ipbprinting - Memajukan UKM Indonesia

Buku Pilihan lihat semua
Ilmu Logam...
Teknologi
Rp. 64.000
Teknologi Hasil Ternak...
Teknologi
Rp. 105.000
Kamus Kehutanan...
Kehutanan
Rp. 150.000
Sifat Mekanis Kayu...
Kehutanan
Rp. 95.000
Produksi Bersih...
Kehutanan
Rp. 59.000
Sagu di Lahan Gambut...
Kehutanan
Rp. 55.000
Interpretasi Alam...
Kehutanan
Rp. 30.000
Jamur Berkhasiat Obat...
Kesehatan
Rp. 35.000
Out of Shadow...
Kesehatan
Rp. 59.000
Sosiologi Kesehatan...
Kesehatan
Rp. 55.000
Atlas of Normal Radiography...
Kedokteran Hewan
Rp. 270.000
Go Global Reputation...
Keluarga
Rp. 100.000
Commuter Marriage...
Keluarga
Rp. 55.000
Syariah Islamiyah...
Agama Islam
Rp. 70.000
Islam Apa Adanya...
Agama Islam
Rp. 39.000
Baranangsiang...
Biografi
Rp. 140.000
Pengantar Peluang...
Statistika
Rp. 69.000
Aplikasi Metode SEM-PLS...
Matematika
Rp. 95.000
Pengantar Peluang...
Matematika
Rp. 69.000
Matematika untuk fisika...
Matematika
Rp. 69.000
Pengantar Teori Peluang...
Matematika
Rp. 40.000
Haji Ramah Lingkungan...
Lingkungan
Rp. 55.000
Ekotoksikologi Akuatik...
Lingkungan
Rp. 77.000
Fisika Komputasi...
Fisika
Rp. 60.000
EKOLOGI PAPUA...
Biologi
Rp. 135.000
Biokimia Fisik...
Biologi
Rp. 120.000
Monitoring dan Evaluasi...
Komunikasi
Rp. 55.000
DEMOKRASI DALAM CERMIN...
Sosial & Politik
Rp. 80.000
ASEAN Di Persimpangan Sejarah...
Sosial & Politik
Rp. 55.000
Asas Moral Politik...
Sosial & Politik
Rp. 70.000
Krisis Kebebasan...
Filsafat
Rp. 65.000
Diplomasi Parlemen...
Sosial
Rp. 120.000
Orang Serampas...
Sosial
Rp. 90.000
Data Desa Presisi...
Sosial
Rp. 65.000
Jejak Mimpi anak Negeri...
Pendidikan
Rp. 60.000
Jejak Inspirasi...
Pendidikan
Rp. 47.000
Daun-Daun Berserakan...
Pendidikan
Rp. 135.000
Kratos Minus Demos...
Politik
Rp. 80.000
Malam...
Sastra
Rp. 25.000
Jiwa-Jiwa Mati...
Sastra
Rp. 85.000
Empat Kepak Sayap...
Sastra
Rp. 90.000
Candide...
Sastra
Rp. 65.000
Calon Arang...
Sastra
Rp. 95.000
Bujang Tan Domang...
Sastra
Rp. 85.000
Budaya Minum di Indonesia...
Antropologi
Rp. 195.000
Kain Cinta Tanpa Batas...
Antropologi
Rp. 70.000
Lion Bird...
Anak-Anak
Rp. 35.000
Bird Tree...
Anak-Anak
Rp. 55.000
Kisah Sosiologi...
Sosiologi
Rp. 87.000
Merchandise lihat semua
Jasa Penerbitan lihat semua

IPB Press didirikan pada 6 April 2009 merupakan perusahaan penerbitan dan percetakan dengan badan hukum perseroan terbatas. Dengan paradigma penerbit berbasis universitas, IPB Press senantiasa berupaya dalam mengembangkan literasi, membangunan masyarakat berbasis ilmu pengetahuan, memperluas wawasan masyarakat, mengantisipasi ledakan ilmu pengetahuan, dan mengibarkan bendera perguruan tinggi. Pada tahun 2018 IPB Press mendapatkan penghargaan dari Perpustakaan Nasional Indonesia berupa Anugerah Wajib Serah Tertib Undang-Undang Deposit Tahun 2018 untuk Jenis Karya Cetak Monograf. Dengan semangat nilai korporasi ACTION; advanced, competent, trusted, integrity, optimist, dan never give up, IPB Press menjadi solusi bagi kebutuhan Anda.

Kalender Dinding & Meja
Kalender dinding kalender gantung
Kalender Dinding Ukuran 31 x 47cm Bahan kertas Artpaper 120 Gram / Artcarton 230 gram 7 lembar Finishing jepit seng , spiral
Rp 21.000 
Detail
Pangan
Pangan Bermartabat bagi Kedaulatan Bangsa
-
Rp 96.200 
Detail
Sastra
Laki-laki Bernama Klaus Klump
Seorang laki-laki bernama Klaus Klump ( Um homem: Klaus Klump) adalah sebuah karya penulis Portugis, Goncalo Manuel Tavares, yang berlatar belakang masa perang. Tidak disebutkan di mana, atau kapan terjadinya, penulis hanya memberikan detail tentang kematian, tank, dan peluru. Plotnya sederhana, tetapi kuat: seorang pria dan seorang wanita berada di kota yang terkepung, para prajurit memasuki rumah-rumah dan memperkosa wanita-wanita yang tinggal di sana, munculah perlawanan, dan yang mengakibatkan perang. Tavares menggambarkan pengalaman kemanusiaan yang dialami ribuan orang di masa itu. Klaus Klump, tokoh utamanya, berasal dari  keluarga kaya dan terpandang. Dengan pecahnya perang ia terpaksa mengubah hidupnya secara radikal. Dari seorang penerbit buku, ia menjadi tentara. Buku-buku yang ia terbitkan itu bagaikan bom kecil yang dia luncurkan melawan ekonomi, politik. Dia tahu bahwa untuk bertahan hidup dalam perang, yang terbaik adalah tetap netral, menjadi pengecut, namun ia memilih untuk melawan. Transformasi yang terjadi dalam kehidupannya erat hubungannya dengan dua orang wanita yang dekat dengannya, yaitu Yohana dan Herthe. Tapi suatu kekuatan besarlah yang membatalkan takdirnya. Kisah Klaus Klump adalah protret kehidupan di zaman perang yang bertutur tentang cara orang bertahan hidup, kemenangan atas kemunafikkan dan keinginan untuk melupakan seperti pedang bermata dua. Plot cerita mulai memanas ketika Klaus Klump ditangkap. Sementara itu, Herthe menikah dengan Ortho, seorang perwira tentara, tetapi saudara lelakinya Clako—yang tampil sebagai musisi dipernikahannya, mengancam untuk membunuh pengantin pria. Untuk memanaskannya, Gancalo M. Tavares mengunakan logika-logika yang cerdik dalam gagasannya dalam masa perang dan dalam masa damai, kekuatan dan kelemahan adalah istilah-istilah yang tidak mengenal mobilitas. Emosi kemarahan, fisik dan detail tokoh utama menyatu seperti  mosaik, seperti potongan-potongan laporan berita. Ada juga wawasan dan komentar tentang takdir, bahasa, masa damai dan masa perang yang berujung pada akhir yang ironis yang akan mendorong pembaca untuk mempertanyakan nilai-nilai dan transformasi karakter-karakternya.
Rp 75.000 
Detail
Antropologi
Eulogi: Belajar Manusia & Antropologi dari Iwan Tjitradjaja
Iwan Tjitradjaja dikenal sebagai sosok ilmuwan muda. Ia dikenang bukan karena kehebatan pemikirannya saja, tetapi dari kebaikan hati yang memancar dalam pengembangan dan pengamalan ilmu antropologi. Ia adalah salah satu dari ilmuwan muda yang memiliki karakter, dedikasi yang total terhadap ilmu pengetahuan, pengamalan ilmu kepada kemanusiaan dan integritas yang tinggi.
Rp 70.000 
Detail
Sastra
Harimau-Harimau (cetak ulang ke-8)
Harimau! Harimau!  telah mendapat Hadiah Yayasan Buku Utama sebagai buku penulisan sastra terbaik tahun 1975.   Buku ini dapat dibaca sebagai sebuah cerita petualangan di rimba raya oleh sekelompok pengumpul damar yang diburu oleh seekor harimau yang kelaparan. Berhari-hari mereka mencoba menyelamatkan diri mereka dan seorang demi seorang di antara mereka jatuh menjadi korban terkaman harimau.   Di tingkat lain, juga terjadi petualangan dalam diri masing-masing  anggota kelompok pengumpul damar ini. Di bawah tekanan ancaman harimau yang terus-menerus memburu mereka, dalam diri meraka masing-masing, yang mempertinggi pula kesadaran mereka tentang kekuatan dan kelemahan-kelemahan para anggota kelompok mereka yang lain.   Di antara mereka malahan sampai pada kesadaran bahwa sebelum membunuh harimau yang memburu-buru mereka, tak kalah pentingnya ialah untuk membunuh terlebih dahulu harimau yang berada dalam setiap anak manusia.   Hingga halaman terakhir pembaca akan terpikat dan terpesona dengan ketegangan yang terjalin dalam karya ini.   Buku ini telah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris, Belanda, Jerman, dan sebuah terjemahan dalam bahasa Jepang sedang dilakukan pula
Rp 55.000 
Detail
Bisnis
Kewirausahaan dan daya saing Agribisnis (Orange Book 2)
Orange Book merupakan kumpulan berbagai buah pemikiran dosen FEM-IPB untuk memberikan sumbangan terhadap permasalahan perekonomian Indonesia secara holistik dan komprehensif. Pemilihan nama orange terkait dengan warna bendera FEM-IPB.
Rp 55.000 
Detail
Antropologi
Harmonious Family: Upaya Membangun Keluarga Harmonis
Menurut Paul C.Glik, terdapat tiga tingkatan peristiwa di dalam kehidupan keluarga antara laki-laki dan perempuan. Petama, tingkatan peristiwa kawin (nikah), yaitu periode menikah dengan kelahiran anak yang pertama. Periode ini merupakan periode yang sangat penting, pasangan suami istri itu di sini dituntut saling menyesuaikan diri. Diharapkan akan terjadi semakin saling mencintai antara keduanya. Mereka mengerjakan secara bersama-sama hal-hal menyenangkan. Kedua, periode mengasuh dan membesarkan anak. Si Ibu akan terikat kepada tugas mengurus rumah dan suami bertanggung jawab memenuhi kebutuhan ekonomi rumah tangga. Cinta suami dan istri berkembang menjadi cinta ayah dan ibu, dan cinta dari orangtua atas perkembangan anak-anak. Namun, cinta suami istri akan semakin mesra. Tingkatan ketiga muncul setelah anak-anak tumbuh besar dan dewasa, kemudian menikah dengan pujaannya dan kemudian membentuk rumah tangga sendiri. Pada periode ini suami istri seperti kembali ke masa cinta kasih mesra pertama. Keduanya semakin memiliki banyak waktu untuk bermesraan satu dengan yang lain. Kasih sayang semakin mantap dan penuh kedewasaan dan keromantisan. Oleh Glik periode ini dinamakan teori family cycle. Menurut pengamatan para peneliti, umumnya keluarga yang diteliti walau sudah berusia senja, tetap memiliki kemesraan dan keharmonisan. Bahkan, keharmonisan itu semakin indah dirasakan baik secara fisik dan kejiwaan. Mereka tetap melakukan hubungan badan sampai tua dengan kenikmatan dan kemesraan seperti masa muda.
Rp 55.000 
Detail
Sejarah
Sebuah Pengantar: Perancis dari Masa Prasejarah hingga Republik I
Buku Perancis dari Masa Prasejarah hingga Republik I berawal dari bahan ajar kuliah Sejarah Perancis Sebelum Revolusi untuk para mahasiswa program studi di lingkungan Jurusan Sastra Perancis, Universitas Hasanuddin, sejak 1985. Dari tahun ke tahun, naskah ini dilengkapi dengan informasi yang lebih mutakhir yang diperoleh penulis dari berbagai sumber
Rp 65.000 
Detail
Bahasa
Introduction To Word Formation and Word Classes In Indonesian
This concise grammar of Bahasa Indonesia Comprises two major grammatical components, word formation and word classes. In the first part an exposition on non-behavioristic, lexeme-based, and process model morphology is presented. The second part deals with word class classification. The morphological component deals with detailed analysis of all aspects of affixation, compounding, abbreviation, reduplication, back-formation, metanalysis, and combination of processes. The exposition on word classes consists of verb, adjectives, nouns, pronouns, numerals, adverbs, interjection, demonstratives, articles, interrogatives, conjunctions, prepositions, and phatics. The words and their sub-categorization are classified using syntactic criteria. A postscript on syntax and lists of references close the book.
Rp 40.000 
Detail
Sosial
Dekolonisasi Buruh Kota dan Pembentukan Bangsa
Dalam sejarah Indonesia, buruh adalah sebuah kata yang tidak semua orang dapat menerimanya dengan baik karena berbagai alasan subjektif masing-masing. Pada masa ketika sebuah rezim paranoid yang selalu mengalami ketakutan dan kecurigaan yang berlebihan terhadap masa lalu seperti Orde Baru misalnya, kata buruh sama sekali tidak memiliki hak hidup secara formal karena bayang-bayang tentang kelompok sosial ini yang selalu dikaitkan dengan ideologi kiri revolusioner atau komunis yang dianggap sebagai musuh utama rezim yang sedang berkuasa waktu itu.

Buku ini tidak hanya menghadirkan kenyataan sejarah melainkan juga kenyataan-kenyataan lain yang sangat bermanfaat untuk memahami Indonesia sebagai sebuah keutuhan dengan menempatkan buruh sebagai aktor utama di dalam proses berbangsa dan bernegara.
Bambang Purwanto, MA., PhD
(Pengajar Jurusan Sejarah UGM)
Rp 85.000 
Detail
Kehutanan
Katekin: Sebagai Bahan Pengawet Kayu
Buku ini menceritakan tentang potensi gambir sebagai sumber katekin, pengekstraksian katekin dari gambir dan karakteristik katekin. Selain itu buku ini juga menjelaskan tentang potensi katekin sebagai bahan pengawet kayu dan potensi katekin sebagai biosida bahan kesehatan.
Rp 85.000 
Detail
Kehutanan
Potensi Cempedak Hutan (Artocarpus Fretessi) Famili Moraceae Endemik Sulawesi Selatan
-
Rp 50.000 
Detail
Pendidikan
Ketimpangan Agraria di Indonesia: Pendekatan Studi, Kondisi Terkini dan Kebijakan Penanganan.
Buku ini membedah persoalan ketimpangan agraria; suatu topik yang sering diangkat ke wacana public namun jarang sekali dijernihkan pengertiannya. Dalam buku ini, persoalan ketimpangan agrarian akan dikupas melalui tiga aspek pembahasan, yaitu: (1) pendekatan konseptual untuk memahami fenomena ketimpangan agraria; (2) pemaparan kondisi ketimpangan agrarian di Indonesia dewasa ini, baik terkait dengan “ketimpangan distribusi” di antara sesame petani sendiri maupun “ketimpangan alokasi” antara usaha tani rakyat dan usaha korporasi skala besar; dan (3) kerangka kebijakan pembaruan untuk menanggulangi persoalan ketimpangan agrarian secara terpadu dan komprehensif. Berdasarkan ketiga aspek pembahasan tersebut, kebijakan Reforma Agraria dan Perhutanan Sosial yang sedang dijalankan pemerintah saat ini juga akan dibahas dan dikritisi dalam buku ini. Sesuai dengan kandungan di atas, buku ini sangat relevan dijadikan rujukan bagi mahasiswa, dosen, peneliti, birokrat, penggerak masyarakat, dan semua pihak yang concern pada persoalan agraria dan sumberdaya alam serta pada urgensi tata pengurusannya secara adil, mampu melahirkan kesejahteraan bersama, sekaligus menjamin keberlanjutan lintas-generasi.
Rp 79.000 
Detail
Kelautan
Konstruksi Lokal Pengelolaan Sumberdaya Perikanan di Indonesia
-
Rp 59.000 
Detail
Pendidikan
Be Smart and Hard Worker
Dalam buku ini akan dibahas secara lengkap mengenai apa yang perlu dimiliki oleh seorang pekerja untuk mencapai kesuksesannya. Pengalaman berbagai tokoh akan diceritakan untuk menyemangati Anda dalam mengejar impian dan keberhasilan dalam hidup. Tak ketinggalan pula, mind map yang khusus dibuat sebagai perencanaan langkah sukses Anda. Semua dibahas secara mendalam dan ringkas dalam buku ini. Capailah kesuksesan dengan BE SMART AND HARD WORKER!
Rp 65.000 
Detail
Pendidikan
Cacing Tanah Faktor Mempengaruhi Pertumbuhan dan Perkembangan
Cacing tanah merupakan salah satu jenis fauna yang ikut melengkapi khazanah hayati fauna Indonesia yang termasuk ke dalam kelompok hewan tingkat rendah, dan merupakan kelompok annelida, dimana cacing banyak ditemukan di lingkungan terrestrial basah. Buku ini juga membahas biologi cacing tanah mulai dari sistem pencernaan, sistem peredaran darah, sistem respirasi dan ekskresi, sistem syaraf, dan sistem reproduksi.
Rp 53.000 
Detail
Lingkungan
Filsafat Kehidupan dalam Perspektif Tao Te Ching Lao Tsu
Kehidupan memiliki tiga warisan utama, pertama, cinta dapat membuat seseorang menjadi berani, kedua, kesederhanaan yang memungkinkan seseorang dapat menjangkau berkelimpahan, krendahan hati seseorang yang memungkinkan dirinya dapat mengisi posisi tertinggi. Semua ini ada secara bersamaan. Tao berpandangan bahwa tidak ada titik yang tetap: satu-satunya yang konstan adalah perubahan itu sendiri. Cara terbaik untuk menyikapi perubahan dalam menjalani kehidupan adalah menjadi seperti air, memberikan manfaat, menunjang kehidupan semua, dan melakukannya dengan kelembutan, tanpa pertentangan.
Rp 90.000 
Detail
Sosial
Bekerja di Masa Pandemi: Kumpulan Esai Bulan Menulis Kupasi 2020
Pandemi COVID-19 telah memaksa pemberlakuan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar). Salah satunya adalah kebijakan bekerja dari rumah (WFH). Orang-orang melakukan pendidikan, pelatihan dan rapat-rapat melalui aplikasi Zoom dan yang sejenis itu. Setiap orang berlomba tampil di dunia maya, dan orang-orang tampak lebih kreatif. Melihat sekilas, tampaknya semua oke-oke saja, kegiatan berjalan mulus-mulus saja. Tapi apakah benar sesederhana itu? Apa tantangan dan kendala yang dihadapi? Jenis pekerjaan apa saja yang bisa dan atau sulit dilakukan dari rumah? Apa sisi menyenangkan dan tidak menyenangkan bekerja dari rumah atau bekerja di kantor dalam masa pandemi ini? ‘Kenormalan’ baru macam apa yang bakal terbentuk sebagai kultur baru dalam bekerja pasca pandemik? Para Kupasian menandai masa pandemi COVID-19 dengan menyelenggarakan Bulan Menulis KUPASI untuk berbagi pengalaman dan perspektifnya yang dituangkan dalam buku ini.  
Rp 70.000 
Detail
Pendidikan
IPB 4.0: Pemikiran, Gagasan, dan Implementasi
Buku tentang Pemikiran, Gagasan, dan Implementasi yang dilakukan IPB University untuk menjawab tantangan Industri 4.0
Rp 160.000 
Detail
Sosial
Marginalisasi dan Keberadaban Masyarakat
Buku ini mengungkap konsep non-mainstream mengenai kemampuan survival dari sebuah gerakan civil society komunitas marginal. Biasanya, kemampuan daya tahan hidup (survival) itu merupakan manifestasi kebersatuan dari mereka yang ditekan oleh berbagai pihak. Namun, pada kasus ini, Jamaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) mampu menunjukan bahwa kekuatan civil society mereka terbangun lewat budaya dan nilai-nilai keberadaban (civility) yang dipercaya pengikutnya. Kendati mengalami marginalisasi, JAI sebagai organisasi turut bergerak di beberapa bidang kehidupan masyarakat tanpa menonjolkan atribut-atribut organisasi, misalnya; gerakan untuk pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan sosial-ekonomi. Ironinya, era reformasi justru menunjukkan tingkat tekanan yang lebih kuat, walaupun begitu survivelitas JAI berikut aktivitas kejamaahannya tetap berjalan. Kondisi ini menunjukkan bahwa JAI sebagai komunitas Islam marginal masih mampu mempertahankan keberadaannya sebagai civil society
Rp 90.000 
Detail
Biografi
Hidayat: Father, Friend, and a Gentleman
Kolonel Hidayat sebagai Panglima Tentara dan Teritorium Sumatra (PTTS) tetap merangkap sebagai Wakil I Kepala Staf Angkatan perang, merealisasikan komando veering yang efektif terhadap pasukan-pasukan di bawahnya. Maka panglima TTS telah melakukan inspeksi keliling yang beribu-ribu kilometer mengunjungi pos-pos komando di Riau, Padang Lawas, Tapanulis, dan Aceh. (A.E. Kawialrang) Pak Hidayat menyatakan kepada saya,”Politik Pemerintah harus didukung bukan letterlijk formal saja, tetapi jika konvoi-konvoi diserang karena melanggar persetujuan, itu didukung paling nyata dan kuat.”  War is politics by other means (Perang adalah politik dengan cara lain). Inilah pertama kali saya belajar politik. (Eddie Soekardi) Hidayat lalu menjabat Sektretaris Jenderal Kementerian Pertahanan. Dia pernah dipanggil oleh Presiden Sukarno dan ditanya, apakah mau menjadi KASAD menggantikan Nasution. Hidayat emnolak. Alasannya “Ini soal Esprit de Corps (Korps-geest)”, ujarnya. Baginya penting mengutamakan semangat korps tentara dan setia kawan ketimbang mempromosikan kepentingan pribadi…. (H. Rosihan Anwar) Walaupun Dubes Hidayat seorang Letnan Jenderal dan mantan menteri, beliau tidak rewel, tidak ingin dilayani dan tidak terikat dengan etiket dan protokol yang tidak perlu…. (Wisber Loeis) Pak Hidayat adalah  pejuang bangsa, “een van de beste zonen van Indonesia” yang patut kita hormati dan selalu kita kenang…. (H. Achmad Tirtosudiro)
Rp 100.000 
Detail
Media Promosi
Jam Dinding
Rp 85.000 
Detail
Sosial
Instrumen Memahami Desa
Buku ini memaparkan instrumen yang dianggap krusial untuk digunakan dalam memahami desa dengan tujuan akhir yaitu mampu menggali data yang nantinya dapat digunakan dalam mengevaluasi dan memberikan masukan untuk pembangunan desa yang berkelanjutan. Dalam pemaparannya buku ini secara garis besar memberikan pemaparan mengenai pengertian, tujuan, dan manfaat dari implementasi instrumen yang kemudian selanjutnya buku ini juga memaparkan langkah teknis serta contoh pertanyaan yang dapat di implementasi di lapangan. Terakhir buku ini juga menyajikan contoh output dari masing-masing instrumen agar memudahkan pihak-pihak yang ingin mengimplementasikan instrumen ini. Secara garis besar buku ini menyajikan instrumen yang mampu mengidentifikasi empat hal, yaitu latar belakang dan kondisi eksisting desa, stakeholder yang mampu bekerja sama dengan masyarakat desa, potensi dan masalah yang dihadapi desa, serta penyusunan program untuk mengatasi masalah dalam upaya pembangunan desa yang berkelanjutan.
Rp 45.000 
Detail
Hukum
Era Baru Hukum Pertambangan: Di Bawah Rezim UU No.4 Tahun 2009
Era baru hukum pertambangan dimulai sejak era reformasi pemerintahan daerah, di mana terjadi perubahan drastic terhadap kewenangan pengolahan pertambangan. Semula berdasarkan Undang-undang No. 11 Tahun 1967 tentang “Ketentuan-ketentuan Pokok Pertambangan’, paradigm pengelolaan pertambangan bersifat sentralistis, di mana kewenangan pengelolaan bahan galian golongan a dan b berada di tangan Mentri (Pemerintah Pusat). Dengan berlakunya Undang-undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang “Pemerintah Daerah” di era reformasi, kewenangan pengelolaan pertambangan diserahkan kepada kabupaten/kota dengan prinsip otonomi seluas-luasnya. Sementara menunggu amandemen terhadap Undang-undang Nomor 11 Tahun 1967, diterbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 75 Tahun 2001. Dalam peruses penyesuaian tersebut ternyata baru pada akhir 2014 disetujui dan diterbitkan Undang-undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang “Pertambangan Mineral dan Batubara”. Berarti hampir 10 (sepuluh) tahun pengelolaan pertambangan tidak memiliki undang-undang yang menjadi pedomannya. Hal ini membawa potret kelam pengelolaan pertambangan di Indonesia, yang berakibat tidak terkendalinya penerbitan-penerbitan izin tambang di Indonesia. Baru sekita 4 (empat) tahun berlakunya Undang-undang Nomor 4 Tahun 2009, kemudian terbit Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang “Pemerintahan Daerah”, yang kembali membawa perubahan drastis dalam kewenangan pengelolaan pertambangan. Dimulailah kembali usaha melakukan amandemen dari Undang-undang Nomor 4 Tahun 2009. Dalam buku ini dibahas secara komprehensif perjalanan panjang perubahan pengelolaan pertambangan di Indonesia hingga saat ini. Buku ini sangat cocok bagi para akademisi maupun praktisi termasuk lawyer, para mahasiswa. Pemerhati hukum pertambangan, pejabat pemerintah, para pelaku usaha dan para pengambil kebijakan.
Rp 95.000 
Detail
Kalender Dinding & Meja
Kalender dinding kalender gantung
Kalender Dinding Ukuran 31 x 47cm Bahan kertas Artpaper 120 Gram / Artcarton 230 gram 7 lembar Finishing jepit seng , spiral
Rp 21.000 
Detail
Pangan
Pangan Bermartabat bagi Kedaulatan Bangsa
-
Rp 96.200 
Detail
Sastra
Laki-laki Bernama Klaus Klump
Seorang laki-laki bernama Klaus Klump ( Um homem: Klaus Klump) adalah sebuah karya penulis Portugis, Goncalo Manuel Tavares, yang berlatar belakang masa perang. Tidak disebutkan di mana, atau kapan terjadinya, penulis hanya memberikan detail tentang kematian, tank, dan peluru. Plotnya sederhana, tetapi kuat: seorang pria dan seorang wanita berada di kota yang terkepung, para prajurit memasuki rumah-rumah dan memperkosa wanita-wanita yang tinggal di sana, munculah perlawanan, dan yang mengakibatkan perang. Tavares menggambarkan pengalaman kemanusiaan yang dialami ribuan orang di masa itu. Klaus Klump, tokoh utamanya, berasal dari  keluarga kaya dan terpandang. Dengan pecahnya perang ia terpaksa mengubah hidupnya secara radikal. Dari seorang penerbit buku, ia menjadi tentara. Buku-buku yang ia terbitkan itu bagaikan bom kecil yang dia luncurkan melawan ekonomi, politik. Dia tahu bahwa untuk bertahan hidup dalam perang, yang terbaik adalah tetap netral, menjadi pengecut, namun ia memilih untuk melawan. Transformasi yang terjadi dalam kehidupannya erat hubungannya dengan dua orang wanita yang dekat dengannya, yaitu Yohana dan Herthe. Tapi suatu kekuatan besarlah yang membatalkan takdirnya. Kisah Klaus Klump adalah protret kehidupan di zaman perang yang bertutur tentang cara orang bertahan hidup, kemenangan atas kemunafikkan dan keinginan untuk melupakan seperti pedang bermata dua. Plot cerita mulai memanas ketika Klaus Klump ditangkap. Sementara itu, Herthe menikah dengan Ortho, seorang perwira tentara, tetapi saudara lelakinya Clako—yang tampil sebagai musisi dipernikahannya, mengancam untuk membunuh pengantin pria. Untuk memanaskannya, Gancalo M. Tavares mengunakan logika-logika yang cerdik dalam gagasannya dalam masa perang dan dalam masa damai, kekuatan dan kelemahan adalah istilah-istilah yang tidak mengenal mobilitas. Emosi kemarahan, fisik dan detail tokoh utama menyatu seperti  mosaik, seperti potongan-potongan laporan berita. Ada juga wawasan dan komentar tentang takdir, bahasa, masa damai dan masa perang yang berujung pada akhir yang ironis yang akan mendorong pembaca untuk mempertanyakan nilai-nilai dan transformasi karakter-karakternya.
Rp 75.000 
Detail
Antropologi
Eulogi: Belajar Manusia & Antropologi dari Iwan Tjitradjaja
Iwan Tjitradjaja dikenal sebagai sosok ilmuwan muda. Ia dikenang bukan karena kehebatan pemikirannya saja, tetapi dari kebaikan hati yang memancar dalam pengembangan dan pengamalan ilmu antropologi. Ia adalah salah satu dari ilmuwan muda yang memiliki karakter, dedikasi yang total terhadap ilmu pengetahuan, pengamalan ilmu kepada kemanusiaan dan integritas yang tinggi.
Rp 70.000 
Detail
Sastra
Harimau-Harimau (cetak ulang ke-8)
Harimau! Harimau!  telah mendapat Hadiah Yayasan Buku Utama sebagai buku penulisan sastra terbaik tahun 1975.   Buku ini dapat dibaca sebagai sebuah cerita petualangan di rimba raya oleh sekelompok pengumpul damar yang diburu oleh seekor harimau yang kelaparan. Berhari-hari mereka mencoba menyelamatkan diri mereka dan seorang demi seorang di antara mereka jatuh menjadi korban terkaman harimau.   Di tingkat lain, juga terjadi petualangan dalam diri masing-masing  anggota kelompok pengumpul damar ini. Di bawah tekanan ancaman harimau yang terus-menerus memburu mereka, dalam diri meraka masing-masing, yang mempertinggi pula kesadaran mereka tentang kekuatan dan kelemahan-kelemahan para anggota kelompok mereka yang lain.   Di antara mereka malahan sampai pada kesadaran bahwa sebelum membunuh harimau yang memburu-buru mereka, tak kalah pentingnya ialah untuk membunuh terlebih dahulu harimau yang berada dalam setiap anak manusia.   Hingga halaman terakhir pembaca akan terpikat dan terpesona dengan ketegangan yang terjalin dalam karya ini.   Buku ini telah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris, Belanda, Jerman, dan sebuah terjemahan dalam bahasa Jepang sedang dilakukan pula
Rp 55.000 
Detail
Bisnis
Kewirausahaan dan daya saing Agribisnis (Orange Book 2)
Orange Book merupakan kumpulan berbagai buah pemikiran dosen FEM-IPB untuk memberikan sumbangan terhadap permasalahan perekonomian Indonesia secara holistik dan komprehensif. Pemilihan nama orange terkait dengan warna bendera FEM-IPB.
Rp 55.000 
Detail
Antropologi
Harmonious Family: Upaya Membangun Keluarga Harmonis
Menurut Paul C.Glik, terdapat tiga tingkatan peristiwa di dalam kehidupan keluarga antara laki-laki dan perempuan. Petama, tingkatan peristiwa kawin (nikah), yaitu periode menikah dengan kelahiran anak yang pertama. Periode ini merupakan periode yang sangat penting, pasangan suami istri itu di sini dituntut saling menyesuaikan diri. Diharapkan akan terjadi semakin saling mencintai antara keduanya. Mereka mengerjakan secara bersama-sama hal-hal menyenangkan. Kedua, periode mengasuh dan membesarkan anak. Si Ibu akan terikat kepada tugas mengurus rumah dan suami bertanggung jawab memenuhi kebutuhan ekonomi rumah tangga. Cinta suami dan istri berkembang menjadi cinta ayah dan ibu, dan cinta dari orangtua atas perkembangan anak-anak. Namun, cinta suami istri akan semakin mesra. Tingkatan ketiga muncul setelah anak-anak tumbuh besar dan dewasa, kemudian menikah dengan pujaannya dan kemudian membentuk rumah tangga sendiri. Pada periode ini suami istri seperti kembali ke masa cinta kasih mesra pertama. Keduanya semakin memiliki banyak waktu untuk bermesraan satu dengan yang lain. Kasih sayang semakin mantap dan penuh kedewasaan dan keromantisan. Oleh Glik periode ini dinamakan teori family cycle. Menurut pengamatan para peneliti, umumnya keluarga yang diteliti walau sudah berusia senja, tetap memiliki kemesraan dan keharmonisan. Bahkan, keharmonisan itu semakin indah dirasakan baik secara fisik dan kejiwaan. Mereka tetap melakukan hubungan badan sampai tua dengan kenikmatan dan kemesraan seperti masa muda.
Rp 55.000 
Detail
Sejarah
Sebuah Pengantar: Perancis dari Masa Prasejarah hingga Republik I
Buku Perancis dari Masa Prasejarah hingga Republik I berawal dari bahan ajar kuliah Sejarah Perancis Sebelum Revolusi untuk para mahasiswa program studi di lingkungan Jurusan Sastra Perancis, Universitas Hasanuddin, sejak 1985. Dari tahun ke tahun, naskah ini dilengkapi dengan informasi yang lebih mutakhir yang diperoleh penulis dari berbagai sumber
Rp 65.000 
Detail
Bahasa
Introduction To Word Formation and Word Classes In Indonesian
This concise grammar of Bahasa Indonesia Comprises two major grammatical components, word formation and word classes. In the first part an exposition on non-behavioristic, lexeme-based, and process model morphology is presented. The second part deals with word class classification. The morphological component deals with detailed analysis of all aspects of affixation, compounding, abbreviation, reduplication, back-formation, metanalysis, and combination of processes. The exposition on word classes consists of verb, adjectives, nouns, pronouns, numerals, adverbs, interjection, demonstratives, articles, interrogatives, conjunctions, prepositions, and phatics. The words and their sub-categorization are classified using syntactic criteria. A postscript on syntax and lists of references close the book.
Rp 40.000 
Detail
Sosial
Dekolonisasi Buruh Kota dan Pembentukan Bangsa
Dalam sejarah Indonesia, buruh adalah sebuah kata yang tidak semua orang dapat menerimanya dengan baik karena berbagai alasan subjektif masing-masing. Pada masa ketika sebuah rezim paranoid yang selalu mengalami ketakutan dan kecurigaan yang berlebihan terhadap masa lalu seperti Orde Baru misalnya, kata buruh sama sekali tidak memiliki hak hidup secara formal karena bayang-bayang tentang kelompok sosial ini yang selalu dikaitkan dengan ideologi kiri revolusioner atau komunis yang dianggap sebagai musuh utama rezim yang sedang berkuasa waktu itu.

Buku ini tidak hanya menghadirkan kenyataan sejarah melainkan juga kenyataan-kenyataan lain yang sangat bermanfaat untuk memahami Indonesia sebagai sebuah keutuhan dengan menempatkan buruh sebagai aktor utama di dalam proses berbangsa dan bernegara.
Bambang Purwanto, MA., PhD
(Pengajar Jurusan Sejarah UGM)
Rp 85.000 
Detail
Kehutanan
Katekin: Sebagai Bahan Pengawet Kayu
Buku ini menceritakan tentang potensi gambir sebagai sumber katekin, pengekstraksian katekin dari gambir dan karakteristik katekin. Selain itu buku ini juga menjelaskan tentang potensi katekin sebagai bahan pengawet kayu dan potensi katekin sebagai biosida bahan kesehatan.
Rp 85.000 
Detail
Kehutanan
Potensi Cempedak Hutan (Artocarpus Fretessi) Famili Moraceae Endemik Sulawesi Selatan
-
Rp 50.000 
Detail
Pendidikan
Ketimpangan Agraria di Indonesia: Pendekatan Studi, Kondisi Terkini dan Kebijakan Penanganan.
Buku ini membedah persoalan ketimpangan agraria; suatu topik yang sering diangkat ke wacana public namun jarang sekali dijernihkan pengertiannya. Dalam buku ini, persoalan ketimpangan agrarian akan dikupas melalui tiga aspek pembahasan, yaitu: (1) pendekatan konseptual untuk memahami fenomena ketimpangan agraria; (2) pemaparan kondisi ketimpangan agrarian di Indonesia dewasa ini, baik terkait dengan “ketimpangan distribusi” di antara sesame petani sendiri maupun “ketimpangan alokasi” antara usaha tani rakyat dan usaha korporasi skala besar; dan (3) kerangka kebijakan pembaruan untuk menanggulangi persoalan ketimpangan agrarian secara terpadu dan komprehensif. Berdasarkan ketiga aspek pembahasan tersebut, kebijakan Reforma Agraria dan Perhutanan Sosial yang sedang dijalankan pemerintah saat ini juga akan dibahas dan dikritisi dalam buku ini. Sesuai dengan kandungan di atas, buku ini sangat relevan dijadikan rujukan bagi mahasiswa, dosen, peneliti, birokrat, penggerak masyarakat, dan semua pihak yang concern pada persoalan agraria dan sumberdaya alam serta pada urgensi tata pengurusannya secara adil, mampu melahirkan kesejahteraan bersama, sekaligus menjamin keberlanjutan lintas-generasi.
Rp 79.000 
Detail
Kelautan
Konstruksi Lokal Pengelolaan Sumberdaya Perikanan di Indonesia
-
Rp 59.000 
Detail
Pendidikan
Be Smart and Hard Worker
Dalam buku ini akan dibahas secara lengkap mengenai apa yang perlu dimiliki oleh seorang pekerja untuk mencapai kesuksesannya. Pengalaman berbagai tokoh akan diceritakan untuk menyemangati Anda dalam mengejar impian dan keberhasilan dalam hidup. Tak ketinggalan pula, mind map yang khusus dibuat sebagai perencanaan langkah sukses Anda. Semua dibahas secara mendalam dan ringkas dalam buku ini. Capailah kesuksesan dengan BE SMART AND HARD WORKER!
Rp 65.000 
Detail
Pendidikan
Cacing Tanah Faktor Mempengaruhi Pertumbuhan dan Perkembangan
Cacing tanah merupakan salah satu jenis fauna yang ikut melengkapi khazanah hayati fauna Indonesia yang termasuk ke dalam kelompok hewan tingkat rendah, dan merupakan kelompok annelida, dimana cacing banyak ditemukan di lingkungan terrestrial basah. Buku ini juga membahas biologi cacing tanah mulai dari sistem pencernaan, sistem peredaran darah, sistem respirasi dan ekskresi, sistem syaraf, dan sistem reproduksi.
Rp 53.000 
Detail
Lingkungan
Filsafat Kehidupan dalam Perspektif Tao Te Ching Lao Tsu
Kehidupan memiliki tiga warisan utama, pertama, cinta dapat membuat seseorang menjadi berani, kedua, kesederhanaan yang memungkinkan seseorang dapat menjangkau berkelimpahan, krendahan hati seseorang yang memungkinkan dirinya dapat mengisi posisi tertinggi. Semua ini ada secara bersamaan. Tao berpandangan bahwa tidak ada titik yang tetap: satu-satunya yang konstan adalah perubahan itu sendiri. Cara terbaik untuk menyikapi perubahan dalam menjalani kehidupan adalah menjadi seperti air, memberikan manfaat, menunjang kehidupan semua, dan melakukannya dengan kelembutan, tanpa pertentangan.
Rp 90.000 
Detail
Sosial
Bekerja di Masa Pandemi: Kumpulan Esai Bulan Menulis Kupasi 2020
Pandemi COVID-19 telah memaksa pemberlakuan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar). Salah satunya adalah kebijakan bekerja dari rumah (WFH). Orang-orang melakukan pendidikan, pelatihan dan rapat-rapat melalui aplikasi Zoom dan yang sejenis itu. Setiap orang berlomba tampil di dunia maya, dan orang-orang tampak lebih kreatif. Melihat sekilas, tampaknya semua oke-oke saja, kegiatan berjalan mulus-mulus saja. Tapi apakah benar sesederhana itu? Apa tantangan dan kendala yang dihadapi? Jenis pekerjaan apa saja yang bisa dan atau sulit dilakukan dari rumah? Apa sisi menyenangkan dan tidak menyenangkan bekerja dari rumah atau bekerja di kantor dalam masa pandemi ini? ‘Kenormalan’ baru macam apa yang bakal terbentuk sebagai kultur baru dalam bekerja pasca pandemik? Para Kupasian menandai masa pandemi COVID-19 dengan menyelenggarakan Bulan Menulis KUPASI untuk berbagi pengalaman dan perspektifnya yang dituangkan dalam buku ini.  
Rp 70.000 
Detail
Pendidikan
IPB 4.0: Pemikiran, Gagasan, dan Implementasi
Buku tentang Pemikiran, Gagasan, dan Implementasi yang dilakukan IPB University untuk menjawab tantangan Industri 4.0
Rp 160.000 
Detail
Sosial
Marginalisasi dan Keberadaban Masyarakat
Buku ini mengungkap konsep non-mainstream mengenai kemampuan survival dari sebuah gerakan civil society komunitas marginal. Biasanya, kemampuan daya tahan hidup (survival) itu merupakan manifestasi kebersatuan dari mereka yang ditekan oleh berbagai pihak. Namun, pada kasus ini, Jamaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) mampu menunjukan bahwa kekuatan civil society mereka terbangun lewat budaya dan nilai-nilai keberadaban (civility) yang dipercaya pengikutnya. Kendati mengalami marginalisasi, JAI sebagai organisasi turut bergerak di beberapa bidang kehidupan masyarakat tanpa menonjolkan atribut-atribut organisasi, misalnya; gerakan untuk pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan sosial-ekonomi. Ironinya, era reformasi justru menunjukkan tingkat tekanan yang lebih kuat, walaupun begitu survivelitas JAI berikut aktivitas kejamaahannya tetap berjalan. Kondisi ini menunjukkan bahwa JAI sebagai komunitas Islam marginal masih mampu mempertahankan keberadaannya sebagai civil society
Rp 90.000 
Detail
Biografi
Hidayat: Father, Friend, and a Gentleman
Kolonel Hidayat sebagai Panglima Tentara dan Teritorium Sumatra (PTTS) tetap merangkap sebagai Wakil I Kepala Staf Angkatan perang, merealisasikan komando veering yang efektif terhadap pasukan-pasukan di bawahnya. Maka panglima TTS telah melakukan inspeksi keliling yang beribu-ribu kilometer mengunjungi pos-pos komando di Riau, Padang Lawas, Tapanulis, dan Aceh. (A.E. Kawialrang) Pak Hidayat menyatakan kepada saya,”Politik Pemerintah harus didukung bukan letterlijk formal saja, tetapi jika konvoi-konvoi diserang karena melanggar persetujuan, itu didukung paling nyata dan kuat.”  War is politics by other means (Perang adalah politik dengan cara lain). Inilah pertama kali saya belajar politik. (Eddie Soekardi) Hidayat lalu menjabat Sektretaris Jenderal Kementerian Pertahanan. Dia pernah dipanggil oleh Presiden Sukarno dan ditanya, apakah mau menjadi KASAD menggantikan Nasution. Hidayat emnolak. Alasannya “Ini soal Esprit de Corps (Korps-geest)”, ujarnya. Baginya penting mengutamakan semangat korps tentara dan setia kawan ketimbang mempromosikan kepentingan pribadi…. (H. Rosihan Anwar) Walaupun Dubes Hidayat seorang Letnan Jenderal dan mantan menteri, beliau tidak rewel, tidak ingin dilayani dan tidak terikat dengan etiket dan protokol yang tidak perlu…. (Wisber Loeis) Pak Hidayat adalah  pejuang bangsa, “een van de beste zonen van Indonesia” yang patut kita hormati dan selalu kita kenang…. (H. Achmad Tirtosudiro)
Rp 100.000 
Detail
Media Promosi
Jam Dinding
Rp 85.000 
Detail
Sosial
Instrumen Memahami Desa
Buku ini memaparkan instrumen yang dianggap krusial untuk digunakan dalam memahami desa dengan tujuan akhir yaitu mampu menggali data yang nantinya dapat digunakan dalam mengevaluasi dan memberikan masukan untuk pembangunan desa yang berkelanjutan. Dalam pemaparannya buku ini secara garis besar memberikan pemaparan mengenai pengertian, tujuan, dan manfaat dari implementasi instrumen yang kemudian selanjutnya buku ini juga memaparkan langkah teknis serta contoh pertanyaan yang dapat di implementasi di lapangan. Terakhir buku ini juga menyajikan contoh output dari masing-masing instrumen agar memudahkan pihak-pihak yang ingin mengimplementasikan instrumen ini. Secara garis besar buku ini menyajikan instrumen yang mampu mengidentifikasi empat hal, yaitu latar belakang dan kondisi eksisting desa, stakeholder yang mampu bekerja sama dengan masyarakat desa, potensi dan masalah yang dihadapi desa, serta penyusunan program untuk mengatasi masalah dalam upaya pembangunan desa yang berkelanjutan.
Rp 45.000 
Detail
Hukum
Era Baru Hukum Pertambangan: Di Bawah Rezim UU No.4 Tahun 2009
Era baru hukum pertambangan dimulai sejak era reformasi pemerintahan daerah, di mana terjadi perubahan drastic terhadap kewenangan pengolahan pertambangan. Semula berdasarkan Undang-undang No. 11 Tahun 1967 tentang “Ketentuan-ketentuan Pokok Pertambangan’, paradigm pengelolaan pertambangan bersifat sentralistis, di mana kewenangan pengelolaan bahan galian golongan a dan b berada di tangan Mentri (Pemerintah Pusat). Dengan berlakunya Undang-undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang “Pemerintah Daerah” di era reformasi, kewenangan pengelolaan pertambangan diserahkan kepada kabupaten/kota dengan prinsip otonomi seluas-luasnya. Sementara menunggu amandemen terhadap Undang-undang Nomor 11 Tahun 1967, diterbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 75 Tahun 2001. Dalam peruses penyesuaian tersebut ternyata baru pada akhir 2014 disetujui dan diterbitkan Undang-undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang “Pertambangan Mineral dan Batubara”. Berarti hampir 10 (sepuluh) tahun pengelolaan pertambangan tidak memiliki undang-undang yang menjadi pedomannya. Hal ini membawa potret kelam pengelolaan pertambangan di Indonesia, yang berakibat tidak terkendalinya penerbitan-penerbitan izin tambang di Indonesia. Baru sekita 4 (empat) tahun berlakunya Undang-undang Nomor 4 Tahun 2009, kemudian terbit Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang “Pemerintahan Daerah”, yang kembali membawa perubahan drastis dalam kewenangan pengelolaan pertambangan. Dimulailah kembali usaha melakukan amandemen dari Undang-undang Nomor 4 Tahun 2009. Dalam buku ini dibahas secara komprehensif perjalanan panjang perubahan pengelolaan pertambangan di Indonesia hingga saat ini. Buku ini sangat cocok bagi para akademisi maupun praktisi termasuk lawyer, para mahasiswa. Pemerhati hukum pertambangan, pejabat pemerintah, para pelaku usaha dan para pengambil kebijakan.
Rp 95.000 
Detail
Baca Buku