ipbprinting - Memajukan UKM Indonesia

Buku Pilihan lihat semua
Ilmu Logam...
Teknologi
Rp. 64.000
Teknologi Hasil Ternak...
Teknologi
Rp. 105.000
Kamus Kehutanan...
Kehutanan
Rp. 150.000
Sifat Mekanis Kayu...
Kehutanan
Rp. 95.000
Produksi Bersih...
Kehutanan
Rp. 59.000
Sagu di Lahan Gambut...
Kehutanan
Rp. 55.000
Interpretasi Alam...
Kehutanan
Rp. 30.000
Jamur Berkhasiat Obat...
Kesehatan
Rp. 35.000
Out of Shadow...
Kesehatan
Rp. 59.000
Sosiologi Kesehatan...
Kesehatan
Rp. 55.000
Atlas of Normal Radiography...
Kedokteran Hewan
Rp. 270.000
Go Global Reputation...
Keluarga
Rp. 100.000
Commuter Marriage...
Keluarga
Rp. 55.000
Syariah Islamiyah...
Agama Islam
Rp. 70.000
Islam Apa Adanya...
Agama Islam
Rp. 39.000
Baranangsiang...
Biografi
Rp. 140.000
Pengantar Peluang...
Statistika
Rp. 69.000
Aplikasi Metode SEM-PLS...
Matematika
Rp. 95.000
Pengantar Peluang...
Matematika
Rp. 69.000
Matematika untuk fisika...
Matematika
Rp. 69.000
Pengantar Teori Peluang...
Matematika
Rp. 40.000
Haji Ramah Lingkungan...
Lingkungan
Rp. 55.000
Ekotoksikologi Akuatik...
Lingkungan
Rp. 77.000
Fisika Komputasi...
Fisika
Rp. 60.000
EKOLOGI PAPUA...
Biologi
Rp. 135.000
Biokimia Fisik...
Biologi
Rp. 120.000
Monitoring dan Evaluasi...
Komunikasi
Rp. 55.000
DEMOKRASI DALAM CERMIN...
Sosial & Politik
Rp. 80.000
ASEAN Di Persimpangan Sejarah...
Sosial & Politik
Rp. 55.000
Asas Moral Politik...
Sosial & Politik
Rp. 70.000
Krisis Kebebasan...
Filsafat
Rp. 65.000
Diplomasi Parlemen...
Sosial
Rp. 120.000
Orang Serampas...
Sosial
Rp. 90.000
Data Desa Presisi...
Sosial
Rp. 65.000
Jejak Mimpi anak Negeri...
Pendidikan
Rp. 60.000
Jejak Inspirasi...
Pendidikan
Rp. 47.000
Daun-Daun Berserakan...
Pendidikan
Rp. 135.000
Kratos Minus Demos...
Politik
Rp. 80.000
Malam...
Sastra
Rp. 25.000
Jiwa-Jiwa Mati...
Sastra
Rp. 85.000
Empat Kepak Sayap...
Sastra
Rp. 90.000
Candide...
Sastra
Rp. 65.000
Calon Arang...
Sastra
Rp. 95.000
Bujang Tan Domang...
Sastra
Rp. 85.000
Budaya Minum di Indonesia...
Antropologi
Rp. 195.000
Kain Cinta Tanpa Batas...
Antropologi
Rp. 70.000
Lion Bird...
Anak-Anak
Rp. 35.000
Bird Tree...
Anak-Anak
Rp. 55.000
Kisah Sosiologi...
Sosiologi
Rp. 87.000
Merchandise lihat semua
Jasa Penerbitan lihat semua

IPB Press didirikan pada 6 April 2009 merupakan perusahaan penerbitan dan percetakan dengan badan hukum perseroan terbatas. Dengan paradigma penerbit berbasis universitas, IPB Press senantiasa berupaya dalam mengembangkan literasi, membangunan masyarakat berbasis ilmu pengetahuan, memperluas wawasan masyarakat, mengantisipasi ledakan ilmu pengetahuan, dan mengibarkan bendera perguruan tinggi. Pada tahun 2018 IPB Press mendapatkan penghargaan dari Perpustakaan Nasional Indonesia berupa Anugerah Wajib Serah Tertib Undang-Undang Deposit Tahun 2018 untuk Jenis Karya Cetak Monograf. Dengan semangat nilai korporasi ACTION; advanced, competent, trusted, integrity, optimist, dan never give up, IPB Press menjadi solusi bagi kebutuhan Anda.

Fisika
Physics Laboratory for International Classes
The physic experiments described in this modul are part of the Fundamental Physic lecture that is designed for the freshman students of Bogor Agricultural University. The experiment topics are choosen carefully to resemble the main subjects in the Fundamental Physics Lecture. The main objective of conducting physics experiments is to provide the students with the basic skill and valuable experience in experimental scientific methods, especially measuring physical observables using basic measuring tolls and learning how to obtain and processing experimental data correctly.
Rp 30.000 
Detail
Sastra
Laki-laki Bernama Klaus Klump
Seorang laki-laki bernama Klaus Klump ( Um homem: Klaus Klump) adalah sebuah karya penulis Portugis, Goncalo Manuel Tavares, yang berlatar belakang masa perang. Tidak disebutkan di mana, atau kapan terjadinya, penulis hanya memberikan detail tentang kematian, tank, dan peluru. Plotnya sederhana, tetapi kuat: seorang pria dan seorang wanita berada di kota yang terkepung, para prajurit memasuki rumah-rumah dan memperkosa wanita-wanita yang tinggal di sana, munculah perlawanan, dan yang mengakibatkan perang. Tavares menggambarkan pengalaman kemanusiaan yang dialami ribuan orang di masa itu. Klaus Klump, tokoh utamanya, berasal dari  keluarga kaya dan terpandang. Dengan pecahnya perang ia terpaksa mengubah hidupnya secara radikal. Dari seorang penerbit buku, ia menjadi tentara. Buku-buku yang ia terbitkan itu bagaikan bom kecil yang dia luncurkan melawan ekonomi, politik. Dia tahu bahwa untuk bertahan hidup dalam perang, yang terbaik adalah tetap netral, menjadi pengecut, namun ia memilih untuk melawan. Transformasi yang terjadi dalam kehidupannya erat hubungannya dengan dua orang wanita yang dekat dengannya, yaitu Yohana dan Herthe. Tapi suatu kekuatan besarlah yang membatalkan takdirnya. Kisah Klaus Klump adalah protret kehidupan di zaman perang yang bertutur tentang cara orang bertahan hidup, kemenangan atas kemunafikkan dan keinginan untuk melupakan seperti pedang bermata dua. Plot cerita mulai memanas ketika Klaus Klump ditangkap. Sementara itu, Herthe menikah dengan Ortho, seorang perwira tentara, tetapi saudara lelakinya Clako—yang tampil sebagai musisi dipernikahannya, mengancam untuk membunuh pengantin pria. Untuk memanaskannya, Gancalo M. Tavares mengunakan logika-logika yang cerdik dalam gagasannya dalam masa perang dan dalam masa damai, kekuatan dan kelemahan adalah istilah-istilah yang tidak mengenal mobilitas. Emosi kemarahan, fisik dan detail tokoh utama menyatu seperti  mosaik, seperti potongan-potongan laporan berita. Ada juga wawasan dan komentar tentang takdir, bahasa, masa damai dan masa perang yang berujung pada akhir yang ironis yang akan mendorong pembaca untuk mempertanyakan nilai-nilai dan transformasi karakter-karakternya.
Rp 75.000 
Detail
Kehutanan
Manual Identifikasi dan Bio-Ekologi Spesies Kunci di Sulawesi
Buku ini ditulis dalam bentuk hand book yang dapat dipergunakan dengan mudah di lapangan. Buku ini merupakan pengembangan dari buku yang sebelumnya ditulis oleh penulis (Mustari dan Kurniawan 2011) yang berjudul ‘Manual Identifikasi Beberapa Spesies Kunci di Sulawesi’. Spesies kunci yang disajikan dalam buku ini dapat dijumpai di sebagian besar kawasan konservasi, hutan lindung, bahkan di hutan produksi di Sulawesi. Oleh karena itu buku ini dapat dipergunakan oleh berbagai pihak, baik staf taman nasional, BKSDA/BBKSDA, mahasiswa, peneliti, maupun masyarakat umum yang ingin mendapatkan informasi mengenai bio-ekologi satwa endemik Sulawesi.
Rp 160.000 
Detail
Sosial
Umur dan Kesejahteraan Manusia
Kesejahteraan material dan kesejahteraan imaterial terasa mencuat dalam buku Umur dan Kesejahteraan Manusia ini. Berbagai judul pertuturan terdapat pula di dalam buku ini. Upaya memahami masyarakat dan pengalamannnya dalam mengelola sumber daya alam khususnya pertambangan guna mendapatkan data sikap masyarakat terhadap perubahan-perubahan era dahulu dengan penuh kearifan (wisdom), masyarakat mungkin kini sudah tidak sesuai lagi. Pengumpulan data secara ringkas diharapkan memberi jawaban kebenaran relatif yang mendekati kebenaran mutlak. Hasilnya dapat ditunjukkan pada bab berikutnya berupa sikap masyarakat terhadap pengelolaan sumber alam itu tentu ada kekurangannnya.
Rp 50.000 
Detail
Merchandise
Box hampers
Box hampers dengan bahan artbot tebal yang dilapisi cetakan berwarna kertas artpaper+laminating , Ukuran A5(14.8 x 21 x tinggi 4cm)
Rp 35.000 
Detail
Politik
Diplomasi Indonesia dan Pembangunan Konektivitas Maritim
Setiap tema kajian dalam buku ini menganalisis elemen-elemen penting terkait perkembangan konsep maritim Indonesia, tantangan, dan kendala. Demikian juga berbagai peluang bagi Indonesia dalam mewujudkan kekuatan maritim Indonesia, baik sebagai hub maupun gate yang mampu mendukung dan melancarkan rute perdagangan (trade routes) dan jalur pelayaran (shipping lanes) dunia melalui perairan dan laut Indonesia. Dengan posisi strategis yang dimiliki Indonesia, yakni terletak di antara dua samudra besar – Hindia dan Pasifik, sudah waktunya Indonesia dapat menarik keuntungan yang optimal, termasuk dalam ikut mengatur tata kelola maritim dunia. Meskipun visi nasional Kelautan Indonesia semakin jelas dan terarah, masih terdapat beberapa hal yang perlu diproyeksikan dalam upaya mempercepat realisasi Indonesia menjadi Poros Maritim Dunia. Pertama, istilah maritim dan laut perlu dipertegas pengertiannya agar kerancuan dapat dikurangi. Kedua, diperlukan perubahan paradigm (paradigm shift) dari land-based orientation menuju ocean-based orientation, orientasi baru ini akan menjadi basis dalam menentukan program pembangunan, termasuk menegaskan kembali aspek saling keterhubungan antara kepentingan nasional dalam membangun laut, darat, dan udara secara terintegrasi. Ketiga, penguatan lembaga penelitian dan pengembangan (research and development/R&D). Pengintegrasian riset kelautan secara nasional untuk menghasilkan inovasi baru yang mampu mendukung optimalisasi sektor maritim Indonesia, sehingga berdampak positif bagi ekonomi dan perdagangan internasional. Semoga hasil penelitian ini dapat membawa manfaat bagi perbaikan sektor maritim dan kelautan Indonesia, sehingga Indonesia dapat membuktikan diri sebagai bangsa bahari yang kuat dan mandiri. Hal ini akan sejalan dengan pernyataan ahli sejarah maritim Indonesia, A.B. Lapian yang memaknai archipelagic state bahwa “Indonesia merupakan negara laut yang besar dan luas dengan ribuan pulau di wilayah perairan dan lautnya”.
Rp 80.000 
Detail
Politik
Borders and Beyond: Transnational Migration and Diaspora in Northern Thailand Border Areas with Myanmar and Laos
This book contributes to a better understanding about the dynamics of transnational migration and diaspora in Northern Thailand border areas with Myanmar and Laos. Border cities in Southeast Asia are places that have unique characteristics because of rapid development which includes the process of transnational migration and diaspora communities from neighboring countries. Historically, different ethnic groups had migrated in the border areas of mainland Southeast Asian countries and China. Border cities, such as Mae Sai and Chiang Khong, are strategic places for refugees, minority groups, and others from neighboring countries to reside either temporary or permanently.   The infrastructure and economic developments of those two cities in the border areas have not only influenced the formation of those two cities into multicultural societies, but also become more modern cities with various economic activities. Both Mae Sai and Chiang Khong gradually became more densely populated and have transformed into economic and tourist destinations because they have low-price goods, duty free markets, and even casinos. The arrivals of various ethnic groups in different times have formed a multicultural community, which plays a very important role in the development of border cities and surrounding areas. On top of these, the policies on border areas have been more complex considering the transnational movements of people, goods and ideas.
Rp 125.000 
Detail
Matematika
Aplikasi Metode SEM-PLS
Buku ini menjabarkan terkait Metode Structure Equation Modelling (SEM) dengan aplikasi software smart-PLS, khususnya pada bidang sumberdaya pesisir dan lautan. Dalam buku ini dipaparkan tentang paradoks sumberdaya alam, definisi sumberdaya pesisir dan lutan, filosofi tools dan software, teori dan definisi SEM, konsep dan istilah dalam SEM, hingga aplikasi SEM dalam bidang sumberdaya pesisir dan lautan.
Rp 95.000 
Detail
Sastra
La Galigo Menurut Naskah NBG 188 jilid 1
Sekali waktu, ketika dunia ini masih kosong belum berpenghuni, Patotoqé di istana Boting Langiq (kerajaan langit) bangkit dari tidurnya dan menyaksikan sang penjaga ayam kesayangannya, Rukkelleng Mpoba bersaudara, tidak nampak. Alangkah murkanya Patotoqé, dan memerintahkan pengawal untuk mencarinya. Ketika Rukkelleng Mpoba bersaudara datang, mereka langsung sembah sujud di hadapan Patotoqé  dan berkata:  “Kami baru saja pulang dari bumi memperlagakan kilat dan guntur, Tuanku, dan menyaksikan tidak ada satu pun manusia di dalamnya, tidak ada arti kekuasaan dan ketuhananmu tanpa ada manusia yang menyembahmu”. Sejenak Patotoqé terpekur dan berkata dalam hati: “Betul juga apa kata Rukkelleng Mpoba itu”. Maka ia pun memerintahkan mengadakan musyawarah agung di Boting Langiq, untuk memutuskan siapakah putranya yang akan diturunkan di dunia untuk menghuni dunia yang kosong, agar ada manusia yang menyembahnya. Dalam pertemuan tersebut diputuskan untuk mengirim putra Patotoqé bernama La Togeq Langiq, yang setelah di dunia bernama Batara Guru. Patotoqé menurunkan pula seluruh warisan Batara Guru di langit termasuk istana, selir-selir, pasukan, pengawal, dayang-dayang,  pendeta-pendeta bissu, sanro (dukun), dan para pelayan yang kelak akan menghibur, menemani, dan melayani  Batara Guru agar ia betah dan bertahan hidup di bumi. Batara Guru dijodohkan dengan putri Dewi Sinauq Tojang dari Buriq Liu/Pérétiwi (kerajaan bawah laut), bernama Wé Nyiliq Timoq. Pertemuan, percintaan, dan perkawinan Batara Guru dengan sang putri dari istana bawah laut ini, penuh dengan kisah-kisah unik, mistis, magis, dan romantik yang secara purba menggambarkan hubungan manusia secara natural dan universal. Perkawinan dewa dari Boting Langiq dan dewi dari Buriq Liu inilah yang menghuni dunia tengah (Alé Kawaq/Alé Lino) dan diyakini sebagai manusia pertama yang mengisi bumi dan kemudian berkembang-biak, beranak-pinak, dan  meramaikan dunia yang sekarang lebih dikenal sebagai tanah Bugis dan  manusia Bugis. Karena itulah  jilid I cerita La Galigo seperti yang ada di tangan pembaca sekarang ini disebut episode Mula Tau (awal mula penciptaan manusia). Putri pertama dewa-dewi ini bernama Wé Oddang Riuq, yang meninggal ketika berusia tujuh hari, dan dari kuburnya muncul padi menguning, itulah yang dikenal Sangiang Serri, yang kelak akan memberi kehidupan manusia. Anak kedua pasangan Batara Guru dengan We Nyiliq Timoq adalah Batara Lattuq. Di Tompoq Tikkaq hiduplah sepasang dewa-dewí́ yang bernama La Urung Mpessi dan permaisurinya Wé Pada Uleng. Keduanya mempunyai dua anak perempuan, yaitu Wé Adiluwuq dan Wé Datu Sengngeng. Sekali waktu, pasangan dewa ini sedang mempersiapkan upacara  kedatuan di Tompoq Tikkaq, tapi tak ada satu pun tamunya yang datang dari negeri seberang. La Urung Mpessi murka, dan membuang semua hidangan yang telah dipersiapkannya ke dalam sungai. Tindakan ini membuat Patotoqé marah, dan menghukumnya dengan cara mengambil nyawa suami istri tersebut, yang meninggal pada waktu bersamaan. Serta merta kedua putrinya menjadi anak yatim piatu. Penderitaan kedua anak ini bertambah, ketika seluruh harta dan warisan kedua orang tuanya diambil oleh bibinya, yang menyebabkan kedua putri ini pergi membuang diri. Setelah mengembara di hutan, atas desakan seorang utusan dari Pérétiwi, meréka pun pulang ke inang pengasuhnya di Istana Tompoq Tikkaq.
Rp 160.000 
Detail
Sosial
Marginalisasi dan Keberadaban Masyarakat
Buku ini mengungkap konsep non-mainstream mengenai kemampuan survival dari sebuah gerakan civil society komunitas marginal. Biasanya, kemampuan daya tahan hidup (survival) itu merupakan manifestasi kebersatuan dari mereka yang ditekan oleh berbagai pihak. Namun, pada kasus ini, Jamaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) mampu menunjukan bahwa kekuatan civil society mereka terbangun lewat budaya dan nilai-nilai keberadaban (civility) yang dipercaya pengikutnya. Kendati mengalami marginalisasi, JAI sebagai organisasi turut bergerak di beberapa bidang kehidupan masyarakat tanpa menonjolkan atribut-atribut organisasi, misalnya; gerakan untuk pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan sosial-ekonomi. Ironinya, era reformasi justru menunjukkan tingkat tekanan yang lebih kuat, walaupun begitu survivelitas JAI berikut aktivitas kejamaahannya tetap berjalan. Kondisi ini menunjukkan bahwa JAI sebagai komunitas Islam marginal masih mampu mempertahankan keberadaannya sebagai civil society
Rp 90.000 
Detail
Memoar
Catatan B.M. Diah: Peran “Pivotal” Pemuda Seputar Lahirnya Proklamasi 17-8-’45
Burhanudin Mohamad Diah (BM Diah), lahir di Kotaraja (sekarang Banda Aceh), 7 April 1917. BM Diah adalah pendiri dan pemimpin surat kabar Merdeka (surat kabar yang tergolong tua di Indonesia) yang dirintisnya sejak 1 Oktober 1945. Sebagai tokoh pers senior yang disegani dan pernah menjadi sekretaris pribadi tokoh pergerakan nasional, Douwes Dekker, ia mengawali kariernya di bidang jurnalistik sebagai redaktur pertama di Sinar Deli, Medan, kemudian “millmeter vreter” pada surat kabar Sin Po (1939). Pada tahun 1945, BM Diah menjabat sebagai redaktur pelaksana dan wakil pemimpin redaksi surat kabar Asia Raya, serta sekaligus melibatkan dirinya dalam kegiatan politik sebagai pemimpin gerakan pemuda yang dikenal dengan nama Angkatan Baru ’45, sebagaimana buku yang sedang berada di tangan para pembaca sekarang ini. Ia juga aktif sebagai anggota Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP) di masa permulaan revolusi 17 Agustus 1945, anggota Dewan Penasihat Presiden Soekarno, dan anggota Dewan nasional. BM Diah adalah seorang nasionalis dan patriot sejati. Tiga kali berturut-turut ia menjabat sebagai Duta Besar Indonesia untuk Cekoslovakia dan Hongaria, Kerajaan Inggris dan Muangthai (sekarang Thailand) dari tahun 1959-1967. Bersamaan kedudukannya sebagai Duta Besar di Cekoslovakia, ia juga merangkap sebagai gubernur untuk Indonesia pada Komisi Internasional Energi Atom. Pada tahun 1966-1968, ia memegang jabatan sebagai Menteri Penerangan RI. Pada 21 Juli 1987, di usia 70 tahun dan waktu itu sudah berpengalaman 50 tahun di dunia jurnalistik, BM Diah memperoleh kesempatan emas mewawancarai Sekretaris Jenderal Partai Komunis Uni Soviet, Mikhail Sergeyevich Gorbachev, di Kremlin, Moskow. Ia menganggap pertemuannya dengan Gorbachev sebagai mahkota bagi seorang wartawan.
Rp 100.000 
Detail
Bisnis
Etika Bisnis (Business Ethic) Pemahaman Teori secara Komprehensif dan Implementasinya
Etika Bisnis dapat menjadi standar dan pedoman bagi seluruh karyawan termasuk manajemen dan menjadikannya sebagai pedoman untuk melaksanakan pekerjaan sehari-hari dengan dilandasi moral yang luhur, jujur, transparan, dan sikap yang profesional.
Rp 129.000 
Detail
Sosiologi
Kisah Sosiologi
Kisah Sosiologi merupakan rangkuman teori-teori sosiologi klasik dan kontemporer yang diwakili oleh lima belas pemikir utama, yaitu Durkheim, Marx, Weber, Simmel, Parsons, Bauman, Giddens, Bourdieu, Foucault, Said, Spivak, Goffman, Habermas, Etzioni, dan Berger. Dengan memuat ilustrasi wajah para tokoh serta pendekatan Bahasa sederhana dan reflektif, buku ini mengajak pembaca untuk memahami pemikiran-pemikiran sosiologi dan makna relasi dalam kehidupan personal. --- “Kisah Sosiologi merupakan rangkuman yang sangat baik dari pemikiran para perintis serta tokoh terkemuka sosiologi dan ilmu social yang dapat memicu rasa ingin tahu dan mendorong pembaca untuk mengkaji karya tulis para tokoh tersebut.” – Profesor Emeritus Kamanto Sunarto (Dosen Sosiologi FISIP UI)   “Diawali dengan ilustrasi kehidupan nyata, pemaparan asumsi dasar, penjelasan teori, buku ini juga dilengkapi dengan refleksi dan pertanyaan yang menjadikannya istimewa agar para pembaca dapat merefleksikan realitas kehidupan dan mengembangkan keingintahuan lebih jauh.” – Dr. Indera Ratna Irawati Pattinasarany (Dosen Sosiologi FISIP UI)
Rp 87.000 
Detail
Sastra
Jalan Tak ada Ujung
Jakarta selama bulan-bulan setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia tanggal 17 Agustus 1945, adalah kota yang dicekam ketegangan. Ketegangan antara kelompok pemuda-pemuda pejuang kemerdekaan dengan berbagai kesatuan tentara Jepang yang menunggu-nunggu kedatangan tentara sekutu, karena pemuda-pemuda pejuang kemerdekaan sedang asik mengumpulkan persenjataan dari pasukan-pasukan Jepang, dan juga ketegangan dalam hati seluruh rakyat Indonesia mengenai siapakah yang akan datang pertama dari tentara Sekutu, tentara Inggris, atau Belanda? Itulah "setting" Jalan Tak Ada Ujung ini, yang mengisahkan pejuang-pejuang seperti Hazil, pemusik yang bersemangat berapi-api, Guru Isa yang lembut hati dan tidak suka pada kekerasan, istrinya yang merindukan kasih lelaki. Perlawanan terhadap tentara Belanda yang hendak menjajah Indonesia, kehangatan cinta, semangat berkorbar perjuangan, ketakutan, kejahatan manusia terhadap manusia, penemuan diri di bawah siksaan, dan kemenangan manusia dalam pergaulan dengan dirinya sendiri. Semua ini dapat ditemukan dalam novel ini.  
Rp 55.000 
Detail
Kehutanan
Biodiversitas di Kampus IPB University : Mamalia, Burung, Amfibi, Reptil, Kupu-kupu dan Tumbuhan
Data biodiversitas kampus dikumpulkan oleh penulis dalam kurun waktu dua puluh tahun terakhir serta dibantu oleh mahasiswa dan asisten mata kuliah ekologi satwaliar, serta anggota Himakova. Buku ini mendokumentasikan 22 jenis mamalia, 99 jenis burung, 12 jenis amfibi, 38 jenis reptil, 91 jenis kupu-kupu dan 173 jenis tumbuhan yang ada di lingkungan kampus IPB Dramaga.
Rp 500.000 
Detail
Perkebunan
Kapita Selekta Manajemen dan Agribisnis Perkebunan
Buku ini merupakan kumpulan dari opini penulis terkait teknologi budidaya tanaman perkebunan sesuai dengan perkembangannya. Buku ini juga merupakan wujud dari kepedulian dan perhatian penulis terhadap dunia perkebunan khususnya areal on-farm.
Rp 85.000 
Detail
Agama Islam
Aku Anak Muslim: Belajar Wudhu
Bersuci sangat penting bagi umat Islam. Selain itu, kita mengenai kalimat “Kebersihan Adalah Sebagian dari Iman”, kebersihan juga diperlukan setiap menjalani berbagai ibadah dalam Islam. Contohnya saja ketika shalat di mana kita diwajibkan untuk bersuci untuk menjaga kebersihan diri kita. Buku ini diharapkan dapat menjadi bahan pembelajaran pada anak usia dini dengan mengisi waktu lebih berkualitas antara orang tua dan anak.
Rp 46.000 
Detail
Pemasaran
Pemasaran Jasa Pariwisata
Dalam penulisan ini, pelbagai fenomena pendekatan seperti aspek penawaran, aspek permintaan, dan model dalam kepariwisataan, kajian teoritis kepariwisataan, strategi bauran promosi, teori pemasaran jasa, analisis lingkungan pemasaran dalam kepariwisataan, maupun konsep kualitas layanan yang diuraikan dalam penulisan buku ini diharapkan dapat menjadi masukan yang bermanfaat bagi pemerhati sektor kepariwisataan, khususnya bidang pemasaran jasa kepariwisataan.
Rp 60.000 
Detail
Teknologi
Energi dalam Perencanaan Pembangunan
Buku ini membahas persoalan energi Indonesia, dengan topik-topik yang meliputi minyak bumi, gas bumi, batu bara, energi perdesaan, konservasi energi, regulasi industri energi, energi, dan lingkungan, serta energi internasional. Layak dimanfaatkan dalam kelas formal di perguruan tinggi mengenai ekonomi dan kebijakan energi, kursus profesional di bidang energi, serta menjadi pegangan pejabat pemerintah dan masyarakat yang ingin mendapatkan pengetahuan mengenai permasalahan energi Indonesia.  
Rp 79.000 
Detail
Merchandise
Stiker A3
Cetak stiker Ukuran kertas 32 x 47cm , harga yang tercantum ukuran perlembar 32 x 47cm
Rp 12.000 
Detail
Sosial
HESDD School of Community Self Help New World Indonesia
Buku ini membahas mengenai sekolah ekologi manusia, yang disebut HESDD sekolah masyarakat mandiri dunia baru. Beberapa topik dibahas dalam buku ini, baik dasar sekolah ekologi manusia, pembelajaran dan keluarannya
Rp 95.000 
Detail
Komunikasi
Etika Profesi Komunikasi
Buku Etika Profesi Komunikasi ini merupakan tulisan mengenai berbagai konsep etika dan kode etik dalam setiap profesi bidang komunikasi. Penekanan etika profesi dalam bidang komunikasi di antaranya etika edukasi, kehumasan, periklanan, jurnalistik, penyiaran, perfilman, dan etika dalam fotografi. Mahasiswa diharapkan dapat menerapkan prinsip-prinsip dan kode etik dalam setiap profesi di bidang komunikasi. Release date : 4 Maret 2021
Rp 59.900 
Detail
Sains & Teknologi
Ensiklopedia Bucephalandra Tanaman Hias Air Kalimantan
Buku Ensiklopedia Bucephalandra Tanaman Hias Air Kalimantan adalah buku yang di tulis tentang diversitas dari genus Bucephalandra yang sangat diminati hobiis biota air dunia. Para Hobiis sangat mencintai spesies ini karena keunikan kecantikan dan keragaman bentuk morfologinya yang eksotis. Kisah dan referensi terhadap Bucephalandra dibahas secara gamblang jelas dengan bahasa ilmiah yang ringan dan mudah dimengerti dari sejarah ditemukan genus Bucephalandra oleh penemu spesies tumbuhan (botanist), pendeskripsian spesies secara morfologi, dan secara bioteknologi dengan mengambil identitas spesies dari urutan sekues DNA dalam genomnya hingga teknik budi daya secara tradisional dan bioteknologi (Tissue Culture)
Rp 510.000 
Detail
Sejarah
Madiun 1948 PKI Bergerak
Pada tanggal 10 Agustus 1948 Moeso kembali ke Indonesia. Sejak tahun 1926, setelah pemberontakan komunis, ia menghilang ke Moskow dan mengabdikan dirinya pada Komintern - Komunis Internasional. Pada tahun 1936 sebagai agen rahasia ia tinggal selama enam bulan di Surabaya untuk membangun kembali Partai Komunis Indonesia (PKI). Kemudian ia bermukim di Uni Soviet dengan aktivitas utamanya sebagai penasihat untuk urusan Indonesia. Sesudah kemenangan Sekutu dalam Perang Dunia II dan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, PKI memperoleh posisi yang kuat di dalam Republik, tapi tetap mempertahankan eksistensinya yang setengah ilegal. Anggota-anggotanya menyebar masuk ke dalam berbagai macam partai. Amir Sjarifoeddin - anggota rahasia PKI - pernah menjadi perdana menteri, tapi pada Januari 1948 ia mengundurkan diri. Kabinet di bawah pimpinan Wakil Presiden Hatta tampil tanpa mengikutsertakan komunis. Sementara itu, Soviet mengubah haluan politiknya menjadi beroposisi keras terhadap Barat. Moeso mendapat restu dari Moskow untuk melakukan reorganisasi terhadap PKI. Maka segera setelah sesudah
kedatangannya di Indonesia ia memaparkan sebuah haluan baru yang disebut 'Djalan Baru'. Ini merupakan perubahan radikal dari sikap PKI, yaitu konfrontasi terhadap pemerintah borjuis Soekarno-Hatta. Bahasa Moeso yang menghasut mendapat dukungan dari semua anggota PKI dan mengakibatkan ketegangan semakin memuncak, serta memecah-belah pendapat politik di kalangan tentara. Di Solo terjadi bentrokan sengit antara golongan militer dan politik. Kekalahan kaum kiri di sana menimbulkan reaksi di Madiun, sehingga terjadi perebutan kekuasaan oleh kaum komunis pada tanggal 18 September. Soekarno dan Hatta tampil menghadapi Moeso dan Madiun direbut kembali sepuluh hari kemudian. Dibutuhkan waktu beberapa minggu untuk mematahkan seluruh perlawanan PKI. Bagi pemerintah peristiwa ini merupakan suatu 'narrow escape' - bagaikan lolos dari lubang jarum.

Berdasarkan pada banyak bahan yang tidak dikenal. Harry Poeze dengan amat teliti menyusun kembali segala apa yang telah terjadi di seputar 'Madiun'. Ia telah berhasil mengurai banyak teka-teki yang melatarbelakangi kejadian tersebut. Ia juga memberi jawaban, apakah persoalan 'Madiun' harus disebut sebagai peristiwa lokal saja, ataukah suatu perebutan kekuasaan oleh kaum komunis. Sampai sekarang masalah ini masih merupakan
tema perdebatan seru, sebagaimana juga tampak dalam tinjauan historiografis yang tercantum dalam buku ini. Menurut hemat pengarang, sekarang debat itu bisa mendapatkan jalan keluarnya.
Rp 125.000 
Detail
Fisika
Physics Laboratory for International Classes
The physic experiments described in this modul are part of the Fundamental Physic lecture that is designed for the freshman students of Bogor Agricultural University. The experiment topics are choosen carefully to resemble the main subjects in the Fundamental Physics Lecture. The main objective of conducting physics experiments is to provide the students with the basic skill and valuable experience in experimental scientific methods, especially measuring physical observables using basic measuring tolls and learning how to obtain and processing experimental data correctly.
Rp 30.000 
Detail
Sastra
Laki-laki Bernama Klaus Klump
Seorang laki-laki bernama Klaus Klump ( Um homem: Klaus Klump) adalah sebuah karya penulis Portugis, Goncalo Manuel Tavares, yang berlatar belakang masa perang. Tidak disebutkan di mana, atau kapan terjadinya, penulis hanya memberikan detail tentang kematian, tank, dan peluru. Plotnya sederhana, tetapi kuat: seorang pria dan seorang wanita berada di kota yang terkepung, para prajurit memasuki rumah-rumah dan memperkosa wanita-wanita yang tinggal di sana, munculah perlawanan, dan yang mengakibatkan perang. Tavares menggambarkan pengalaman kemanusiaan yang dialami ribuan orang di masa itu. Klaus Klump, tokoh utamanya, berasal dari  keluarga kaya dan terpandang. Dengan pecahnya perang ia terpaksa mengubah hidupnya secara radikal. Dari seorang penerbit buku, ia menjadi tentara. Buku-buku yang ia terbitkan itu bagaikan bom kecil yang dia luncurkan melawan ekonomi, politik. Dia tahu bahwa untuk bertahan hidup dalam perang, yang terbaik adalah tetap netral, menjadi pengecut, namun ia memilih untuk melawan. Transformasi yang terjadi dalam kehidupannya erat hubungannya dengan dua orang wanita yang dekat dengannya, yaitu Yohana dan Herthe. Tapi suatu kekuatan besarlah yang membatalkan takdirnya. Kisah Klaus Klump adalah protret kehidupan di zaman perang yang bertutur tentang cara orang bertahan hidup, kemenangan atas kemunafikkan dan keinginan untuk melupakan seperti pedang bermata dua. Plot cerita mulai memanas ketika Klaus Klump ditangkap. Sementara itu, Herthe menikah dengan Ortho, seorang perwira tentara, tetapi saudara lelakinya Clako—yang tampil sebagai musisi dipernikahannya, mengancam untuk membunuh pengantin pria. Untuk memanaskannya, Gancalo M. Tavares mengunakan logika-logika yang cerdik dalam gagasannya dalam masa perang dan dalam masa damai, kekuatan dan kelemahan adalah istilah-istilah yang tidak mengenal mobilitas. Emosi kemarahan, fisik dan detail tokoh utama menyatu seperti  mosaik, seperti potongan-potongan laporan berita. Ada juga wawasan dan komentar tentang takdir, bahasa, masa damai dan masa perang yang berujung pada akhir yang ironis yang akan mendorong pembaca untuk mempertanyakan nilai-nilai dan transformasi karakter-karakternya.
Rp 75.000 
Detail
Kehutanan
Manual Identifikasi dan Bio-Ekologi Spesies Kunci di Sulawesi
Buku ini ditulis dalam bentuk hand book yang dapat dipergunakan dengan mudah di lapangan. Buku ini merupakan pengembangan dari buku yang sebelumnya ditulis oleh penulis (Mustari dan Kurniawan 2011) yang berjudul ‘Manual Identifikasi Beberapa Spesies Kunci di Sulawesi’. Spesies kunci yang disajikan dalam buku ini dapat dijumpai di sebagian besar kawasan konservasi, hutan lindung, bahkan di hutan produksi di Sulawesi. Oleh karena itu buku ini dapat dipergunakan oleh berbagai pihak, baik staf taman nasional, BKSDA/BBKSDA, mahasiswa, peneliti, maupun masyarakat umum yang ingin mendapatkan informasi mengenai bio-ekologi satwa endemik Sulawesi.
Rp 160.000 
Detail
Sosial
Umur dan Kesejahteraan Manusia
Kesejahteraan material dan kesejahteraan imaterial terasa mencuat dalam buku Umur dan Kesejahteraan Manusia ini. Berbagai judul pertuturan terdapat pula di dalam buku ini. Upaya memahami masyarakat dan pengalamannnya dalam mengelola sumber daya alam khususnya pertambangan guna mendapatkan data sikap masyarakat terhadap perubahan-perubahan era dahulu dengan penuh kearifan (wisdom), masyarakat mungkin kini sudah tidak sesuai lagi. Pengumpulan data secara ringkas diharapkan memberi jawaban kebenaran relatif yang mendekati kebenaran mutlak. Hasilnya dapat ditunjukkan pada bab berikutnya berupa sikap masyarakat terhadap pengelolaan sumber alam itu tentu ada kekurangannnya.
Rp 50.000 
Detail
Merchandise
Box hampers
Box hampers dengan bahan artbot tebal yang dilapisi cetakan berwarna kertas artpaper+laminating , Ukuran A5(14.8 x 21 x tinggi 4cm)
Rp 35.000 
Detail
Politik
Diplomasi Indonesia dan Pembangunan Konektivitas Maritim
Setiap tema kajian dalam buku ini menganalisis elemen-elemen penting terkait perkembangan konsep maritim Indonesia, tantangan, dan kendala. Demikian juga berbagai peluang bagi Indonesia dalam mewujudkan kekuatan maritim Indonesia, baik sebagai hub maupun gate yang mampu mendukung dan melancarkan rute perdagangan (trade routes) dan jalur pelayaran (shipping lanes) dunia melalui perairan dan laut Indonesia. Dengan posisi strategis yang dimiliki Indonesia, yakni terletak di antara dua samudra besar – Hindia dan Pasifik, sudah waktunya Indonesia dapat menarik keuntungan yang optimal, termasuk dalam ikut mengatur tata kelola maritim dunia. Meskipun visi nasional Kelautan Indonesia semakin jelas dan terarah, masih terdapat beberapa hal yang perlu diproyeksikan dalam upaya mempercepat realisasi Indonesia menjadi Poros Maritim Dunia. Pertama, istilah maritim dan laut perlu dipertegas pengertiannya agar kerancuan dapat dikurangi. Kedua, diperlukan perubahan paradigm (paradigm shift) dari land-based orientation menuju ocean-based orientation, orientasi baru ini akan menjadi basis dalam menentukan program pembangunan, termasuk menegaskan kembali aspek saling keterhubungan antara kepentingan nasional dalam membangun laut, darat, dan udara secara terintegrasi. Ketiga, penguatan lembaga penelitian dan pengembangan (research and development/R&D). Pengintegrasian riset kelautan secara nasional untuk menghasilkan inovasi baru yang mampu mendukung optimalisasi sektor maritim Indonesia, sehingga berdampak positif bagi ekonomi dan perdagangan internasional. Semoga hasil penelitian ini dapat membawa manfaat bagi perbaikan sektor maritim dan kelautan Indonesia, sehingga Indonesia dapat membuktikan diri sebagai bangsa bahari yang kuat dan mandiri. Hal ini akan sejalan dengan pernyataan ahli sejarah maritim Indonesia, A.B. Lapian yang memaknai archipelagic state bahwa “Indonesia merupakan negara laut yang besar dan luas dengan ribuan pulau di wilayah perairan dan lautnya”.
Rp 80.000 
Detail
Politik
Borders and Beyond: Transnational Migration and Diaspora in Northern Thailand Border Areas with Myanmar and Laos
This book contributes to a better understanding about the dynamics of transnational migration and diaspora in Northern Thailand border areas with Myanmar and Laos. Border cities in Southeast Asia are places that have unique characteristics because of rapid development which includes the process of transnational migration and diaspora communities from neighboring countries. Historically, different ethnic groups had migrated in the border areas of mainland Southeast Asian countries and China. Border cities, such as Mae Sai and Chiang Khong, are strategic places for refugees, minority groups, and others from neighboring countries to reside either temporary or permanently.   The infrastructure and economic developments of those two cities in the border areas have not only influenced the formation of those two cities into multicultural societies, but also become more modern cities with various economic activities. Both Mae Sai and Chiang Khong gradually became more densely populated and have transformed into economic and tourist destinations because they have low-price goods, duty free markets, and even casinos. The arrivals of various ethnic groups in different times have formed a multicultural community, which plays a very important role in the development of border cities and surrounding areas. On top of these, the policies on border areas have been more complex considering the transnational movements of people, goods and ideas.
Rp 125.000 
Detail
Matematika
Aplikasi Metode SEM-PLS
Buku ini menjabarkan terkait Metode Structure Equation Modelling (SEM) dengan aplikasi software smart-PLS, khususnya pada bidang sumberdaya pesisir dan lautan. Dalam buku ini dipaparkan tentang paradoks sumberdaya alam, definisi sumberdaya pesisir dan lutan, filosofi tools dan software, teori dan definisi SEM, konsep dan istilah dalam SEM, hingga aplikasi SEM dalam bidang sumberdaya pesisir dan lautan.
Rp 95.000 
Detail
Sastra
La Galigo Menurut Naskah NBG 188 jilid 1
Sekali waktu, ketika dunia ini masih kosong belum berpenghuni, Patotoqé di istana Boting Langiq (kerajaan langit) bangkit dari tidurnya dan menyaksikan sang penjaga ayam kesayangannya, Rukkelleng Mpoba bersaudara, tidak nampak. Alangkah murkanya Patotoqé, dan memerintahkan pengawal untuk mencarinya. Ketika Rukkelleng Mpoba bersaudara datang, mereka langsung sembah sujud di hadapan Patotoqé  dan berkata:  “Kami baru saja pulang dari bumi memperlagakan kilat dan guntur, Tuanku, dan menyaksikan tidak ada satu pun manusia di dalamnya, tidak ada arti kekuasaan dan ketuhananmu tanpa ada manusia yang menyembahmu”. Sejenak Patotoqé terpekur dan berkata dalam hati: “Betul juga apa kata Rukkelleng Mpoba itu”. Maka ia pun memerintahkan mengadakan musyawarah agung di Boting Langiq, untuk memutuskan siapakah putranya yang akan diturunkan di dunia untuk menghuni dunia yang kosong, agar ada manusia yang menyembahnya. Dalam pertemuan tersebut diputuskan untuk mengirim putra Patotoqé bernama La Togeq Langiq, yang setelah di dunia bernama Batara Guru. Patotoqé menurunkan pula seluruh warisan Batara Guru di langit termasuk istana, selir-selir, pasukan, pengawal, dayang-dayang,  pendeta-pendeta bissu, sanro (dukun), dan para pelayan yang kelak akan menghibur, menemani, dan melayani  Batara Guru agar ia betah dan bertahan hidup di bumi. Batara Guru dijodohkan dengan putri Dewi Sinauq Tojang dari Buriq Liu/Pérétiwi (kerajaan bawah laut), bernama Wé Nyiliq Timoq. Pertemuan, percintaan, dan perkawinan Batara Guru dengan sang putri dari istana bawah laut ini, penuh dengan kisah-kisah unik, mistis, magis, dan romantik yang secara purba menggambarkan hubungan manusia secara natural dan universal. Perkawinan dewa dari Boting Langiq dan dewi dari Buriq Liu inilah yang menghuni dunia tengah (Alé Kawaq/Alé Lino) dan diyakini sebagai manusia pertama yang mengisi bumi dan kemudian berkembang-biak, beranak-pinak, dan  meramaikan dunia yang sekarang lebih dikenal sebagai tanah Bugis dan  manusia Bugis. Karena itulah  jilid I cerita La Galigo seperti yang ada di tangan pembaca sekarang ini disebut episode Mula Tau (awal mula penciptaan manusia). Putri pertama dewa-dewi ini bernama Wé Oddang Riuq, yang meninggal ketika berusia tujuh hari, dan dari kuburnya muncul padi menguning, itulah yang dikenal Sangiang Serri, yang kelak akan memberi kehidupan manusia. Anak kedua pasangan Batara Guru dengan We Nyiliq Timoq adalah Batara Lattuq. Di Tompoq Tikkaq hiduplah sepasang dewa-dewí́ yang bernama La Urung Mpessi dan permaisurinya Wé Pada Uleng. Keduanya mempunyai dua anak perempuan, yaitu Wé Adiluwuq dan Wé Datu Sengngeng. Sekali waktu, pasangan dewa ini sedang mempersiapkan upacara  kedatuan di Tompoq Tikkaq, tapi tak ada satu pun tamunya yang datang dari negeri seberang. La Urung Mpessi murka, dan membuang semua hidangan yang telah dipersiapkannya ke dalam sungai. Tindakan ini membuat Patotoqé marah, dan menghukumnya dengan cara mengambil nyawa suami istri tersebut, yang meninggal pada waktu bersamaan. Serta merta kedua putrinya menjadi anak yatim piatu. Penderitaan kedua anak ini bertambah, ketika seluruh harta dan warisan kedua orang tuanya diambil oleh bibinya, yang menyebabkan kedua putri ini pergi membuang diri. Setelah mengembara di hutan, atas desakan seorang utusan dari Pérétiwi, meréka pun pulang ke inang pengasuhnya di Istana Tompoq Tikkaq.
Rp 160.000 
Detail
Sosial
Marginalisasi dan Keberadaban Masyarakat
Buku ini mengungkap konsep non-mainstream mengenai kemampuan survival dari sebuah gerakan civil society komunitas marginal. Biasanya, kemampuan daya tahan hidup (survival) itu merupakan manifestasi kebersatuan dari mereka yang ditekan oleh berbagai pihak. Namun, pada kasus ini, Jamaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) mampu menunjukan bahwa kekuatan civil society mereka terbangun lewat budaya dan nilai-nilai keberadaban (civility) yang dipercaya pengikutnya. Kendati mengalami marginalisasi, JAI sebagai organisasi turut bergerak di beberapa bidang kehidupan masyarakat tanpa menonjolkan atribut-atribut organisasi, misalnya; gerakan untuk pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan sosial-ekonomi. Ironinya, era reformasi justru menunjukkan tingkat tekanan yang lebih kuat, walaupun begitu survivelitas JAI berikut aktivitas kejamaahannya tetap berjalan. Kondisi ini menunjukkan bahwa JAI sebagai komunitas Islam marginal masih mampu mempertahankan keberadaannya sebagai civil society
Rp 90.000 
Detail
Memoar
Catatan B.M. Diah: Peran “Pivotal” Pemuda Seputar Lahirnya Proklamasi 17-8-’45
Burhanudin Mohamad Diah (BM Diah), lahir di Kotaraja (sekarang Banda Aceh), 7 April 1917. BM Diah adalah pendiri dan pemimpin surat kabar Merdeka (surat kabar yang tergolong tua di Indonesia) yang dirintisnya sejak 1 Oktober 1945. Sebagai tokoh pers senior yang disegani dan pernah menjadi sekretaris pribadi tokoh pergerakan nasional, Douwes Dekker, ia mengawali kariernya di bidang jurnalistik sebagai redaktur pertama di Sinar Deli, Medan, kemudian “millmeter vreter” pada surat kabar Sin Po (1939). Pada tahun 1945, BM Diah menjabat sebagai redaktur pelaksana dan wakil pemimpin redaksi surat kabar Asia Raya, serta sekaligus melibatkan dirinya dalam kegiatan politik sebagai pemimpin gerakan pemuda yang dikenal dengan nama Angkatan Baru ’45, sebagaimana buku yang sedang berada di tangan para pembaca sekarang ini. Ia juga aktif sebagai anggota Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP) di masa permulaan revolusi 17 Agustus 1945, anggota Dewan Penasihat Presiden Soekarno, dan anggota Dewan nasional. BM Diah adalah seorang nasionalis dan patriot sejati. Tiga kali berturut-turut ia menjabat sebagai Duta Besar Indonesia untuk Cekoslovakia dan Hongaria, Kerajaan Inggris dan Muangthai (sekarang Thailand) dari tahun 1959-1967. Bersamaan kedudukannya sebagai Duta Besar di Cekoslovakia, ia juga merangkap sebagai gubernur untuk Indonesia pada Komisi Internasional Energi Atom. Pada tahun 1966-1968, ia memegang jabatan sebagai Menteri Penerangan RI. Pada 21 Juli 1987, di usia 70 tahun dan waktu itu sudah berpengalaman 50 tahun di dunia jurnalistik, BM Diah memperoleh kesempatan emas mewawancarai Sekretaris Jenderal Partai Komunis Uni Soviet, Mikhail Sergeyevich Gorbachev, di Kremlin, Moskow. Ia menganggap pertemuannya dengan Gorbachev sebagai mahkota bagi seorang wartawan.
Rp 100.000 
Detail
Bisnis
Etika Bisnis (Business Ethic) Pemahaman Teori secara Komprehensif dan Implementasinya
Etika Bisnis dapat menjadi standar dan pedoman bagi seluruh karyawan termasuk manajemen dan menjadikannya sebagai pedoman untuk melaksanakan pekerjaan sehari-hari dengan dilandasi moral yang luhur, jujur, transparan, dan sikap yang profesional.
Rp 129.000 
Detail
Sosiologi
Kisah Sosiologi
Kisah Sosiologi merupakan rangkuman teori-teori sosiologi klasik dan kontemporer yang diwakili oleh lima belas pemikir utama, yaitu Durkheim, Marx, Weber, Simmel, Parsons, Bauman, Giddens, Bourdieu, Foucault, Said, Spivak, Goffman, Habermas, Etzioni, dan Berger. Dengan memuat ilustrasi wajah para tokoh serta pendekatan Bahasa sederhana dan reflektif, buku ini mengajak pembaca untuk memahami pemikiran-pemikiran sosiologi dan makna relasi dalam kehidupan personal. --- “Kisah Sosiologi merupakan rangkuman yang sangat baik dari pemikiran para perintis serta tokoh terkemuka sosiologi dan ilmu social yang dapat memicu rasa ingin tahu dan mendorong pembaca untuk mengkaji karya tulis para tokoh tersebut.” – Profesor Emeritus Kamanto Sunarto (Dosen Sosiologi FISIP UI)   “Diawali dengan ilustrasi kehidupan nyata, pemaparan asumsi dasar, penjelasan teori, buku ini juga dilengkapi dengan refleksi dan pertanyaan yang menjadikannya istimewa agar para pembaca dapat merefleksikan realitas kehidupan dan mengembangkan keingintahuan lebih jauh.” – Dr. Indera Ratna Irawati Pattinasarany (Dosen Sosiologi FISIP UI)
Rp 87.000 
Detail
Sastra
Jalan Tak ada Ujung
Jakarta selama bulan-bulan setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia tanggal 17 Agustus 1945, adalah kota yang dicekam ketegangan. Ketegangan antara kelompok pemuda-pemuda pejuang kemerdekaan dengan berbagai kesatuan tentara Jepang yang menunggu-nunggu kedatangan tentara sekutu, karena pemuda-pemuda pejuang kemerdekaan sedang asik mengumpulkan persenjataan dari pasukan-pasukan Jepang, dan juga ketegangan dalam hati seluruh rakyat Indonesia mengenai siapakah yang akan datang pertama dari tentara Sekutu, tentara Inggris, atau Belanda? Itulah "setting" Jalan Tak Ada Ujung ini, yang mengisahkan pejuang-pejuang seperti Hazil, pemusik yang bersemangat berapi-api, Guru Isa yang lembut hati dan tidak suka pada kekerasan, istrinya yang merindukan kasih lelaki. Perlawanan terhadap tentara Belanda yang hendak menjajah Indonesia, kehangatan cinta, semangat berkorbar perjuangan, ketakutan, kejahatan manusia terhadap manusia, penemuan diri di bawah siksaan, dan kemenangan manusia dalam pergaulan dengan dirinya sendiri. Semua ini dapat ditemukan dalam novel ini.  
Rp 55.000 
Detail
Kehutanan
Biodiversitas di Kampus IPB University : Mamalia, Burung, Amfibi, Reptil, Kupu-kupu dan Tumbuhan
Data biodiversitas kampus dikumpulkan oleh penulis dalam kurun waktu dua puluh tahun terakhir serta dibantu oleh mahasiswa dan asisten mata kuliah ekologi satwaliar, serta anggota Himakova. Buku ini mendokumentasikan 22 jenis mamalia, 99 jenis burung, 12 jenis amfibi, 38 jenis reptil, 91 jenis kupu-kupu dan 173 jenis tumbuhan yang ada di lingkungan kampus IPB Dramaga.
Rp 500.000 
Detail
Perkebunan
Kapita Selekta Manajemen dan Agribisnis Perkebunan
Buku ini merupakan kumpulan dari opini penulis terkait teknologi budidaya tanaman perkebunan sesuai dengan perkembangannya. Buku ini juga merupakan wujud dari kepedulian dan perhatian penulis terhadap dunia perkebunan khususnya areal on-farm.
Rp 85.000 
Detail
Agama Islam
Aku Anak Muslim: Belajar Wudhu
Bersuci sangat penting bagi umat Islam. Selain itu, kita mengenai kalimat “Kebersihan Adalah Sebagian dari Iman”, kebersihan juga diperlukan setiap menjalani berbagai ibadah dalam Islam. Contohnya saja ketika shalat di mana kita diwajibkan untuk bersuci untuk menjaga kebersihan diri kita. Buku ini diharapkan dapat menjadi bahan pembelajaran pada anak usia dini dengan mengisi waktu lebih berkualitas antara orang tua dan anak.
Rp 46.000 
Detail
Pemasaran
Pemasaran Jasa Pariwisata
Dalam penulisan ini, pelbagai fenomena pendekatan seperti aspek penawaran, aspek permintaan, dan model dalam kepariwisataan, kajian teoritis kepariwisataan, strategi bauran promosi, teori pemasaran jasa, analisis lingkungan pemasaran dalam kepariwisataan, maupun konsep kualitas layanan yang diuraikan dalam penulisan buku ini diharapkan dapat menjadi masukan yang bermanfaat bagi pemerhati sektor kepariwisataan, khususnya bidang pemasaran jasa kepariwisataan.
Rp 60.000 
Detail
Teknologi
Energi dalam Perencanaan Pembangunan
Buku ini membahas persoalan energi Indonesia, dengan topik-topik yang meliputi minyak bumi, gas bumi, batu bara, energi perdesaan, konservasi energi, regulasi industri energi, energi, dan lingkungan, serta energi internasional. Layak dimanfaatkan dalam kelas formal di perguruan tinggi mengenai ekonomi dan kebijakan energi, kursus profesional di bidang energi, serta menjadi pegangan pejabat pemerintah dan masyarakat yang ingin mendapatkan pengetahuan mengenai permasalahan energi Indonesia.  
Rp 79.000 
Detail
Merchandise
Stiker A3
Cetak stiker Ukuran kertas 32 x 47cm , harga yang tercantum ukuran perlembar 32 x 47cm
Rp 12.000 
Detail
Sosial
HESDD School of Community Self Help New World Indonesia
Buku ini membahas mengenai sekolah ekologi manusia, yang disebut HESDD sekolah masyarakat mandiri dunia baru. Beberapa topik dibahas dalam buku ini, baik dasar sekolah ekologi manusia, pembelajaran dan keluarannya
Rp 95.000 
Detail
Komunikasi
Etika Profesi Komunikasi
Buku Etika Profesi Komunikasi ini merupakan tulisan mengenai berbagai konsep etika dan kode etik dalam setiap profesi bidang komunikasi. Penekanan etika profesi dalam bidang komunikasi di antaranya etika edukasi, kehumasan, periklanan, jurnalistik, penyiaran, perfilman, dan etika dalam fotografi. Mahasiswa diharapkan dapat menerapkan prinsip-prinsip dan kode etik dalam setiap profesi di bidang komunikasi. Release date : 4 Maret 2021
Rp 59.900 
Detail
Sains & Teknologi
Ensiklopedia Bucephalandra Tanaman Hias Air Kalimantan
Buku Ensiklopedia Bucephalandra Tanaman Hias Air Kalimantan adalah buku yang di tulis tentang diversitas dari genus Bucephalandra yang sangat diminati hobiis biota air dunia. Para Hobiis sangat mencintai spesies ini karena keunikan kecantikan dan keragaman bentuk morfologinya yang eksotis. Kisah dan referensi terhadap Bucephalandra dibahas secara gamblang jelas dengan bahasa ilmiah yang ringan dan mudah dimengerti dari sejarah ditemukan genus Bucephalandra oleh penemu spesies tumbuhan (botanist), pendeskripsian spesies secara morfologi, dan secara bioteknologi dengan mengambil identitas spesies dari urutan sekues DNA dalam genomnya hingga teknik budi daya secara tradisional dan bioteknologi (Tissue Culture)
Rp 510.000 
Detail
Sejarah
Madiun 1948 PKI Bergerak
Pada tanggal 10 Agustus 1948 Moeso kembali ke Indonesia. Sejak tahun 1926, setelah pemberontakan komunis, ia menghilang ke Moskow dan mengabdikan dirinya pada Komintern - Komunis Internasional. Pada tahun 1936 sebagai agen rahasia ia tinggal selama enam bulan di Surabaya untuk membangun kembali Partai Komunis Indonesia (PKI). Kemudian ia bermukim di Uni Soviet dengan aktivitas utamanya sebagai penasihat untuk urusan Indonesia. Sesudah kemenangan Sekutu dalam Perang Dunia II dan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, PKI memperoleh posisi yang kuat di dalam Republik, tapi tetap mempertahankan eksistensinya yang setengah ilegal. Anggota-anggotanya menyebar masuk ke dalam berbagai macam partai. Amir Sjarifoeddin - anggota rahasia PKI - pernah menjadi perdana menteri, tapi pada Januari 1948 ia mengundurkan diri. Kabinet di bawah pimpinan Wakil Presiden Hatta tampil tanpa mengikutsertakan komunis. Sementara itu, Soviet mengubah haluan politiknya menjadi beroposisi keras terhadap Barat. Moeso mendapat restu dari Moskow untuk melakukan reorganisasi terhadap PKI. Maka segera setelah sesudah
kedatangannya di Indonesia ia memaparkan sebuah haluan baru yang disebut 'Djalan Baru'. Ini merupakan perubahan radikal dari sikap PKI, yaitu konfrontasi terhadap pemerintah borjuis Soekarno-Hatta. Bahasa Moeso yang menghasut mendapat dukungan dari semua anggota PKI dan mengakibatkan ketegangan semakin memuncak, serta memecah-belah pendapat politik di kalangan tentara. Di Solo terjadi bentrokan sengit antara golongan militer dan politik. Kekalahan kaum kiri di sana menimbulkan reaksi di Madiun, sehingga terjadi perebutan kekuasaan oleh kaum komunis pada tanggal 18 September. Soekarno dan Hatta tampil menghadapi Moeso dan Madiun direbut kembali sepuluh hari kemudian. Dibutuhkan waktu beberapa minggu untuk mematahkan seluruh perlawanan PKI. Bagi pemerintah peristiwa ini merupakan suatu 'narrow escape' - bagaikan lolos dari lubang jarum.

Berdasarkan pada banyak bahan yang tidak dikenal. Harry Poeze dengan amat teliti menyusun kembali segala apa yang telah terjadi di seputar 'Madiun'. Ia telah berhasil mengurai banyak teka-teki yang melatarbelakangi kejadian tersebut. Ia juga memberi jawaban, apakah persoalan 'Madiun' harus disebut sebagai peristiwa lokal saja, ataukah suatu perebutan kekuasaan oleh kaum komunis. Sampai sekarang masalah ini masih merupakan
tema perdebatan seru, sebagaimana juga tampak dalam tinjauan historiografis yang tercantum dalam buku ini. Menurut hemat pengarang, sekarang debat itu bisa mendapatkan jalan keluarnya.
Rp 125.000 
Detail
Baca Buku