ipbprinting - Memajukan UKM Indonesia

Buku Pilihan lihat semua
Ilmu Logam...
Teknologi
Rp. 64.000
Teknologi Hasil Ternak...
Teknologi
Rp. 105.000
Kamus Kehutanan...
Kehutanan
Rp. 150.000
Sifat Mekanis Kayu...
Kehutanan
Rp. 95.000
Produksi Bersih...
Kehutanan
Rp. 59.000
Sagu di Lahan Gambut...
Kehutanan
Rp. 55.000
Interpretasi Alam...
Kehutanan
Rp. 30.000
Jamur Berkhasiat Obat...
Kesehatan
Rp. 35.000
Out of Shadow...
Kesehatan
Rp. 59.000
Sosiologi Kesehatan...
Kesehatan
Rp. 55.000
Atlas of Normal Radiography...
Kedokteran Hewan
Rp. 270.000
Go Global Reputation...
Keluarga
Rp. 100.000
Commuter Marriage...
Keluarga
Rp. 55.000
Syariah Islamiyah...
Agama Islam
Rp. 70.000
Islam Apa Adanya...
Agama Islam
Rp. 39.000
Baranangsiang...
Biografi
Rp. 140.000
Pengantar Peluang...
Statistika
Rp. 69.000
Aplikasi Metode SEM-PLS...
Matematika
Rp. 95.000
Pengantar Peluang...
Matematika
Rp. 69.000
Matematika untuk fisika...
Matematika
Rp. 69.000
Pengantar Teori Peluang...
Matematika
Rp. 40.000
Haji Ramah Lingkungan...
Lingkungan
Rp. 55.000
Ekotoksikologi Akuatik...
Lingkungan
Rp. 77.000
Fisika Komputasi...
Fisika
Rp. 60.000
EKOLOGI PAPUA...
Biologi
Rp. 135.000
Biokimia Fisik...
Biologi
Rp. 120.000
Monitoring dan Evaluasi...
Komunikasi
Rp. 55.000
DEMOKRASI DALAM CERMIN...
Sosial & Politik
Rp. 80.000
ASEAN Di Persimpangan Sejarah...
Sosial & Politik
Rp. 55.000
Asas Moral Politik...
Sosial & Politik
Rp. 70.000
Krisis Kebebasan...
Filsafat
Rp. 65.000
Diplomasi Parlemen...
Sosial
Rp. 120.000
Orang Serampas...
Sosial
Rp. 90.000
Data Desa Presisi...
Sosial
Rp. 65.000
Jejak Mimpi anak Negeri...
Pendidikan
Rp. 60.000
Jejak Inspirasi...
Pendidikan
Rp. 47.000
Daun-Daun Berserakan...
Pendidikan
Rp. 135.000
Kratos Minus Demos...
Politik
Rp. 80.000
Malam...
Sastra
Rp. 25.000
Jiwa-Jiwa Mati...
Sastra
Rp. 85.000
Empat Kepak Sayap...
Sastra
Rp. 90.000
Candide...
Sastra
Rp. 65.000
Calon Arang...
Sastra
Rp. 95.000
Bujang Tan Domang...
Sastra
Rp. 85.000
Budaya Minum di Indonesia...
Antropologi
Rp. 195.000
Kain Cinta Tanpa Batas...
Antropologi
Rp. 70.000
Lion Bird...
Anak-Anak
Rp. 35.000
Bird Tree...
Anak-Anak
Rp. 55.000
Kisah Sosiologi...
Sosiologi
Rp. 87.000
Merchandise lihat semua
Jasa Penerbitan lihat semua

IPB Press didirikan pada 6 April 2009 merupakan perusahaan penerbitan dan percetakan dengan badan hukum perseroan terbatas. Dengan paradigma penerbit berbasis universitas, IPB Press senantiasa berupaya dalam mengembangkan literasi, membangunan masyarakat berbasis ilmu pengetahuan, memperluas wawasan masyarakat, mengantisipasi ledakan ilmu pengetahuan, dan mengibarkan bendera perguruan tinggi. Pada tahun 2018 IPB Press mendapatkan penghargaan dari Perpustakaan Nasional Indonesia berupa Anugerah Wajib Serah Tertib Undang-Undang Deposit Tahun 2018 untuk Jenis Karya Cetak Monograf. Dengan semangat nilai korporasi ACTION; advanced, competent, trusted, integrity, optimist, dan never give up, IPB Press menjadi solusi bagi kebutuhan Anda.

Sosial
Robohnya Asuransi Kami: Senjakala AJB Bumiputera 1912 - Jalan Terjal Menjaga Warisan Bangsa [Edisi B
Buku ini menunjukkan konsistensi dan perjuangan penulis menjaga warisan usaha bersama AJB Bumiputera 1912 sebagai asuransi mutual yang telah berumur lebih 100 tahun. Penulis membuka alternatif solusi lain mengembangkan asuransi ini melalui demutualisasi, tetapi tetap memberikan hak dan kedaulatan kepada anggota pemegang polis menentukan apa pun bentuk kelanjutan AJB Bumiputera 1912. Untuk melaksanakan amanat Pasal 33 UUD 1945, penulis tegas meminta pemerintah memperkuat bentuk asuransi dengan dasar hukum UU. Buku yang diperkaya dengan perbandingan bentuk asuransi mutual di berbagai negara dan perkembangannya memperkaya pengetahuan kita. Ternyata Bentuk usaha mutual terbukti tetap eksis dan memiliki daya tahan ketika krisis Indonesia dengan norma konstitusi yang mengamanatkan pembangunan ekonomi yang berasaskan usaha bersama dan kekeluargaan seharusnya tetap menjaga bentuk asuransi mutual ini.
Rp 135.000 
Detail
Kehutanan
Potensi Ekologis dan Pengelolaan Ekosistem Mangrove di Wilayah Pesisir
Buku ini membahas tentang aspek ekologis dan sosial ekonomis ekosistem mangrove, metode analisis pengelolaan ekosistem mangrove yang disertai dengan contoh kasus, dan berbagai bentuk pemanfaatan ekosistem mangrove secara terpadu dan berkelanjutan.
Rp 69.000 
Detail
Pendidikan
Sejarah Perjalanan Institut Pertanian Bogor: Buku IV Kumpulan Perundang-undangan Perguruan Tinggi Pe
-
Rp 150.000 
Detail
Sosial
JKN Dalam Kacamata Pekerja Sektor Informal
JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) adalah program perlindungan dan pelayanan kesehatan yang ditujukan kepada seluruh penduduk Indonesia, termasuk masyarakat miskin, yang berguna sebagai penyangga ekonomi ketika sakit. Di sisi lain, sektor informal terbukti mampu menyerap tenaga kerja terbesar mencapai 58,2% (2018). Dengan karakteristik pekerja sektor informal adalah usaha skala kecil, berteknologi sederhana dan cenderung penghasilan tidak menentu menjadi rentan secara ekonomi. Data Susenas 2018 menemukan masih terdapat 35% pekerja sektor informal belum memiliki jaminan kesehatan, dan 10% di antaranya berada dalam kelompok miskin dan rentan miskin.    Buku ini menyajikan implementasi jaminan kesehatan nasional bagi pekerja sektor informal, dari sisi kepesertaan dan keberlanjutan, dan pemanfaatan layanan kesehatan. Pekerja sektor informal termasuk dalam kategori Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) teridentifikasi sebagai kelompok kepesertaan JKN tidak optimal dalam pembayaran premi. Satu dari lima Peserta PBPU mengaku pernah mengalami tunggakan iuran. Finansial masih menjadi alasan utama terjadinya penunggakan tersebut (Survei Pemanfaatan JKN–LIPI, 2019). Di pihak lain, pemanfaatan jaminan kesehatan sangat dipengaruhi oleh aksesibilitas terhadap layanan kesehatan, seperti jarak dan keberadaan transportasi publik, serta waktu tunggu. Kecenderungan pekerja sektor informal perdesaan lebih rendah dalam pemanfaatan JKN.    Strategi pengoptimalan pemanfaatan jaminan kesehatan nasional yang ditawarkan dalam buku ini melalui pemutakhiran data kependudukan sebagai dasar identitas.  Validasi data kemiskinan mampu meningkatkan cakupan dan keberlanjutan kepesertaan. Tidak kalah penting adalah peran pemerintah daerah, masyarakat, dan penyelenggaraan jaminan sosial (BPJS Kesehatan) dalam berkolaborasi dan bekerjasama guna memberikan perlindungan dan layanan kesehatan masyarakat yang optimal.
Rp 70.000 
Detail
Sosial
Kebijakan dan Strategi Peningkatan Pendapatan Asli Daerah dalam Pembangunan Nasional
Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) merupakan salah satu modal keberhasilan dalam mencapai tujuan pembangunan daerah, karena PAD menentukan kapasitas daerah dalam menjalankan fungsi-fungsi pemerintahan, baik pelayanan publik (public service function), maupun pembangunan (development function). Dari catatan yang ada, ternyata bahwa sampai tahun 2016, rata-rata PAD berdasarkan provinsi hanya mampu mencapai 37,8 persen dari total pendapatan daerah masing-masing. Ini mengindikasikan bahwa sebagian besar daerah belum memperlihatkan kemandiriannya dan masih sangat tergantung pada bantuan dari pusat untuk membiayai segala kewajiban terkait dengan pembangunan dan pemerintahan daerahnya masing-masing. Buku bunga rampai ini menarik karena bukan saja mengupas perkembangan permasalahan, kebijakan dan strategi PAD tetapi juga bagaimana kapasitas daerah dikaitkan dengan capaian pembangunan regional. Selain itu juga, buku ini mengungkapkan hasil penelitian lapangan yang telah dilakukan pada tahun 2016, di mana Provinsi DKI Jakarta, Provinsi Jawa Barat, Kota Bandung dan Kota Tangerang dijadikan sebagai lokus dan fokus pembahasan. Hasil penelitian menemukan bahwa memasuki tahun ke-17 penerapan otonomi daerah di Indonesia, permasalahan yang dihadapi dalam peningkatan PAD relatif masih sama. Umumnya pemerintah daerah belum mampu mengidentifikasi potensi sumber pendapatannya dan sebagian besar daerah masih belum dapat mengoptimalkan penerimaan pajak daerah, retribusi daerah, atau bahkan penerimaan dari hasil kekayaan daerah yang dipisahkan. Selain itu, daerah juga menganggap rendahnya PAD sebagai akibat dari ruang gerak daerah yang terbatas, sementara potensi pendapatan pajak yang besar masih diatur oleh pusat, seperti Pajak Penghasilan dan Pajak Pertambahan Nilai.  Terakhir, kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM), baik dalam kuantitas maupun kualitas dirasakan belum optimal. Buku ini mencoba mengulas beberapa kebijakan dan strategi yang dapat dilakukan daerah untuk mengatasnya.
Rp 70.000 
Detail
Sosiologi
Land, Livelihood, the Economy and the Environment in Indonesia: Essays in Honour of Joan Hardjono
This volume of essays is intended to honour an exceptional, indeed a unique scholar. Joan Hardjono grew up in Sydney and graduated from Sydney University in the mid-1950s. She majored in English and Geography and like most girls in those years who had managed to complete a tertiary degree, she probably expected to embark on a career as a high school teacher in Australia. But no doubt prompted by the spirit of adventure which she has kept throughout her long career, she decided to go to Indonesia as a volunteer teacher. The scheme which brought young Australian graduates to Indonesia at that time was pioneering; it pre-dated the US Peace Corps and several of the participants went on to distinguished academic careers. On the boat from Australia to Indonesia, she met a young Indonesian called Hardjono, who after participating in the struggle against the Dutch in the late 1940s, gained an engineering degree at the Institute of Technology in Bandung, then as now Indonesia’s leading tertiary institute for the study of engineering and technology. Joan was posted to teach in Semarang, the capital of the province of Central Java, and family legend has it that Hardjono used a borrowed motor cycle to pay her frequent visits, bringing with him Javanese delicacies as gifts. Since the late 1980s, Joan has been busy as a consultant to a number of bilateral and multilateral aid agencies. She has retired as a university teacher, but served for several years as an active member of the advisory board of a Bandung-based research organization, AKATIGA. She has also served since its inception in early 2001 on both the Board of Trustees and the Advisory Board of the Jakarta-based research group, The SMERU Research Institute. The editors are pleased that four chapters in this volume have been contributed by staff of these two institutions. Joan continues to be an active member of the SMERU boards, and in her advisory role, she has always stressed that SMERU should focus on what it does best, namely conducting solid research on the problems of poverty, social protection and unemployment, rather than engaging in policy advocacy. She worked very hard editing the institute’s first international publication, Poverty and Social Protection in Indonesia, which was published by the Institute of Southeast Asian Studies in Singapore in 2011. Joan has often regretted the fact that so few Indonesian social scientists publish internationally, and has assisted a number of scholars over the years to turn their research findings into publishable papers in English-language outlets. Like many Indonesians in her age group, Joan has at times been disappointed that the country’s macroeconomic progress over the last four decades has not yet achieved the elusive goal of a just and prosperous society. To friends, she can be at times very critical of the performance of politicians and senior bureaucrats, both during the Suharto era and subsequently. But she would be the last to deny that some progress has been made. She continues to visit Australia on a regular basis, but Bandung remains her home, and she remains steadfast in her love for, and commitment to, the people of Indonesia.
Rp 90.000 
Detail
Pangan
Pemikiran Guru Besar IPB: Tantangan Generasi Muda dalam Pertanian, Pangan, dan Energi
Pertanian menjadi pilar penting penyediaan pangan bagi bangsa kita. Oleh karena itu, buku ini berisikan pemikiran-pemikiran untuk menanamkan kepada generasi muda Indonesia bahwa kita bisa sejahtera dengan membangun pertanian. Pertanian juga dapat berperan dalam menyediakan sumber energi nabati seperti biodiesel yang saat ini masih sangat minim pemanfaatannya.
Rp 105.000 
Detail
Teknologi
Teknologi Pengolahan dan Pemanfaatan Produk Ekstraktif Rempah
Buku Teknologi Pengolahan dan Pemanfaatan Produk Ekstraktif Rempah ini merupakan bagian dari modul ajar mata kuliah Teknologi Pengolahan Bumbu dan Rempah yang diberikan kepada mahasiswa Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Pertanian, IPB. Isi buku ini cukup komprehensif mengenai teknologi pengolahan dan pemanfaatan produk ekstraktif serta didukung oleh temuan informasi yang bermanfaat dari hasil-hasil penelitian. Buku ini dapat digunakan oleh mahasiswa, produsen, maupun masyarakat umum yang memberikan perhatian khusus pada rempah-rempah.  
Rp 110.000 
Detail
Sastra
Laki-laki Bernama Klaus Klump
Seorang laki-laki bernama Klaus Klump ( Um homem: Klaus Klump) adalah sebuah karya penulis Portugis, Goncalo Manuel Tavares, yang berlatar belakang masa perang. Tidak disebutkan di mana, atau kapan terjadinya, penulis hanya memberikan detail tentang kematian, tank, dan peluru. Plotnya sederhana, tetapi kuat: seorang pria dan seorang wanita berada di kota yang terkepung, para prajurit memasuki rumah-rumah dan memperkosa wanita-wanita yang tinggal di sana, munculah perlawanan, dan yang mengakibatkan perang. Tavares menggambarkan pengalaman kemanusiaan yang dialami ribuan orang di masa itu. Klaus Klump, tokoh utamanya, berasal dari  keluarga kaya dan terpandang. Dengan pecahnya perang ia terpaksa mengubah hidupnya secara radikal. Dari seorang penerbit buku, ia menjadi tentara. Buku-buku yang ia terbitkan itu bagaikan bom kecil yang dia luncurkan melawan ekonomi, politik. Dia tahu bahwa untuk bertahan hidup dalam perang, yang terbaik adalah tetap netral, menjadi pengecut, namun ia memilih untuk melawan. Transformasi yang terjadi dalam kehidupannya erat hubungannya dengan dua orang wanita yang dekat dengannya, yaitu Yohana dan Herthe. Tapi suatu kekuatan besarlah yang membatalkan takdirnya. Kisah Klaus Klump adalah protret kehidupan di zaman perang yang bertutur tentang cara orang bertahan hidup, kemenangan atas kemunafikkan dan keinginan untuk melupakan seperti pedang bermata dua. Plot cerita mulai memanas ketika Klaus Klump ditangkap. Sementara itu, Herthe menikah dengan Ortho, seorang perwira tentara, tetapi saudara lelakinya Clako—yang tampil sebagai musisi dipernikahannya, mengancam untuk membunuh pengantin pria. Untuk memanaskannya, Gancalo M. Tavares mengunakan logika-logika yang cerdik dalam gagasannya dalam masa perang dan dalam masa damai, kekuatan dan kelemahan adalah istilah-istilah yang tidak mengenal mobilitas. Emosi kemarahan, fisik dan detail tokoh utama menyatu seperti  mosaik, seperti potongan-potongan laporan berita. Ada juga wawasan dan komentar tentang takdir, bahasa, masa damai dan masa perang yang berujung pada akhir yang ironis yang akan mendorong pembaca untuk mempertanyakan nilai-nilai dan transformasi karakter-karakternya.
Rp 75.000 
Detail
Kesehatan
Sehat Herbal untuk Lansia
Buku ini berisi mengenai macam-macam tanaman obat dan bagaimana meraciknya dalam beberapa penyakit yang sering menyerang lansia. Selain cara meraciknya, informasi dari beberapa jenis tanaman herbal pun disajikan beserta efek farmakologisnya.
Rp 45.000 
Detail
Sastra
Jiwa-Jiwa Mati
Jiwa-jiwa menggambarkan akal licik pegawai yang ambisius guna memperoleh keuntungan dari hasil manipulasi dan korupsi. Sindiran yang terbungkus rapi dalam humor, bagaikan pisau bedah yang menyayat borok nafsu tamak manusia serakah, tapi penyampaiannya mengundang bius senyum pembaca.
Rp 85.000 
Detail
Biografi
Jali Merah: Dari berbagai tuturan biografis Gunawan Wiradi
Gunawan Wiradi has long been an internationally known researcher on agrarian change, agrarian politics, and agrarian social science in Indonesia and a leading voice for agrarian reform. Among some communities of intellectuals and activists, his name is legendary, associated with rigorous, foundational, and ethical research and teaching. Perhaps more than anyone in or outside Indonesia, Gunawan Wiradi has focused his scholarly and activist attention on the continuing inequities in land distribution in Java. He has been committed to finding agrarian reform mechanism that will help the rural poor. Nancy Lee Peluso, Professor and Chair, Division of Society and Environment, University of California, Berkeley Mr. Gunawan Wiradi an Indonesian leading intellectual who has great experience and ample knowledge about the problems related to the agrarian reform. He was giving a great and lifetime contribution to the development of study on agrarian problems in Indonesia. Hiroyoshi Kano, D. Ec, Professor of the Institute of Oriental Culture, University of Tokyo For more than four decades, Gunawan Wiradi has been at the forefront of efforts to bring about greater social and economic justice in Indonesia through agrarian reform. Through his incisive and courageous writings and practical engagements, he kept the flame and the promise of agrarian reform alive during an extremely repressive phase of Indonesia history. Just as he played a formative role for my generation of student, in the 1990s, Gunawan Wiradi was also a major source of inspiration for a new generation of younger scholars and activists, helping to reignite interest in agrarian reform. Gillian Hart, Professor of Geography and Chair of Development Studies, University of California, Berkeley I have known him for more than four decades and have always admired his endeavours to highlight a wide variety of agrarian issues both in his scholarly studies as well as in the public domain. His outstanding contribution in academic meetings (conference, workshop as well as class room teaching) are paralleled by his dedication to reach out to a wider audience which led him to share his scholarly expertise with the staff of NGOs. All these efforts have added to his widely acclaimed reputation as a public intellectual. Jan Breeman, Profesor Emeritus and Fellow of the Amsterdam School for Social Science Research GWR seorang aktivis dan pejuang tulen. Sebagai seorang pejuang, api semangat yang menyala menerangi orang-orang di sekelilingnya termasuk saya sebagai pemula. Dalam dunia kita sekarang, hampir tidak pernah saya menemukan seorang akademisi sekaligus pejuang sejati seperti itu. Saiful Bahari, Aktivis Reforma Agraria
Rp 160.000 
Detail
Politik
Dinamika pola pengawasan dana otonomi khusus dan istimewa
Buku  bunga rampai ini merupakan hasil kajian Tim Otonomi Daerah Pusat Penelitian Politik (P2P) LIPI yang dilakukan selama tahun 2017.  Kajian yang berjudul Dinamika Pengawasan Dana Otonomi Khusus dan Istimewa merupakan kelanjutan dari kajian sebelumnya (2016), yaitu Politik Pengelolaan Dana Otonomi Khusus dan Istimewa. Hasil kajian tahun 2017 menunjukkan bahwa aspek pengawasan menjadi poin penting dalam pengelolaan dana otonomi khusus (otsus) dan istimewa.  Pelaksanaan pengawasan yang berlangsung di Aceh, Papua, dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) cenderung kurang efektif. Ketiga daerah tersebut meskipun telah mendapatkan dana otsus dan istimewa, realitasnya pengawasan yang dilakukan oleh lembaga-lembaga pengawas yang ada baik di pusat, di daerah maupun oleh civil society belum signifikan. Hal ini disebabkan oleh beberapa hal krusial, yaitu pertama, faktor kapasitas kelembagaan, terutama pemerintah pusat sebagai pihak pengawas masih lemah; kedua, instrument pengendalian yang mengatur soal pengawasan pemerintah pusat terhadap pemerintah daerah masih belum jelas; ketiga kuatnya kepentingan politik elite, baik pusat maupun daerah; dan keempat aspek lokalitas yang berlaku di daerah otsus dan istimewa turut pula mempengaruhi kualitas dan dinamika pengawasan yang terjadi. Melalui buku bunga rampai ini, penting untuk mengkaji secara mendalam mengenai pengawasan dana otsus dan istimewa mengingat pengawasan yang berlaku sejak dana otsus digelontorkan sampai saat ini masih bersifat pemeriksaan bukan pengawasan. Pemeriksaan dilakukan lebih kepada pemeriksaan teknis bukan substansi. Padahal, pemeriksaan dan pengawasan yang substansial yang mengacu pada master plan dana otsus dan istimewa sangat diperlukan.  Ini penting mengingat dana otsus Papua tidak lama lagi akan berakhir dan demikian pula dengan dana otsus Aceh. Sementara itu, untuk dana istimewa DIY meskipun baru beberapa tahun dilaksanakan, tetap memerlukan pengawasan yang efektif. Kajian dalam buku ini merupakan hasil studi kualitatif yang dilakukan melalui penelitian lapangan, Focus Group Discussion (FG), dan studi literatur. Buku bunga rampai ini diharapkan dapat memberikan masukan bagi stakehiolders terkait seperti Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah dan lembaga-lembaga pengawas sehingga percepatan efektivitas pengelolaan dana otsus dan istimewa bisa segera terwujud dan bisa berdampak positif terhadap pembangunan pada umumnya dan kesejahteraan masyarakat lokal pada khususnya
Rp 85.000 
Detail
Matematika
Matematika Statistika dan Ekonometrika dalam Analisis Model-model Ekonomi
Buku ini diperuntukan bagi mahasiswa tingkat akhir yang ingin melihat bagaimana memadukan matematika, statistika, dan ekonometrika dalam analisis ekonomi. Terlebih lagi, buku ini semakin meningkat pemakaiannya akibat kemajuan alat komputerisasi, khususnya yang ingin menyusundan mengkaji model ekonomi kuantitatif. Juga bagi mahasiswa pascasarjana yang ingin mengetahui bagaimana alat pembantu matematika, statistika, dan ekonometrika sebagai bahasa analisis.
Rp 69.000 
Detail
Merchandise
Kartu Tap-cash atau E-money
Beli 1 = 2 fungsi bisa di cetak untuk Id card dan tap pembayaran Jalan toll , parkir , belanja dll , ukuran 8,5 x 5,5 cm ukuran sama seperti Kartu ATM
Rp 85.000 
Detail
Kesehatan
Out of Shadow
-
Rp 59.000 
Detail
Anak-Anak
Seri Buku Anak GPS; BAM!!
Farhan sedang bermain di kamarnya tiba - tiba dia mendengar suara gaduh. Apakah... atau siapakah yang membuat suara itu?
Rp 30.000 
Detail
Sastra
Keadilan Jender : Perspektif Feminis Muslim dalam Sastra Timur Tengah
Mengkaji feminisme dalam perspektif Islam sangat menarik. Dengan jelas dan rinci, penulis menggambarkan tahapan dalam perkembangan gerakan feminisme di Eropa, Amerika, dilengkapi dengan kondisi di Dunia Arap Muslim. Free Hearty melukiskan bagaimana tokoh perempuan dalam ketiga karya sastra, berjuang dan berusaha keluar dari cengkraman budaya patriaki dan tradisi. Terkadang hambatan datang bukan hanya dari tokoh laki-laki tetapi justru dari perempuan lain, bahkan ibu sendiri. Yang menarik adalah kesimpulan kajian itu; dalam karya Saadawi dan Ghalem yang mengangkat pertentangan antara ideologi feminisme dan patriarki, pengarang malahan terjebak dalam sikap yang mensubordinasi perempuan di bawah kekuasaan laku-laki (feminis korban). Sebaliknya, karya Mahfoudz yang sebenarnya hanya ingin mengungkapkan masalah keadilan dan kemanusiaan, justru sangat kental mengungkap potensi perempuan yang tegas, tegar dan rasional dalam menghadapi hidup (feminisme kekuasaan). 
Rp 85.000 
Detail
Pendidikan
Membangun Gerakan Antikorupsi
Korupsi di Indonesia sudah sampai ke tahap ke yang sangat membahayakan dan perlu dikendalilkan dengan melibatkan seluruh komponen bangsa. Jika kita memperhatikan media massa dan media sosial, berbagai macam kasus korupsi terjadi di Negara kita tercinta mulai dari yang besar, sedang hingga kasus kecil terjadi tahun demi tahun secara terus menerus tanpa bisa dihentikan. Hukuman yang ringan menjadi penyebab utama para koruptor tetap saja menjalankan aksinya. Hukum yang diandalkan juga belum mampu bekerja maksimal, berbagai kasus korupsi kebanyakan tidak menghasilkan hukuman yang membuat jera para pelaku/tersangka korupsi. hal ini dikarenakan pelaku kebanyakan didominasi oleh pejabat negara dan orang dari kalangan atas. Kasus korupsi di negara kita melibatkan berbagai kalangan mulai anggota DPR, oknum kepolisian, TNI, dan oknum Menteri, oknum Kejaksaan, oknum partai politik, oknum kepala daerah, dan masih banyak lagi sehingga korupsi harus diposisikan sebagai musuh bersama (public enemy) yang harus diberantas bersama dengan melibatkan seluruh komponen bangsa. Memperhatikan kondisi tersebut di atas, maka para Guru Besar bersama seluruh komponen bangsa haruslah mengambil peran penting dan strategis untuk mengatasi masalah korupsi. Salah satu langkah startegis yang bisa dilakukan selain merancang sistem yang bersih juga melibatkan dan mendidik generasi muda kita khususnya mahasiswa yang dalam beberapa tahun ke depan berperan penting dalam pembangunan bangsa kita. Kita sangat berharap agar melalui gerakan Antikorupsi, cita-cita bangsa kita untuk mencapai masyarakat adil dan makmur dapat kita wujudkan dalam waktu yang tidak terlalu lama.
Rp 105.000 
Detail
Antropologi
Kacang Tidak Lupa Kulitnya: Identitas Gumay, Islam, dan Merantau di Sumatra Selatan
Buku ini merupakan studi etnografis mengenai masyarakat Gumay Sumatera Selatan di Indonesia. Buku ini menelaah bagaimana orang Gumay mendefinisikan identitasnya dalam konteks perubahan sosial dan politik dan tentang proses kontestasi dan negosiasi identitas Gumay. Kajian antropologi ini berdasar dari riset lapangan selama dua tahundi tengah masyarakat.  Gumay adalah salah satu dari sejumlah kelompok etnik berbahasa Melayu yang tinggal di dataran tinggi Sumatera Selatan yang tradisinya relatif masih tidak diketahui bukan saja oleh para peneliti melainkan juga orang Indonesia umumnya. Kelompok etnik seperti Kikim, Basemah, Semendo dan Lintang adalah penghuni dataran tinggi berbahasa Melayu ini. Cara produksi utama mereka adalah bercocok tanam, khususnya kopi dan karet. Islam adalah agama yang mengatur adat siklus kehidupan mereka, namun sejumlah ritual atau sedekah memperingati leluhur masih juga dipraktikkan.                 Buku ini bertujuan untuk menelaah pentingnya keberlangsungan ritual asal-usul Gumay dalam konteks perubahan sosial yang cepat. Generasi muda orang Gumay berkeinginan untuk menjadi warga negara kelas menengah dan menetap di perkotaan. Kekuatan praktik ritual asal-usul Gumay terletak pada kenyataan bahwa generasi yang lebih muda masih mengaitkan kesuksesan dan kesulitan mereka di perkotaan dengan leluhur mereka. Untuk memperoleh rezeki atau saat mengalami kesulitan di kota atau lokasi merantau, generasi baru Gumay kembali ke tempat asal untuk melaksanakan kewajiban sedekah sebagai bukti mengingat asal mereka. Lingkungan sosial yang berubah dengan cepat di dataran tinggi Sumatera Selatan berkontribusi pada praktik dan kesinambungan ritual asal-usul Gumay dan menjadikan orang Gumay tetap menjaga identitas mereka yang khas.
Rp 150.000 
Detail
Sosial
Instrumen Memahami Desa
Buku ini memaparkan instrumen yang dianggap krusial untuk digunakan dalam memahami desa dengan tujuan akhir yaitu mampu menggali data yang nantinya dapat digunakan dalam mengevaluasi dan memberikan masukan untuk pembangunan desa yang berkelanjutan. Dalam pemaparannya buku ini secara garis besar memberikan pemaparan mengenai pengertian, tujuan, dan manfaat dari implementasi instrumen yang kemudian selanjutnya buku ini juga memaparkan langkah teknis serta contoh pertanyaan yang dapat di implementasi di lapangan. Terakhir buku ini juga menyajikan contoh output dari masing-masing instrumen agar memudahkan pihak-pihak yang ingin mengimplementasikan instrumen ini. Secara garis besar buku ini menyajikan instrumen yang mampu mengidentifikasi empat hal, yaitu latar belakang dan kondisi eksisting desa, stakeholder yang mampu bekerja sama dengan masyarakat desa, potensi dan masalah yang dihadapi desa, serta penyusunan program untuk mengatasi masalah dalam upaya pembangunan desa yang berkelanjutan.
Rp 45.000 
Detail
Pemasaran
Kiat Sukses Seorang Pemasar Bank
Buku ini ditujukan untuk semua orang yang akan dan sudah menjadi pemasar di bank serta dapat memberikan inspirasi bagi mereka yang ti dak berkerja di bank, baik di bisnis ritel, manufaktur, maupun unit usaha yang berhubungan erat dengan kemasan dimensi kualitas layanan.
Rp 59.000 
Detail
Sosial & Politik
DEMOKRASI DALAM CERMIN
Demokrasi Dalam Cermin: Politik Akar Rumput dan Reformasi di Amerika Serikat
Rp 80.000 
Detail
Sosial
Bisnis Ingkar Janji: Alternatif Penyelesaian Sengketa Asuransi [Edisi Berwarna]
Perjanjian bisnis, apapun jenis usahanya, mempunyai potensi kesalahpahaman yang dapat berakibat sengketa antara pihak yang membuat perjanjian tersebut, tidak terkecuali perjanjian asuransi. Buku ini tidak hanya membahas penyelesaian asuransi secara formal maupun Alternatif Penyelesaian Sengketa (Alternative Dispute Resolution), akan tetapi membahas pula penyelesaian asuransi dalam perspektif perlindungan konsumen di Indonesia. Hadirnya buku yang berjudul Bisnis Ingkar Janji: Alternatif Penyelesaian Sengketa Asuransi dapat memberikan wawasan, baik kepada masyarakat konsumen, pelaku usaha asuransi, maupun pemangku kepentingan lainnya. Untuk mengenal penyelesaian permasalahan asuransi di Indonesia serta untuk meningkatkan perhatian terhadap perlindungan konsumen dalam industri asuransi.
Rp 150.000 
Detail
Sosial
Robohnya Asuransi Kami: Senjakala AJB Bumiputera 1912 - Jalan Terjal Menjaga Warisan Bangsa [Edisi B
Buku ini menunjukkan konsistensi dan perjuangan penulis menjaga warisan usaha bersama AJB Bumiputera 1912 sebagai asuransi mutual yang telah berumur lebih 100 tahun. Penulis membuka alternatif solusi lain mengembangkan asuransi ini melalui demutualisasi, tetapi tetap memberikan hak dan kedaulatan kepada anggota pemegang polis menentukan apa pun bentuk kelanjutan AJB Bumiputera 1912. Untuk melaksanakan amanat Pasal 33 UUD 1945, penulis tegas meminta pemerintah memperkuat bentuk asuransi dengan dasar hukum UU. Buku yang diperkaya dengan perbandingan bentuk asuransi mutual di berbagai negara dan perkembangannya memperkaya pengetahuan kita. Ternyata Bentuk usaha mutual terbukti tetap eksis dan memiliki daya tahan ketika krisis Indonesia dengan norma konstitusi yang mengamanatkan pembangunan ekonomi yang berasaskan usaha bersama dan kekeluargaan seharusnya tetap menjaga bentuk asuransi mutual ini.
Rp 135.000 
Detail
Kehutanan
Potensi Ekologis dan Pengelolaan Ekosistem Mangrove di Wilayah Pesisir
Buku ini membahas tentang aspek ekologis dan sosial ekonomis ekosistem mangrove, metode analisis pengelolaan ekosistem mangrove yang disertai dengan contoh kasus, dan berbagai bentuk pemanfaatan ekosistem mangrove secara terpadu dan berkelanjutan.
Rp 69.000 
Detail
Pendidikan
Sejarah Perjalanan Institut Pertanian Bogor: Buku IV Kumpulan Perundang-undangan Perguruan Tinggi Pe
-
Rp 150.000 
Detail
Sosial
JKN Dalam Kacamata Pekerja Sektor Informal
JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) adalah program perlindungan dan pelayanan kesehatan yang ditujukan kepada seluruh penduduk Indonesia, termasuk masyarakat miskin, yang berguna sebagai penyangga ekonomi ketika sakit. Di sisi lain, sektor informal terbukti mampu menyerap tenaga kerja terbesar mencapai 58,2% (2018). Dengan karakteristik pekerja sektor informal adalah usaha skala kecil, berteknologi sederhana dan cenderung penghasilan tidak menentu menjadi rentan secara ekonomi. Data Susenas 2018 menemukan masih terdapat 35% pekerja sektor informal belum memiliki jaminan kesehatan, dan 10% di antaranya berada dalam kelompok miskin dan rentan miskin.    Buku ini menyajikan implementasi jaminan kesehatan nasional bagi pekerja sektor informal, dari sisi kepesertaan dan keberlanjutan, dan pemanfaatan layanan kesehatan. Pekerja sektor informal termasuk dalam kategori Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) teridentifikasi sebagai kelompok kepesertaan JKN tidak optimal dalam pembayaran premi. Satu dari lima Peserta PBPU mengaku pernah mengalami tunggakan iuran. Finansial masih menjadi alasan utama terjadinya penunggakan tersebut (Survei Pemanfaatan JKN–LIPI, 2019). Di pihak lain, pemanfaatan jaminan kesehatan sangat dipengaruhi oleh aksesibilitas terhadap layanan kesehatan, seperti jarak dan keberadaan transportasi publik, serta waktu tunggu. Kecenderungan pekerja sektor informal perdesaan lebih rendah dalam pemanfaatan JKN.    Strategi pengoptimalan pemanfaatan jaminan kesehatan nasional yang ditawarkan dalam buku ini melalui pemutakhiran data kependudukan sebagai dasar identitas.  Validasi data kemiskinan mampu meningkatkan cakupan dan keberlanjutan kepesertaan. Tidak kalah penting adalah peran pemerintah daerah, masyarakat, dan penyelenggaraan jaminan sosial (BPJS Kesehatan) dalam berkolaborasi dan bekerjasama guna memberikan perlindungan dan layanan kesehatan masyarakat yang optimal.
Rp 70.000 
Detail
Sosial
Kebijakan dan Strategi Peningkatan Pendapatan Asli Daerah dalam Pembangunan Nasional
Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) merupakan salah satu modal keberhasilan dalam mencapai tujuan pembangunan daerah, karena PAD menentukan kapasitas daerah dalam menjalankan fungsi-fungsi pemerintahan, baik pelayanan publik (public service function), maupun pembangunan (development function). Dari catatan yang ada, ternyata bahwa sampai tahun 2016, rata-rata PAD berdasarkan provinsi hanya mampu mencapai 37,8 persen dari total pendapatan daerah masing-masing. Ini mengindikasikan bahwa sebagian besar daerah belum memperlihatkan kemandiriannya dan masih sangat tergantung pada bantuan dari pusat untuk membiayai segala kewajiban terkait dengan pembangunan dan pemerintahan daerahnya masing-masing. Buku bunga rampai ini menarik karena bukan saja mengupas perkembangan permasalahan, kebijakan dan strategi PAD tetapi juga bagaimana kapasitas daerah dikaitkan dengan capaian pembangunan regional. Selain itu juga, buku ini mengungkapkan hasil penelitian lapangan yang telah dilakukan pada tahun 2016, di mana Provinsi DKI Jakarta, Provinsi Jawa Barat, Kota Bandung dan Kota Tangerang dijadikan sebagai lokus dan fokus pembahasan. Hasil penelitian menemukan bahwa memasuki tahun ke-17 penerapan otonomi daerah di Indonesia, permasalahan yang dihadapi dalam peningkatan PAD relatif masih sama. Umumnya pemerintah daerah belum mampu mengidentifikasi potensi sumber pendapatannya dan sebagian besar daerah masih belum dapat mengoptimalkan penerimaan pajak daerah, retribusi daerah, atau bahkan penerimaan dari hasil kekayaan daerah yang dipisahkan. Selain itu, daerah juga menganggap rendahnya PAD sebagai akibat dari ruang gerak daerah yang terbatas, sementara potensi pendapatan pajak yang besar masih diatur oleh pusat, seperti Pajak Penghasilan dan Pajak Pertambahan Nilai.  Terakhir, kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM), baik dalam kuantitas maupun kualitas dirasakan belum optimal. Buku ini mencoba mengulas beberapa kebijakan dan strategi yang dapat dilakukan daerah untuk mengatasnya.
Rp 70.000 
Detail
Sosiologi
Land, Livelihood, the Economy and the Environment in Indonesia: Essays in Honour of Joan Hardjono
This volume of essays is intended to honour an exceptional, indeed a unique scholar. Joan Hardjono grew up in Sydney and graduated from Sydney University in the mid-1950s. She majored in English and Geography and like most girls in those years who had managed to complete a tertiary degree, she probably expected to embark on a career as a high school teacher in Australia. But no doubt prompted by the spirit of adventure which she has kept throughout her long career, she decided to go to Indonesia as a volunteer teacher. The scheme which brought young Australian graduates to Indonesia at that time was pioneering; it pre-dated the US Peace Corps and several of the participants went on to distinguished academic careers. On the boat from Australia to Indonesia, she met a young Indonesian called Hardjono, who after participating in the struggle against the Dutch in the late 1940s, gained an engineering degree at the Institute of Technology in Bandung, then as now Indonesia’s leading tertiary institute for the study of engineering and technology. Joan was posted to teach in Semarang, the capital of the province of Central Java, and family legend has it that Hardjono used a borrowed motor cycle to pay her frequent visits, bringing with him Javanese delicacies as gifts. Since the late 1980s, Joan has been busy as a consultant to a number of bilateral and multilateral aid agencies. She has retired as a university teacher, but served for several years as an active member of the advisory board of a Bandung-based research organization, AKATIGA. She has also served since its inception in early 2001 on both the Board of Trustees and the Advisory Board of the Jakarta-based research group, The SMERU Research Institute. The editors are pleased that four chapters in this volume have been contributed by staff of these two institutions. Joan continues to be an active member of the SMERU boards, and in her advisory role, she has always stressed that SMERU should focus on what it does best, namely conducting solid research on the problems of poverty, social protection and unemployment, rather than engaging in policy advocacy. She worked very hard editing the institute’s first international publication, Poverty and Social Protection in Indonesia, which was published by the Institute of Southeast Asian Studies in Singapore in 2011. Joan has often regretted the fact that so few Indonesian social scientists publish internationally, and has assisted a number of scholars over the years to turn their research findings into publishable papers in English-language outlets. Like many Indonesians in her age group, Joan has at times been disappointed that the country’s macroeconomic progress over the last four decades has not yet achieved the elusive goal of a just and prosperous society. To friends, she can be at times very critical of the performance of politicians and senior bureaucrats, both during the Suharto era and subsequently. But she would be the last to deny that some progress has been made. She continues to visit Australia on a regular basis, but Bandung remains her home, and she remains steadfast in her love for, and commitment to, the people of Indonesia.
Rp 90.000 
Detail
Pangan
Pemikiran Guru Besar IPB: Tantangan Generasi Muda dalam Pertanian, Pangan, dan Energi
Pertanian menjadi pilar penting penyediaan pangan bagi bangsa kita. Oleh karena itu, buku ini berisikan pemikiran-pemikiran untuk menanamkan kepada generasi muda Indonesia bahwa kita bisa sejahtera dengan membangun pertanian. Pertanian juga dapat berperan dalam menyediakan sumber energi nabati seperti biodiesel yang saat ini masih sangat minim pemanfaatannya.
Rp 105.000 
Detail
Teknologi
Teknologi Pengolahan dan Pemanfaatan Produk Ekstraktif Rempah
Buku Teknologi Pengolahan dan Pemanfaatan Produk Ekstraktif Rempah ini merupakan bagian dari modul ajar mata kuliah Teknologi Pengolahan Bumbu dan Rempah yang diberikan kepada mahasiswa Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Pertanian, IPB. Isi buku ini cukup komprehensif mengenai teknologi pengolahan dan pemanfaatan produk ekstraktif serta didukung oleh temuan informasi yang bermanfaat dari hasil-hasil penelitian. Buku ini dapat digunakan oleh mahasiswa, produsen, maupun masyarakat umum yang memberikan perhatian khusus pada rempah-rempah.  
Rp 110.000 
Detail
Sastra
Laki-laki Bernama Klaus Klump
Seorang laki-laki bernama Klaus Klump ( Um homem: Klaus Klump) adalah sebuah karya penulis Portugis, Goncalo Manuel Tavares, yang berlatar belakang masa perang. Tidak disebutkan di mana, atau kapan terjadinya, penulis hanya memberikan detail tentang kematian, tank, dan peluru. Plotnya sederhana, tetapi kuat: seorang pria dan seorang wanita berada di kota yang terkepung, para prajurit memasuki rumah-rumah dan memperkosa wanita-wanita yang tinggal di sana, munculah perlawanan, dan yang mengakibatkan perang. Tavares menggambarkan pengalaman kemanusiaan yang dialami ribuan orang di masa itu. Klaus Klump, tokoh utamanya, berasal dari  keluarga kaya dan terpandang. Dengan pecahnya perang ia terpaksa mengubah hidupnya secara radikal. Dari seorang penerbit buku, ia menjadi tentara. Buku-buku yang ia terbitkan itu bagaikan bom kecil yang dia luncurkan melawan ekonomi, politik. Dia tahu bahwa untuk bertahan hidup dalam perang, yang terbaik adalah tetap netral, menjadi pengecut, namun ia memilih untuk melawan. Transformasi yang terjadi dalam kehidupannya erat hubungannya dengan dua orang wanita yang dekat dengannya, yaitu Yohana dan Herthe. Tapi suatu kekuatan besarlah yang membatalkan takdirnya. Kisah Klaus Klump adalah protret kehidupan di zaman perang yang bertutur tentang cara orang bertahan hidup, kemenangan atas kemunafikkan dan keinginan untuk melupakan seperti pedang bermata dua. Plot cerita mulai memanas ketika Klaus Klump ditangkap. Sementara itu, Herthe menikah dengan Ortho, seorang perwira tentara, tetapi saudara lelakinya Clako—yang tampil sebagai musisi dipernikahannya, mengancam untuk membunuh pengantin pria. Untuk memanaskannya, Gancalo M. Tavares mengunakan logika-logika yang cerdik dalam gagasannya dalam masa perang dan dalam masa damai, kekuatan dan kelemahan adalah istilah-istilah yang tidak mengenal mobilitas. Emosi kemarahan, fisik dan detail tokoh utama menyatu seperti  mosaik, seperti potongan-potongan laporan berita. Ada juga wawasan dan komentar tentang takdir, bahasa, masa damai dan masa perang yang berujung pada akhir yang ironis yang akan mendorong pembaca untuk mempertanyakan nilai-nilai dan transformasi karakter-karakternya.
Rp 75.000 
Detail
Kesehatan
Sehat Herbal untuk Lansia
Buku ini berisi mengenai macam-macam tanaman obat dan bagaimana meraciknya dalam beberapa penyakit yang sering menyerang lansia. Selain cara meraciknya, informasi dari beberapa jenis tanaman herbal pun disajikan beserta efek farmakologisnya.
Rp 45.000 
Detail
Sastra
Jiwa-Jiwa Mati
Jiwa-jiwa menggambarkan akal licik pegawai yang ambisius guna memperoleh keuntungan dari hasil manipulasi dan korupsi. Sindiran yang terbungkus rapi dalam humor, bagaikan pisau bedah yang menyayat borok nafsu tamak manusia serakah, tapi penyampaiannya mengundang bius senyum pembaca.
Rp 85.000 
Detail
Biografi
Jali Merah: Dari berbagai tuturan biografis Gunawan Wiradi
Gunawan Wiradi has long been an internationally known researcher on agrarian change, agrarian politics, and agrarian social science in Indonesia and a leading voice for agrarian reform. Among some communities of intellectuals and activists, his name is legendary, associated with rigorous, foundational, and ethical research and teaching. Perhaps more than anyone in or outside Indonesia, Gunawan Wiradi has focused his scholarly and activist attention on the continuing inequities in land distribution in Java. He has been committed to finding agrarian reform mechanism that will help the rural poor. Nancy Lee Peluso, Professor and Chair, Division of Society and Environment, University of California, Berkeley Mr. Gunawan Wiradi an Indonesian leading intellectual who has great experience and ample knowledge about the problems related to the agrarian reform. He was giving a great and lifetime contribution to the development of study on agrarian problems in Indonesia. Hiroyoshi Kano, D. Ec, Professor of the Institute of Oriental Culture, University of Tokyo For more than four decades, Gunawan Wiradi has been at the forefront of efforts to bring about greater social and economic justice in Indonesia through agrarian reform. Through his incisive and courageous writings and practical engagements, he kept the flame and the promise of agrarian reform alive during an extremely repressive phase of Indonesia history. Just as he played a formative role for my generation of student, in the 1990s, Gunawan Wiradi was also a major source of inspiration for a new generation of younger scholars and activists, helping to reignite interest in agrarian reform. Gillian Hart, Professor of Geography and Chair of Development Studies, University of California, Berkeley I have known him for more than four decades and have always admired his endeavours to highlight a wide variety of agrarian issues both in his scholarly studies as well as in the public domain. His outstanding contribution in academic meetings (conference, workshop as well as class room teaching) are paralleled by his dedication to reach out to a wider audience which led him to share his scholarly expertise with the staff of NGOs. All these efforts have added to his widely acclaimed reputation as a public intellectual. Jan Breeman, Profesor Emeritus and Fellow of the Amsterdam School for Social Science Research GWR seorang aktivis dan pejuang tulen. Sebagai seorang pejuang, api semangat yang menyala menerangi orang-orang di sekelilingnya termasuk saya sebagai pemula. Dalam dunia kita sekarang, hampir tidak pernah saya menemukan seorang akademisi sekaligus pejuang sejati seperti itu. Saiful Bahari, Aktivis Reforma Agraria
Rp 160.000 
Detail
Politik
Dinamika pola pengawasan dana otonomi khusus dan istimewa
Buku  bunga rampai ini merupakan hasil kajian Tim Otonomi Daerah Pusat Penelitian Politik (P2P) LIPI yang dilakukan selama tahun 2017.  Kajian yang berjudul Dinamika Pengawasan Dana Otonomi Khusus dan Istimewa merupakan kelanjutan dari kajian sebelumnya (2016), yaitu Politik Pengelolaan Dana Otonomi Khusus dan Istimewa. Hasil kajian tahun 2017 menunjukkan bahwa aspek pengawasan menjadi poin penting dalam pengelolaan dana otonomi khusus (otsus) dan istimewa.  Pelaksanaan pengawasan yang berlangsung di Aceh, Papua, dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) cenderung kurang efektif. Ketiga daerah tersebut meskipun telah mendapatkan dana otsus dan istimewa, realitasnya pengawasan yang dilakukan oleh lembaga-lembaga pengawas yang ada baik di pusat, di daerah maupun oleh civil society belum signifikan. Hal ini disebabkan oleh beberapa hal krusial, yaitu pertama, faktor kapasitas kelembagaan, terutama pemerintah pusat sebagai pihak pengawas masih lemah; kedua, instrument pengendalian yang mengatur soal pengawasan pemerintah pusat terhadap pemerintah daerah masih belum jelas; ketiga kuatnya kepentingan politik elite, baik pusat maupun daerah; dan keempat aspek lokalitas yang berlaku di daerah otsus dan istimewa turut pula mempengaruhi kualitas dan dinamika pengawasan yang terjadi. Melalui buku bunga rampai ini, penting untuk mengkaji secara mendalam mengenai pengawasan dana otsus dan istimewa mengingat pengawasan yang berlaku sejak dana otsus digelontorkan sampai saat ini masih bersifat pemeriksaan bukan pengawasan. Pemeriksaan dilakukan lebih kepada pemeriksaan teknis bukan substansi. Padahal, pemeriksaan dan pengawasan yang substansial yang mengacu pada master plan dana otsus dan istimewa sangat diperlukan.  Ini penting mengingat dana otsus Papua tidak lama lagi akan berakhir dan demikian pula dengan dana otsus Aceh. Sementara itu, untuk dana istimewa DIY meskipun baru beberapa tahun dilaksanakan, tetap memerlukan pengawasan yang efektif. Kajian dalam buku ini merupakan hasil studi kualitatif yang dilakukan melalui penelitian lapangan, Focus Group Discussion (FG), dan studi literatur. Buku bunga rampai ini diharapkan dapat memberikan masukan bagi stakehiolders terkait seperti Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah dan lembaga-lembaga pengawas sehingga percepatan efektivitas pengelolaan dana otsus dan istimewa bisa segera terwujud dan bisa berdampak positif terhadap pembangunan pada umumnya dan kesejahteraan masyarakat lokal pada khususnya
Rp 85.000 
Detail
Matematika
Matematika Statistika dan Ekonometrika dalam Analisis Model-model Ekonomi
Buku ini diperuntukan bagi mahasiswa tingkat akhir yang ingin melihat bagaimana memadukan matematika, statistika, dan ekonometrika dalam analisis ekonomi. Terlebih lagi, buku ini semakin meningkat pemakaiannya akibat kemajuan alat komputerisasi, khususnya yang ingin menyusundan mengkaji model ekonomi kuantitatif. Juga bagi mahasiswa pascasarjana yang ingin mengetahui bagaimana alat pembantu matematika, statistika, dan ekonometrika sebagai bahasa analisis.
Rp 69.000 
Detail
Merchandise
Kartu Tap-cash atau E-money
Beli 1 = 2 fungsi bisa di cetak untuk Id card dan tap pembayaran Jalan toll , parkir , belanja dll , ukuran 8,5 x 5,5 cm ukuran sama seperti Kartu ATM
Rp 85.000 
Detail
Kesehatan
Out of Shadow
-
Rp 59.000 
Detail
Anak-Anak
Seri Buku Anak GPS; BAM!!
Farhan sedang bermain di kamarnya tiba - tiba dia mendengar suara gaduh. Apakah... atau siapakah yang membuat suara itu?
Rp 30.000 
Detail
Sastra
Keadilan Jender : Perspektif Feminis Muslim dalam Sastra Timur Tengah
Mengkaji feminisme dalam perspektif Islam sangat menarik. Dengan jelas dan rinci, penulis menggambarkan tahapan dalam perkembangan gerakan feminisme di Eropa, Amerika, dilengkapi dengan kondisi di Dunia Arap Muslim. Free Hearty melukiskan bagaimana tokoh perempuan dalam ketiga karya sastra, berjuang dan berusaha keluar dari cengkraman budaya patriaki dan tradisi. Terkadang hambatan datang bukan hanya dari tokoh laki-laki tetapi justru dari perempuan lain, bahkan ibu sendiri. Yang menarik adalah kesimpulan kajian itu; dalam karya Saadawi dan Ghalem yang mengangkat pertentangan antara ideologi feminisme dan patriarki, pengarang malahan terjebak dalam sikap yang mensubordinasi perempuan di bawah kekuasaan laku-laki (feminis korban). Sebaliknya, karya Mahfoudz yang sebenarnya hanya ingin mengungkapkan masalah keadilan dan kemanusiaan, justru sangat kental mengungkap potensi perempuan yang tegas, tegar dan rasional dalam menghadapi hidup (feminisme kekuasaan). 
Rp 85.000 
Detail
Pendidikan
Membangun Gerakan Antikorupsi
Korupsi di Indonesia sudah sampai ke tahap ke yang sangat membahayakan dan perlu dikendalilkan dengan melibatkan seluruh komponen bangsa. Jika kita memperhatikan media massa dan media sosial, berbagai macam kasus korupsi terjadi di Negara kita tercinta mulai dari yang besar, sedang hingga kasus kecil terjadi tahun demi tahun secara terus menerus tanpa bisa dihentikan. Hukuman yang ringan menjadi penyebab utama para koruptor tetap saja menjalankan aksinya. Hukum yang diandalkan juga belum mampu bekerja maksimal, berbagai kasus korupsi kebanyakan tidak menghasilkan hukuman yang membuat jera para pelaku/tersangka korupsi. hal ini dikarenakan pelaku kebanyakan didominasi oleh pejabat negara dan orang dari kalangan atas. Kasus korupsi di negara kita melibatkan berbagai kalangan mulai anggota DPR, oknum kepolisian, TNI, dan oknum Menteri, oknum Kejaksaan, oknum partai politik, oknum kepala daerah, dan masih banyak lagi sehingga korupsi harus diposisikan sebagai musuh bersama (public enemy) yang harus diberantas bersama dengan melibatkan seluruh komponen bangsa. Memperhatikan kondisi tersebut di atas, maka para Guru Besar bersama seluruh komponen bangsa haruslah mengambil peran penting dan strategis untuk mengatasi masalah korupsi. Salah satu langkah startegis yang bisa dilakukan selain merancang sistem yang bersih juga melibatkan dan mendidik generasi muda kita khususnya mahasiswa yang dalam beberapa tahun ke depan berperan penting dalam pembangunan bangsa kita. Kita sangat berharap agar melalui gerakan Antikorupsi, cita-cita bangsa kita untuk mencapai masyarakat adil dan makmur dapat kita wujudkan dalam waktu yang tidak terlalu lama.
Rp 105.000 
Detail
Antropologi
Kacang Tidak Lupa Kulitnya: Identitas Gumay, Islam, dan Merantau di Sumatra Selatan
Buku ini merupakan studi etnografis mengenai masyarakat Gumay Sumatera Selatan di Indonesia. Buku ini menelaah bagaimana orang Gumay mendefinisikan identitasnya dalam konteks perubahan sosial dan politik dan tentang proses kontestasi dan negosiasi identitas Gumay. Kajian antropologi ini berdasar dari riset lapangan selama dua tahundi tengah masyarakat.  Gumay adalah salah satu dari sejumlah kelompok etnik berbahasa Melayu yang tinggal di dataran tinggi Sumatera Selatan yang tradisinya relatif masih tidak diketahui bukan saja oleh para peneliti melainkan juga orang Indonesia umumnya. Kelompok etnik seperti Kikim, Basemah, Semendo dan Lintang adalah penghuni dataran tinggi berbahasa Melayu ini. Cara produksi utama mereka adalah bercocok tanam, khususnya kopi dan karet. Islam adalah agama yang mengatur adat siklus kehidupan mereka, namun sejumlah ritual atau sedekah memperingati leluhur masih juga dipraktikkan.                 Buku ini bertujuan untuk menelaah pentingnya keberlangsungan ritual asal-usul Gumay dalam konteks perubahan sosial yang cepat. Generasi muda orang Gumay berkeinginan untuk menjadi warga negara kelas menengah dan menetap di perkotaan. Kekuatan praktik ritual asal-usul Gumay terletak pada kenyataan bahwa generasi yang lebih muda masih mengaitkan kesuksesan dan kesulitan mereka di perkotaan dengan leluhur mereka. Untuk memperoleh rezeki atau saat mengalami kesulitan di kota atau lokasi merantau, generasi baru Gumay kembali ke tempat asal untuk melaksanakan kewajiban sedekah sebagai bukti mengingat asal mereka. Lingkungan sosial yang berubah dengan cepat di dataran tinggi Sumatera Selatan berkontribusi pada praktik dan kesinambungan ritual asal-usul Gumay dan menjadikan orang Gumay tetap menjaga identitas mereka yang khas.
Rp 150.000 
Detail
Sosial
Instrumen Memahami Desa
Buku ini memaparkan instrumen yang dianggap krusial untuk digunakan dalam memahami desa dengan tujuan akhir yaitu mampu menggali data yang nantinya dapat digunakan dalam mengevaluasi dan memberikan masukan untuk pembangunan desa yang berkelanjutan. Dalam pemaparannya buku ini secara garis besar memberikan pemaparan mengenai pengertian, tujuan, dan manfaat dari implementasi instrumen yang kemudian selanjutnya buku ini juga memaparkan langkah teknis serta contoh pertanyaan yang dapat di implementasi di lapangan. Terakhir buku ini juga menyajikan contoh output dari masing-masing instrumen agar memudahkan pihak-pihak yang ingin mengimplementasikan instrumen ini. Secara garis besar buku ini menyajikan instrumen yang mampu mengidentifikasi empat hal, yaitu latar belakang dan kondisi eksisting desa, stakeholder yang mampu bekerja sama dengan masyarakat desa, potensi dan masalah yang dihadapi desa, serta penyusunan program untuk mengatasi masalah dalam upaya pembangunan desa yang berkelanjutan.
Rp 45.000 
Detail
Pemasaran
Kiat Sukses Seorang Pemasar Bank
Buku ini ditujukan untuk semua orang yang akan dan sudah menjadi pemasar di bank serta dapat memberikan inspirasi bagi mereka yang ti dak berkerja di bank, baik di bisnis ritel, manufaktur, maupun unit usaha yang berhubungan erat dengan kemasan dimensi kualitas layanan.
Rp 59.000 
Detail
Sosial & Politik
DEMOKRASI DALAM CERMIN
Demokrasi Dalam Cermin: Politik Akar Rumput dan Reformasi di Amerika Serikat
Rp 80.000 
Detail
Sosial
Bisnis Ingkar Janji: Alternatif Penyelesaian Sengketa Asuransi [Edisi Berwarna]
Perjanjian bisnis, apapun jenis usahanya, mempunyai potensi kesalahpahaman yang dapat berakibat sengketa antara pihak yang membuat perjanjian tersebut, tidak terkecuali perjanjian asuransi. Buku ini tidak hanya membahas penyelesaian asuransi secara formal maupun Alternatif Penyelesaian Sengketa (Alternative Dispute Resolution), akan tetapi membahas pula penyelesaian asuransi dalam perspektif perlindungan konsumen di Indonesia. Hadirnya buku yang berjudul Bisnis Ingkar Janji: Alternatif Penyelesaian Sengketa Asuransi dapat memberikan wawasan, baik kepada masyarakat konsumen, pelaku usaha asuransi, maupun pemangku kepentingan lainnya. Untuk mengenal penyelesaian permasalahan asuransi di Indonesia serta untuk meningkatkan perhatian terhadap perlindungan konsumen dalam industri asuransi.
Rp 150.000 
Detail
Baca Buku