tertuju pada kawasan hutan primer/hutan karuhun yang dianggap keramat (berkembang berbagai legenda dan mitos) dan dihargai keberadaannya terutama oleh masyarakat Pasundan. Leuweung Sancang terus mendapat tekanan dari banyak pihak yang mengancam kelestarian ekosistem dan keanekaragaman hayatinya.
Rp 160.000 
Detail
Memoar
JEJAK KUDETA (1997-2005)
Djadja Suparman membeberkan  pengalamannya selama 9 tahun bertugas pada jabatan strategis ABRI/TNI mulai 1997-2005 dalam situasi perubahan politik dan kekuasaan kepemimpinan lima Presiden RI.   Aksi mahasiswa sebagai pelopor pembaharuan yang menuntut perubahan total 1998 yang berujung penolakan terhadap Presiden akhirnya dikudeta oleh kelompok yang mempunyai tujuan yang sama  tetapi dengan visi dan misi berbeda, dengan memanfaatkan suara dan tekanan mahasiswa.   Agitasi dan provokasi untuk melakukan aksi massa di seluruh kota besar Indonesia kemudian muncul Peristiwa Trisakti, Kerusuhan Mei, Pendudukan Gedung DPR/MPR, aksi massa ke Istana yang dibatalkan Amien Rais,  sampai dengan mundurnya Presiden Soeharto. Hal yang sama juga terjadi pada waktu menjatuhkan Presiden Habibie dengan people power pada Sidang Istimewa MPR 1998, kemudian terjadi Peristiwa Semanggi I dan Semanggi II tahun 1999.   Apakah tuntutan perubahan yang bergulir pada masa itu murni dengan tujuan untuk kepentingan rakyat? Apakah aksi massa yang semula damai kemudian berubah anarkis dan radikal sebagai tindakan murni rakyat Indonesia?   Menurutnya, perubahan yang terjadi masa itu adalah konflik kepentingan politik dan kekuasaan untuk menjatuhkan Presiden Soeharto dan Presiden Habibie serta adanya kelompok yang berupaya menjadi penguasa dengan memanfaatkan kelemahan Presiden Abdurrahman Wahid dengan menghalalkan segala cara dan pada masa itu Djaja Suparman diajak dua kali kudeta.   Bagaimana menyikapi peristiwa  dan dinamika yang terjadi pada masa kepemimpinan kelima Presiden dan tentang posisi serta tugas ABRI pada waktu itu dengan segala dampaknya?   Adakah keterlibatan asing mewarnai  proses reformasi dan demokratisasi di Indonesia? Bagaimana dengan tanggung jawab dan risiko sebagai  seorang pemimpin dihadapkan kepada kepentingan bangsa dan negara?     Semua pertanyaan itu akan terjawab dalam uraian fakta dan data serta pengalaman Djadja Suparman  dalam buku ini.
Rp 120.000 
Detail
Sosial & Politik
Dinamika Konsolidasi Demokrasi; Dari Ide Pembaharuan Sistem Politik hingga ke Praktik Pemerintahan Demokratis
Buku inimendeskripsikan dinamika dan konsolidasi yang dialami bangsa Indonesia pada era reformasi dengan rentang isu cukup luas, mulai dari dinamika transisi demokrasi, perdebatan format baru pemilu di era transisi, isu seputar hukum, konstitusionalitas, dan demokrasi, problematik sistem kepartaian, pemilu dan sistem perwakilan, hingga isu problematika sistem demokrasi pada umumnya.
Rp 90.000 
Detail
Sastra
Laki-laki Bernama Klaus Klump
Seorang laki-laki bernama Klaus Klump ( Um homem: Klaus Klump) adalah sebuah karya penulis Portugis, Goncalo Manuel Tavares, yang berlatar belakang masa perang. Tidak disebutkan di mana, atau kapan terjadinya, penulis hanya memberikan detail tentang kematian, tank, dan peluru. Plotnya sederhana, tetapi kuat: seorang pria dan seorang wanita berada di kota yang terkepung, para prajurit memasuki rumah-rumah dan memperkosa wanita-wanita yang tinggal di sana, munculah perlawanan, dan yang mengakibatkan perang. Tavares menggambarkan pengalaman kemanusiaan yang dialami ribuan orang di masa itu. Klaus Klump, tokoh utamanya, berasal dari  keluarga kaya dan terpandang. Dengan pecahnya perang ia terpaksa mengubah hidupnya secara radikal. Dari seorang penerbit buku, ia menjadi tentara. Buku-buku yang ia terbitkan itu bagaikan bom kecil yang dia luncurkan melawan ekonomi, politik. Dia tahu bahwa untuk bertahan hidup dalam perang, yang terbaik adalah tetap netral, menjadi pengecut, namun ia memilih untuk melawan. Transformasi yang terjadi dalam kehidupannya erat hubungannya dengan dua orang wanita yang dekat dengannya, yaitu Yohana dan Herthe. Tapi suatu kekuatan besarlah yang membatalkan takdirnya. Kisah Klaus Klump adalah protret kehidupan di zaman perang yang bertutur tentang cara orang bertahan hidup, kemenangan atas kemunafikkan dan keinginan untuk melupakan seperti pedang bermata dua. Plot cerita mulai memanas ketika Klaus Klump ditangkap. Sementara itu, Herthe menikah dengan Ortho, seorang perwira tentara, tetapi saudara lelakinya Clako—yang tampil sebagai musisi dipernikahannya, mengancam untuk membunuh pengantin pria. Untuk memanaskannya, Gancalo M. Tavares mengunakan logika-logika yang cerdik dalam gagasannya dalam masa perang dan dalam masa damai, kekuatan dan kelemahan adalah istilah-istilah yang tidak mengenal mobilitas. Emosi kemarahan, fisik dan detail tokoh utama menyatu seperti  mosaik, seperti potongan-potongan laporan berita. Ada juga wawasan dan komentar tentang takdir, bahasa, masa damai dan masa perang yang berujung pada akhir yang ironis yang akan mendorong pembaca untuk mempertanyakan nilai-nilai dan transformasi karakter-karakternya.
Rp 75.000 
Detail
Pangan
Dasar Teknologi Hasil Ternak
Buku ini mengulas tentang bagaimana mengaplikasikan prinsip dasar teknologi pengolahan serta pengawetan pangan dan non pangan hasil ternak dengan berprinsip pada keamanan pangan. Selain itu, buku ini juga dilengkapi dengan latihan soal sehingga pembaca dapat mengaplikasikan materi pada setiap bab-nya. Buku ini digunakan untuk mata kuliah wajib bagi mahasiswa Program Studi (PS) THT dan PS Teknologi Produksi Ternak.  
Rp 65.000 
Detail
Antropologi
Eulogi: Belajar Manusia & Antropologi dari Iwan Tjitradjaja
Iwan Tjitradjaja dikenal sebagai sosok ilmuwan muda. Ia dikenang bukan karena kehebatan pemikirannya saja, tetapi dari kebaikan hati yang memancar dalam pengembangan dan pengamalan ilmu antropologi. Ia adalah salah satu dari ilmuwan muda yang memiliki karakter, dedikasi yang total terhadap ilmu pengetahuan, pengamalan ilmu kepada kemanusiaan dan integritas yang tinggi.
Rp 70.000 
Detail
Agama Islam
Raih Kekayaan Langgeng dengan The Power of Tawakkal
Keberadaan buku “The Power of Tawakkal” ini akan memberikan pencerahan luar biasa bagi semua manusia yang sedang ditimpa musibah untuk lebih memiliki prasangka positif, tetap bekerja keras, dan menerima semua ketentuan yang sudah digariskan oleh Allah SWT. Dalam konteks itu, saya merekomendasikan pada semua kalangan untuk membaca buku ini, agar mendapatkan sebuah pencerahan dari kekuatan tawakal.
Rp 48.000 
Detail
Pangan
Bahan Tambahan Pangan Pemanis
Buku ini dibuat dalam bentuk berseri dengan mengupas tiap kelompok BTP secara terpisah agar dapat menjadi buku ajar bagi mahasiswa, sekaligus sebagai buku saku yang praktis, baik bagi para lulusan sarjana teknologi pangan yang berkiprah di dunia pangan maupun para praktisi di bidang pangan lainnya. Penulisan tidak dibuat sebagai layaknya “text book” baku, hal ini karena muatan pembelajarannya lebih diharapkan untuk menjawab permasalahan dan pertanyaan yang timbul terkait dengan aplikasi BTP agar tidak bertumpang tindih dengan buku-buku ajar materi sejenis yang telah ada  
Rp 39.000 
Detail
Matematika
Matematika Statistika dan Ekonometrika dalam Analisis Model-model Ekonomi
Buku ini diperuntukan bagi mahasiswa tingkat akhir yang ingin melihat bagaimana memadukan matematika, statistika, dan ekonometrika dalam analisis ekonomi. Terlebih lagi, buku ini semakin meningkat pemakaiannya akibat kemajuan alat komputerisasi, khususnya yang ingin menyusundan mengkaji model ekonomi kuantitatif. Juga bagi mahasiswa pascasarjana yang ingin mengetahui bagaimana alat pembantu matematika, statistika, dan ekonometrika sebagai bahasa analisis.
Rp 69.000 
Detail
Sejarah
Dari Pemberontakan Ke Integrasi Sumatra Barat dan Politik Indonesia 1926-1998
Dari Pemberontakan Ke Integrasi Sumatra Barat dan Politik Indonesia 1926-1998
Rp 90.000 
Detail
Merchandise
Cetak buku booklet / steples tengah
Cetak buku dengan model atau bentuk booklet / steples tengah , cetakan berwarna , ukuran A5(14.8x21cm) , cover memakai kertas Artcarton 230+laminating , Isi memakai kertas HVS 80 
Rp 35.000 
Detail
Kamus
Kamus Blagar-Indonesia-Inggris; Blagar-Indonesian-English Dictionary
Kamus tribahasa ini memperkenalkan bahasa Blagar, salah satu bahasa “non-Austronesia” yang termasuk rumpun bahasa Timor-Alor-Pantar. Bahasa Blagar ini sebenarnya merupakan suatu kelompok “dialek” yang kini jumlah penuturnya tidak melebihi 10.000 penutur. Dasar kamus ini adalah varietas bahasa Blagar yang digunakan di Pulau Pura, di antara Pulau Alor dan Pantar, khususnya dialek Pura Barat-Daya. Penyusun kamus, Hendrik D.R. Gomang, adalah penutur dialek tersebut dan pemuka masyarakat Pura, sedangkan Hein Steinhauer adalah sedangkan Hein Steinhauer adalah peneliti ahli dari proyek ILDEP (Indonesian Linguistics Development Project) yang pernah lama ditempatkan di Pusat Bahasa (kini Badan Pembinaan dan Pengembangan Bahasa) di Jakarta dan pensiunan dosen pensiunan dosen serta guru besar bahasa (di) Indonesia pada Universitas Leiden dan Universitas Radboud Nijmegen di Belanda.
Rp 150.000 
Detail
Pendidikan
Filsafat Tauhid Ilmu Pengetahuan
Buku ini menjelaskan tentang ilmu pengetahuan yang disertai dengan penjabaran Alquran dan artinya. Buku ini membahas bagaimna kita sepatutnya bersikap (berperilaku) sebagai makhluk (yang diciptakan) ALLAH terhadap semua obyek bio atau nonbio ciptaan ALLAH SWT di alam semesta ini melalui observasi, pikir, dzikir, syukur, eskperimen dan riset untuk memahami dan menguak berbagai fenomena yang tampak maupun yang tersembunyi serta untuk memberi solusi ilmu pengetahuan dan teknologi untuk kepentingan kemaslahatan yang berkelanjutan serta untuk optimasi ibadah manusia kepada Penciptanya.
Rp 75.000 
Detail
Sosiologi
Land, Livelihood, the Economy and the Environment in Indonesia: Essays in Honour of Joan Hardjono
This volume of essays is intended to honour an exceptional, indeed a unique scholar. Joan Hardjono grew up in Sydney and graduated from Sydney University in the mid-1950s. She majored in English and Geography and like most girls in those years who had managed to complete a tertiary degree, she probably expected to embark on a career as a high school teacher in Australia. But no doubt prompted by the spirit of adventure which she has kept throughout her long career, she decided to go to Indonesia as a volunteer teacher. The scheme which brought young Australian graduates to Indonesia at that time was pioneering; it pre-dated the US Peace Corps and several of the participants went on to distinguished academic careers. On the boat from Australia to Indonesia, she met a young Indonesian called Hardjono, who after participating in the struggle against the Dutch in the late 1940s, gained an engineering degree at the Institute of Technology in Bandung, then as now Indonesia’s leading tertiary institute for the study of engineering and technology. Joan was posted to teach in Semarang, the capital of the province of Central Java, and family legend has it that Hardjono used a borrowed motor cycle to pay her frequent visits, bringing with him Javanese delicacies as gifts. Since the late 1980s, Joan has been busy as a consultant to a number of bilateral and multilateral aid agencies. She has retired as a university teacher, but served for several years as an active member of the advisory board of a Bandung-based research organization, AKATIGA. She has also served since its inception in early 2001 on both the Board of Trustees and the Advisory Board of the Jakarta-based research group, The SMERU Research Institute. The editors are pleased that four chapters in this volume have been contributed by staff of these two institutions. Joan continues to be an active member of the SMERU boards, and in her advisory role, she has always stressed that SMERU should focus on what it does best, namely conducting solid research on the problems of poverty, social protection and unemployment, rather than engaging in policy advocacy. She worked very hard editing the institute’s first international publication, Poverty and Social Protection in Indonesia, which was published by the Institute of Southeast Asian Studies in Singapore in 2011. Joan has often regretted the fact that so few Indonesian social scientists publish internationally, and has assisted a number of scholars over the years to turn their research findings into publishable papers in English-language outlets. Like many Indonesians in her age group, Joan has at times been disappointed that the country’s macroeconomic progress over the last four decades has not yet achieved the elusive goal of a just and prosperous society. To friends, she can be at times very critical of the performance of politicians and senior bureaucrats, both during the Suharto era and subsequently. But she would be the last to deny that some progress has been made. She continues to visit Australia on a regular basis, but Bandung remains her home, and she remains steadfast in her love for, and commitment to, the people of Indonesia.
Rp 90.000 
Detail
Keluarga
Go Global Reputation
The Center for Education and Culture Policy Research as one of the working units of the Research and Development Agency, Ministry of Education and Culture, not only must function as a thinker to make internal contributions, but also have global insight. The latter means that as research institutions dealing with education and cultural policy must have global orientation, introduce the qualifications and quality of academic human resources and improve the existence of institutions in the international reputation. One of the requirements to become a global reputable institution is its of researchers in shall publish their works in international journals. This book is a collection of writings of researchers in international journals, ranging from indexed Google Scholar, Copernicus, to Scopus. The collection is a first step to introduce researchers in the Ministry of Education and Culture, as well as an effort to make a globally oriented thinker. Through these published works in international journals, it is hoped that this will further spur researchers to improve their abilities and the quality of their work towards global reputation.
Rp 100.000 
Detail
Percetakan
Key Card, Tempat kunci berbentuk kartu
Tempat untuk kunci berbentuk kartu dengan ukuran 11cm x 16cm 
Rp 2.500 
Detail
Merchandise
Kartu nama
Kartu nama bisa custon dengan gambar atau logo , spesifikasi dengan bahan kertas Artcarton 230 grm+ laminating , ukran 9x5,5cm , cetakan 2 sisi berwarna , sudah dengan box
Rp 45.000 
Detail
Keluarga
Bunga Rampai Pendidikan Keluarga Berwawasan Gender
-
Rp 57.000 
Detail
Sosial & Politik
Asas Moral Politik
Buku ini ditulis untuk para peminat, khususnya peminat mula, filsafat politik. Pembaca akan menelusuri teori-teori yang berbeda mengenai legitimasi politik, dan menangkap tradisi-tradisi intelektual utama yang telah membentuk argumentasi politik di Barat selama beberapa abad terakhir. Berbagai pemikiran itu ditempatkan dalam konteks historis masing-masing, namun fokus utamanya adalah pada penerapannya pada masa kini. Secara tajam, penulis menyoroti bahwa penolakan terhadap proyek Pencerahan yang hendak menata kehidupan sosial secara ilmiah dan mempertahankan kebebasan manusia berdasarkan hak indivindu-tidak laik sama sekali.Tradisi-tradisi utilitarian, Marxis, dan kontrak sosial telah gagal sebagai doktrin politik yang komprehensif, sementara kaum anti -Pencerahan hanya mampu menelanjangi gagasan Pencerahan tahap dini. Bagi penulis, demokrasi adalah teori politik yang paling baik mewujudkan nilai-nilai Pencerahan tahap lanjut.
Rp 70.000 
Detail
Pangan
Tempe Sumber Zat Gizi dan Komponen Bioaktif untuk Kesehatan
Buku ini disusun sebagai salah satu bentuk kebanggaan kami sebagai anak bangsa untuk turut melestarikan tempe sebagai warisan budaya. Penulis berharap semoga buku ini bermanfaat bagi pembaca untuk kembali ke pola makan yang sehat. Buku ini juga akan dijadikan pedoman untuk pembinaan pengrajin tempe agar produk yang dihasilkannya dapat memenuhi standar mutu tempe nasional (SNI) dan standar mutu tempe internasional (Codex).  
Rp 150.000 
Detail
Baca Buku